
usia kandungan Putri sudah menginjak 6 bulan dan perutnya pun sudah mulai membesar. akhir-akhir ini Tristan sibuk di kampusnya membuat Putri merasa kesepian.
" mom apa boleh aku keluar, aku jenuh " Putri yang dari tadi hanya memainkan makanan yang ada di depannya
" tunggu suamimu pulang ya sayang"
" tapi mom akhir-akhir ini dia selalu pulang malam" keluh Putri
" sabar ya sayang, momy tidak berhak memberimu izin, kamu bisa minta izin pada suamimu nanti " Putri berdiri dan segera masuk ke kamarnya. semenjak Putri hamil kamarnya pindah di bawa di kamar utama
Putri berjalan ke kasur sambil memegang pinggangnya. dia mengambil ponsel yang ada di meja
" sayang aku jenuh, aku ingin jalan-jalan "
tidak butuh waktu lama Tristan membalas pesan dari istrinya.
" aku masih ada mata kuliah sayang dan selesai kuliah aku harus ke kantor ada yang harus aku urus, janji hari Minggu kita keluar jalan ya "
"ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ kamu harus menepati janji ya "
" iya sayang, aku masuk kelas dulu ya 😘😘😘 cium sayang papa buat baby"
Putri menyenderkan tubuhnya di kasur memegang ponselnya mencari grup yang berisikan sahabatnya
Putri :" guys maen yu"
Bela :" kapan?"
Putri :" sekarang"
Bela:" jangan minggu-minggu sekarang ya cintaa kita lagi banyak tugas"
Putri :"ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜"
Sarah:" lo pasti jenuh ya ?"
Citra:" kangeeeen utun😘"
Putri :"@Sarah sangaaaat jenuh, kak Tristan juga lagi sibuk di kampusnya, kalian emang ga bisa ada waktu sedikit pun buat hibur gue?"
Romi :" minggu depan kita janjian deh"
Putri:"ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜"
Sarah :" 😘😘😘 jangan sedih donk sayang, nanti pasti kita semua ke rumah lo yaa "
Putri :" ya udah kalian semangat belajarnya yaa😘**"
Putri menyimpan ponselnya di kasur dan mengambil beberapa komik di rak buku, tapi tetap saja dia merasa jenuh. Putri menganti bajunya dia berniat untuk jalan-jalan hanya di sekitar taman dekat komplek.
" kamu mau kemana sayang?" tanya Kirana yang melihat Putri keluar dari kamar nya dengan pakaian rapih
" aku mau jalan keliling taman mom, kaki aku juga sudah mulai bengkak kata dokter aku harus banyak jalan"
" ya udah momy temenin ya"
__ADS_1
" ga usah mom, momy lanjutkan saja memasaknya biar aku dianter sama bang Jojon"
" ya udah kamu hati-hati ya sayang di jalan, bang Jon" panggil Kirana
" iya nyonya"
" antarkan Putri untuk berkeliling taman"
" baik nyonya, mari non"
bang Jojon langsung mengambil mobilnya dan menuju ke taman.
Putri berjalan memainkan ponsel sambil mengelus perutnya yang sudah membesar. bang Jojon hanya mengikuti dari belakang
"aw....." Putri hampir tersandung karena dari tadi asik memainkan ponselnya beruntung bang Jojon dengan sigap menangkap tubuh Putri.
" hati-hati ya mas pegangin istrinya " kata salah seorang ibu-ibu yang sedang berjalan di taman. mereka sekilas memang tampak seperti pasangan muda, karena bang Jojon sendiri dia masih berusia 24 tahun, dia sudah bekerja di keluarga Putri sejak umur 17 tahun.
bang jojon dan Putri hanya tersenyum dengan perkataan ibu-ibu tadi, dia pun memapah nona mudanya untuk duduk di bangku yang ada di taman itu.
"non Putri ga apa-apa?" Putri hanya menggelengkan kepala.
" bang aku mau minum sama beliin buah potong ya " pinta Putri dan bang Jojon pun pergi untuk membelinya.
tidak butuh waktu lama bang Jojon kembali dengan membawa pesanan Putri.
" non ini" dia pun berdiri di samping Putri layaknya seorang pengawal.
" abang ga beli?"
" oh , ya udah bang duduk sini ga usah berdiri di situ " dia pun menuruti perintah nona nya.
banyak mata yang tertuju pada mereka berdua. Putri memang tampak cantik di tambah dia sedang mengandung membuat aura cantiknya lebih keluar.
" bang apa perasaan aku aja kalau kita banyak yang liatin" ucap Putri dan bang Jojon pun melihat sekitar dan dia juga merasa begitu
" iya non, sepertinya mereka berpikir sama yang ibu-ibu pikir tadi lebih baik saya berdiri aja non"
" ga usah bang, abang duduk aja biarin aja mereka berpikir seperti itu, oia gimana kabar Maya?"
" maksud non Putri?" Putri tersenyum, walaupun mereka tidak pernah memperlihatkan hubungan mereka tapi Putri tau kalau maya dan bang Jojon mempunyai hubungan yang spesial
" bang Jojon jangan pura-pura ga tau,aku sudah mengetahuinya kok" dia hanya tertunduk malu
" benar kan?" tanya Putri lagi
" maya belum menjawab saya non, mungkin dia masih butuh waktu"
" ah abangnya aja yang kurang ngambil hatinya Maya, coba lebih keras lagi donk, keliatannya sih maya juga suka deh sama abang " bang Jojon tersenyum mendengar perkataan Putri.
" bang anterin gue ke mall yu aku jenuh di rumah"
" tapi non, non Putri kan belum dapet izin dari den Tristan "
" ga apa-apa bang itu urusan nanti lagi pula sekarang dia terlalu sibuk untuk mengantarkanku ke mall jadi dia pasti mengizinkannya" mereka pun akhirnya pergi ke mall.
__ADS_1
*****
Tristan merasa bersalah karena kesibukannya, dia pun berencana untuk langsung pulang ke rumah dan membawa pekerjaan kantornya untuk di kerjakan di rumah.
" aku pulang " teriak Tristan dan langsung masuk ke kamarnya.
" momy Putri mana?" tanyanya karena tidak menemukan istrinya di kamar.
" loh dia belum pulang" Kirana melihat jam yang ada di tangannya
" tadi dia keluar sama bang Jojon untuk jalan di taman, momy kira dia udah pulang ini sudah 6 jam mereka keluar " Tristan merasa khawatir dan segera menelpon istrinya
" ya yank kenapa?" Putri langsung menjawab telpon dari suaminya
" kamu dimana?"
" emm aku lagi di mall sama ban Jojon, ada apa?"
" kok ga bilang sih kalo mau kesana"nada Tristan mulai meninggi karena marah
" kok kamu teriak sih, aku kan ga pergi sama siapa-siapa cuma sama bang Jojon "
" tapi setidaknya kamu harus kasih kabar ke aku donk"
" aku tidak ingin menganggu kesibukan mu" Putri mematikan ponselnya dengan kesal. dasar bisanya cuma marah-marah aja ga pengertian banget sih jadi suami bisiknya dengan kesal
Tristan semakin marah saat Putri menutup telponnya dan mencoba menelponya kembali tapi ponselnya sudah tidak aktif, diapun menelpon bang Jojon
" non den Tristan" dia memperlihatkan ponselnya yang berbunyi kepada Putri
" biarin aja bang ga usah di angkat, aku lagi males ketemu sama dia"
" tapi non......"
" kalau abang angkat aku marah"
" baik non " bang Jojon takut kalau nonanya sudah mengucapkan kata marah.
" kok ga diangkat sih" kesal Tristan
" gimana sudah terhubung sama Putri?" tanya Kirana
" sudah mom tapi dia malah marah dan menutup telponnya sekarang aku mencoba menelponnya tapi ga aktif dan bang Jojon pun ga di angkat-angkat"
" kamu yang sabar ya Putri memang tiap hari mengeluh dia bosan di rumah, biarkan dia hari ini lakukan yang dia mau"
" iya mom" jawab Tristan tapi di hatinya di sangat cemas dengan istrinya
" momy mau pergi sama bunda dulu ke kantor daddy" katanya pamit untuk pergi.
Tristan pun memilih menunggu istrinya di ruang tamu sambil sesekali menghubungi Putri tapi ponselnya masih saja belum aktif.
sayang kamu dimana, maafkan aku katanya menyesal
TERIMASIH SEMUANYA....😘
__ADS_1