Dijodohkan Dengan Aktor

Dijodohkan Dengan Aktor
KEJAHILAN PENGANTING BARU!!!


__ADS_3

ya gue mau mandilah" ucap verrel singkat


"cih, lagian siapa juga yang mau menyentuh bocah seperti mu? walaupun kau menggodaku dengan telanjang sekalipun gue gak akan tertarik" tambahnya lagi lalu mengunci pintu kamar mandi


"syukurlah, kalau dia tak tertarik kepadaku" ucap pricilla dalam hati yang merasa lega


wajar saja pricilla langsung percaya dengan perkataan verrel tadi, karena melihat mantan mantan verrel yang selama ini jelas pricilla tak masuk dalam kategori wanita idaman verrel.


dan saat ini pricilla pun masih gelisah, dia terus mencari cari cara agar tak memakai baju sialan itu. namun apa yang harus ia pakai selain baju sialan itu? tak ada lagi baju lain di koper miliknya 🙈🙈


namun matanya tibatiba tertuju kekoper milik verrel, ide cerdasnya pun langsung terlintas dibenaknya, dengan hatihati pricilla pun berjalan ke arah koper milik verrel kemudian membukanya dengan pelan, ia melihat ada beberapa kaos oversize yang dibawa oleh pria tersebut, dan pricilla pun mengambil salah satunya dan segera memakainya dengan cepat agar sang pemilik tak melihatnya


tak berselang lama, verrel pun telah selesai dengan ritual mandinya, dan pricilla yang menyadari hal itu langsung menarik selimutnya dan segera meneggelamkan dirinya disana


verrel pun membuka koper miliknya


"kenapa cuma dua yah??" ucap verrel kebingungan karena tidak menemukan kaosnya yang satu nya lagi


sedangkan pricilla yang mengintip pria itu dibalik selimut malah tertawa terbahak bahak melihat ekspresi suaminya itu yang sedang kebingungan


rasa ngantuk dan sangat lelah membuat si pengantin wanita terlelap di menit itu juga, membawanya lebih jauh dan tidak lagi sadarkan diri, sampai sampai verrel yang sudah naik keatas kasur dan merebahkan dirinya pun tak disadarinya.


verrel berusaha memejamkan kedua matanya namun belum juga terlelap, gerakan kaki pricilla membuat verrel sangat terganggu, bahkan kaki jenjang itu dengan kurang ajarnya naik ke atas paha verrel dan membuat adiknya bereaksi. verrel bangun dengan cepat lalu menyibak selimut yang menutupi kaki jenjang pricilla, terlihat kaki tersebut bergerak ke sana kemari padahal wanita tersebut sudah begitu terlelap dalam tidurnya. dengan hati-hati verrel mengangkat kaki milik pricilla kemudian meletakkannya dengan posisi yang benar. setelah itu verrel kembali berbaring dan berusaha memejamkan matanya namun sepertinya agak sulit. verrel pun membalikkan posisinya kearah pricilla yang sedang membelakanginya.


"sungguh sulit di percaya, aku benar-benar menikahinya" ucap verrel dengan lirih sambil menarik sudut bibirnya

__ADS_1


"selamat malam pengantin yang malang" ucap verrel lirih kemudian kembali memejamkan matanya untuk menuju ke alam mimpi.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


tak terasa sinar mentari pagi kini telah berhasil menerobos ke sela-sela kamar pengantin baru itu. keduanya pun masih larut dalam tidur nyenyaknya, mereka benar-benar enggan untuk bangun dari tidurnya. mereka tidak memperdulikan suara alarm ponselnya pun yang kini terus berdering sedari tadi.


setelah beberapa saat, pricilla pun mulai menggeliat dan mengerjapkan matanya, setelah kesadarannya terkumpul sempurna, ia baru menyadari jika tangannya itu kini sedang melingkar sempurna ditubuh kekar milik verrel.


"aaaaaaaaaakh..........." teriak pricilla namun tertahan. dengan cepat ia membekap mulutnya sendiri agar tidak menimbulkan kehebohan


pricilla memandangi wajah verrel dari dekat, mengerjapkan matanya seolah tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


"bagaimana bisa aku memeluknya hahhh?" tambahnya lagi dengan raut wajah tak percaya


verrel pun yang sebenarnya sudah lebih dulu bangun, memilih untuk tetap pura pura tertidur agar dirinya bisa menyaksikan bagaimana reaksi wanita itu ketika melihat tangannya kini sedang melingkar sempurna ditubuh kekar miliknya. dan benar saja wajah lucu nan menggemaskan itu benar-benar memancing verrel untuk tertawa tapi sebisa mungkin ia tahan agar pricilla tidak tahu bahwa dirinya sudah bangun lebih dulu


pricilla pun mengangkat tangannya dari tubuh verrel dengan perlahan dan sangat hati-hati, dirinya sangat berharap agar pria itu tidak menyadari hal tersebut. namun tangannya yang belum terangkat sempurna tiba tiba verrel telah terbangun, dan dengan cepat pricilla pun langsung menarik tangannya dari tubuh verrel.


"ngapain" tanya verrel menatap aneh pada pricilla


"se-sejak kapan" tanya pricilla terkejut

__ADS_1


"apa nya?" tanya verrel lagi sambil mengangkat sebelah alisnya


"bangunnya?" jawab pricilla cepat dan malu malu


"dari tadi, saat lo lagi meluk-meluk gue" jawab verrel dengan santai


pricilla pun yang mendengar itu dengan spontan menendang kaki verrel dengan kuat, kemudian memperbaiki duduknya lalu bersandar pada sandaran ranjang.


"lo apa apaan sih, main nendang nendang aja" sahut verrel kesal


"kenapa hah? mau marah? siapa suruh lo deket deket sama gue tadi" jawab pricilla sambil memutar bola matanya kasar


"heiiii.....lo yang meluk meluk gue dan lo yang marah marah??" balas verrel tak terima


pricilla yang mendengar itu seketika merona malu, memang benar dirinyalah yang memeluk verrel barusan dan kenapa juga dirinya juga yang berbalik marah-marah?? ahh pricilla benar benar malu dengan tingkahnya itu, dan didetik itu juga pricilla pun langsung turun dari ranjang lalu melangkah dengan cepat menuju kamar mandi.


"jangan lupa cuci baju gue" teriak verrel sambil tersenyum penuh kemenangan


pricilla yang tengah berjalan pun, langsung berhenti seketika, dia mencerna baik-baik ucapan verrel barusan, dan benar saja, betapa sialnya wanita itu yang lupa akan baju yang ia kenakan saat ini


sedangkan verrel yang melihat itu tertawa terbahak-bahak, tawa dengan penuh kemenangan karena telah berhasil mengejai wanita itu.


sekitar 20menit berada dikamar mandi menyelesaikan ritual mandinya, pricilla pun keluar menggunakan handuk yang melilit ditubuhnya, wanita itu berjalan menuju kearah wardrobe untuk segera berpakaian. setelah itu pricilla mendudukan dirinya di depan meja rias yang ada dikamar hotel tersebut, diambilnya pengering rambut yang ada di laci meja lalu mengeringkan rambutnya.


kini bergantian dengan verrel yang masuk ke kamar mandi, cukup 15menit pria itu sudah selesai dengan ritual mandinya, pria itupun keluar dengan handuk yang melilit di pinggangnya serta rambutnya yang masih basah yang membuat ketampanannya semakin terpancar

__ADS_1


pricilla pun yang melihat pemandangan indah itu tak mengalihkan pandanganya dari verrel


"hmmmm" ucap verrel dingin yang kini membuyarkan pandangan pricilla


__ADS_2