
Berbagai ujian yang menimpa keluarga Putri, tapi keduanya bisa melewatinya dengan suka dan duka, karena saling percaya dan mendukung satu sama lain. Setelah lulus dari sekolah memasak, kini Putri sangat ahli dalam memasak dan rasanya memang sudah tidak di ragukan lagi. Tristan sebagai suami pun sangat bangga pada istrinya yang kini sangat lihai memasak.
Singkat cerita tentang persahabatan mereka.
Setelah kelahiran putra pertama dari Raffa dan Rani lahir, dua bulan kemudian Satya dan Bela melahirkan putri mereka yang bernama Sazkia Belya Dermawan. Bayi yang berwajah mungil cantik sangat mirip dengan sang ibu. Untuk melahirkan anak Bela tidak ada masalah dan nyaris berjalan umum seperti biasanya, beda dengan kelahiran Putra pertama dari Romi dan Citra bernama Zacky Putra Juliando yang lahir satu bulan setelah kelahiran Sazkia.
Sejak awal kehamilan memang Citra sering terjadi pendarahan dikarenakan memang kandungan nya yang lemah. Dokter juga menyarankan agar Citra jangan hamil lagi, karena akan sangat membahayakan keduanya kelak.
Dua tahun setelah itu kebahagiaan Putri dan Tristan lengkap dengan kelahiran anak kedua Putri yang berjenis kelamin laki-laki dan di beri nama Reinaldo Hikaru. Disusul sebulan setelahnya Maya melahirkan anak perempuan yang bernama Ghania Gunawan. Memang Maya terhitung lama mempunyai anak, ini pun dia bisa mempunyai anak setelah melakukan program hamil ke dokter kandungan. Dan kini lengkap sudah kebahagiaan Putri dan para sahabatnya.
Tujuh tahun kemudian ....
Setiap pagi Putri sudah sibuk menyiapkan keperluan suami dan kedua anaknya yang akan pergi kerja juga sekolah. Kini Zana sudah duduk di kelas lima SD, Kenzo di kelas dua SD, Sazkia dan Gian kelas satu SD, Rei dan Ghania masih duduk di Taman Kanak-kanak.
Putri dan para sahabat menyekolahkan anak mereka di sekolah yang sama. Sebelum mengantarkan Zana, terlebih dahulu Putri mengantarkan Rei (panggilan Reinaldo) dan Nia (panggilan dari Ghania) ke sekolah mereka. Karena Maya dan Joni yang sedang bekerja, Putri menawarkan diri untuk mengantar dan menjemput Nia, karena sekolah Nia yang sama dengan Rei.
"Kak Zana." teriak Kenzo,Kia (panggilan dari Sazkia) dan Gian yang sudah Zana anggap seperti adiknya sendiri.
"Haii ...." sapanya pada ketiga adiknya.
__ADS_1
"Bunda pulang ya! Ken, nanti pulang sekolah seperti biasa tunggu bunda di pos satpam." pesan Sarah pada anak semata wayangnya, begitupun dengan mama muda yang lainnya mereka memberikan pesan yang sama untuk anak-anak mereka.
"Iya, Bunda." jawab manis Kenzo
Seperti biasa sambil menunggu anak mereka pulang mereka ngumpul santai di rumah Putri. Itu sudah menjadi rutinitas buat kelima berkumpul, sebelum kembali menjemput anak-anak mereka.
"Sumpah Put, bisa juga lo masak seenak ini." ucap Citra yang mulutnya penuh dengan makanan.
"Ya percuma dong Cit gue sekolah masak dua tahun, tapi masih belum bisa apa-apa." ucap Putri mengundang tawa.
"Memang dari dulu lo ga pernah berubah Cit, masih aja suka makanan, awas lo gendut n'tar Romi cari yang lain loh," canda bela.
"Cit, kata Satya kalian bakalan pindah ke Banten ya?" tanya Bela.
"Tau nih, dia mendadak harus terjun sendiri ke pabrik sama mertua gue, alasannya biar Romi tau bagaimana kondisi di lapangan." jelas Citra yang nadanya sedikit menyesal.
"Yaah, berarti kita ga bisa kumpul bareng lagi dong?" tanya Rani membuat mereka berlima memeluk Citra. Rasa sedih tentu mereka rasakan, karena setelah hampir hampir sepuluh tahun lebih mereka bersahabat mereka tidak pernah terpisahkan. Walaupun sebenarnya Citra tidak Pindah terlalu jauh dari Jakarta, tapi tetap saja membuat mereka bersedih.
"Pokoknya sampai kapan pun kita harus tetap bersahabat ya." ucap Putri dan keempat sahabatnya hanya mengangguk.
__ADS_1
"Lo harus sering-sering main ke sini ya Cit." ucap Sarah, Citra hanya mengangguk sambil menangis membuat semua pun ikut menangis.
Suasana kala itu menjadi sangat haru, sampai-sampai membuat kelimanya lupa untuk menjemput anak mereka masing-masing. Saat melihat jam Sarah berteriak karena mereka sudah telat lima belas menit dari jam pulang sekolah. Mereka pun bergegas ke SD sedangkan Putri ke TK, karena memang Zana yang pulang lebih siang di banding ketiga anak mereka.
.
.
.
.
.
~Bersambung~
TERIMAKASIH
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA ♥️😘
__ADS_1