
Hari demi hari,bulan demi bulan, semuanya pun telah terlewati seiring berjalannya waktu, namun sepasang suami istri itu masih saja mengisi hari-harinya dengan kesibukannya masing masing, keduanya sibuk dengan jadwal syutingnya yang padat. selama 3 bulan terakhir ini, mereka hanya bertemu sesekali saja itupun kalau keduanya sama-sama sedang berada dirumah dan waktu itupun mereka pergunakan untuk istirahat bukan untuk saling quality time bersama seperti pasangan suami istri pada umumnya dan hal itulah yang membuat hubungan keduanya pun stuck disitu-situ saja dan ngak ada perkembangan sama sekali
namun hari ini terlihat telah berbeda, pricilla yang biasanya pagi-pagi buta sudah berangkat bekerja, namun hari ini masih saja melanjutkan tidur nyenyaknya itu walaupun kini sudah mulai siang
mulai hari ini pricilla sudah lepas dari jadwal syutingnya itu yang sangat padat, kemarin adalah hari terakhir ia disibukkan dengan kegiatan syuting strippingnya itu, karena judul sinetron yang ia bintangi itu kini telah bungkus dikarenakan beberapa sebab, salah satunya adalah pemeran utamanya yang saat ini masih dalam proses pemulihan jadi membuat fero sang pemeran utama belum bisa turut andil dalam proses syuting sinetron tersebut, ditambah lagi dengan rizky dan juga syifa yang memiliki project lain yang membuat keduanya sering terlambat take dikarena belum tiba dilokasi, begitupun dengan pricilla yang kini telah tinggal dikota bogor juga sering menghambat proses syuting dikarenakan tidak bisa ontime. jadi wajar saja jika sinetron tersebut menjadi sulit untuk kejar tayang dan akhirnya tiba-tiba bungkus begitu saja
setelah beberapa jam kemudian, kini pricilla sedang menonton diruang keluarga bersama asisten rumah tangga verrel, pricilla memang begitu, ia sama sekali tak membeda bedakan kasta seseorang untuk berbaur dengannya
"tingg....tingg....tingg" bunyi bel dari pintu utama
"biar bibi saja non yang buka pintunya" ucap bi dini sambil melangkahkan kakinya menuju pintu utama,
"biar saya saja bi" ucap verrel kepada bi dini, yang kebetulan baru saja masuk kedalam rumah namun tiba-tiba terdengar suara bel berdenting
"selamat pagi mas, apakah benar ini kediaman mba agatha pricilla??" tanya laki-laki tersebut dari balik pintu
"iya benar, ada yang bisa saya bantu?" tanya verrel dengan sopan.
"ini saya mengantar gaun untuk mba agatha pricilla dari reyn corporation mas" ucap laki-laki tersebut yang tak lain adalah seorang kurir.
__ADS_1
"reyn corporation?" tanya verrel pada kurir tersebut untuk memastikan bahwa dirinya tidak salah dengar.
"iya benar mas, silahkan anda tanda tangan disini"
"baik" ucap verrel singkat sambil menanda tangani kertas yang diberikan kurir tersebut lalu menerima gaun yang berada disebuah paper bag itu
"apa hubungan pricilla dengan reyn corp? jangan bilang dia lagi dekat dengan presdir reyn corp? ini gak bisa di biarkan" gumam verrel dalam hati. lalu kembali melangkahkan kakinya menuju ruang keluarga tempat dimana wanita itu masih duduk santai sambil menyaksikan serial drama kesukaanya
"siapa?" tanya pricilla datar tanpa mengalihkan pandangannya dari tv
"kurir, katanya gaun untuk lo dari reyn corp" jawab verrel yang masih penuh tanda tanya
"yaudah sini" balas pricilla dengan santai
"iyaa" balas pricilla mengiyakan
"emang ada apa perusahaan itu mengirimkan gaun untuk lo" selidik verrel dengan penasaran
"gue jadi brand ambassador disalah satu produk terbaru mereka, makanya mereka mengundangku diacara launching produk terbarunya nanti malam" jawab pricilla dengan polos yang masih tak berpaling dari drama yang ia tonton
__ADS_1
"mendengar itu jantung verrel pun semakin terpacu, verrel gak boleh lengah, ia sangat kenal dengan rey, ia tahu kebusukan laki-laki itu terhadap para model-modelnya"
"gue saranin loh hati-hati deh dengan rey, dia itu orang gak benar" ucap verrel mengingatkan
"lo kenal dia?" tanya pricilla dengan spontan sambil berbalik arah menatap ke arah verrel dengan serius
"dulu gue pernah berteman baik, tapi karena kelakuan dia yang mulai gak benar, makanya gue jauhin dia, karna gue merasa dia hanya akan menjadi pengaruh buruk untuk karier gue didunia entertaiment" ucap verrel panjang lebar menjelaskan
"ohh gitu" jawab pricilla seadanya, iya tak tahu harus menjawab apa, karena jujur saja apa yang dikatakan verrel barusan sangat berbanding terbalik dari sudut pandang pricilla terhadap seorang reynaldi narendra
"terus lo datang kesana sama siapa?" tanya verrel lagi
"sendiri, soalnya bunda belum memperbolehkan vivi ikut gue" jawab pricilla santai
"oh ya sini gaunnya, gue mau cobain dulu" ucap pricilla kepada verrel yang masih menenteng paper bag tersebut. setelah itupun pricilla bergegas naik menuju ke kamarnya untuk segera mencoba gaunnya pemberian reyn corp itu. terlihat wanita itupun sangat cantik menggunakan gaun berwarna merah maroon dengan model kemben itu, pricilla pun heran dengan reyn corp yang tiba-tiba mengirimkannya baju rancangan desainer terkenal yang pasti harganya sangat fantastis, padahal pricilla hanyalah artis pendatang baru, dan ini adalah job perdananya sebagai seorang Brand Ambassador salah satu produk kecantikan
.......skip........
setelah berselang beberapa jam, kini cahaya matahari telah menghilang dari permukaan bumi, dan itu artinya hari sudah mulai malam dan sudah waktunya pricilla bersiap-siap untuk menghadiri acara lauching produk terbaru dari reyn corp.
__ADS_1
saat ini pricilla sedang sibuk merias dirinya didepan cermin sambil memoles pipinya dengan riasan natural ala Agatha Pricilla sendiri, kecantikannya pun sangat terpancar ditambah lagi gaun yang dikenakannya tampak sangat cocok dengan warna kulitnya yang putih bersih tanpa cacat itu, serta sebuah kalung berlian simple yang melingkar dileher jenjangnya yang semakin memperindah penampilan wanita tersebut.
hal serupa pun juga dilakukan oleh verrel, setelah pricilla berangkat beberapa menit yang lalu, dia juga langsung bersiap siap untuk menghadiri undangan dari teman masa kecilnya itu. verrel juga memilih untuk berangkat sendiri dikarenakan ia memerintahkan sopir pribadinya itu untuk mengantar pricilla keacara tersebut, karena ditakutkan wanita itu akan sangat rempong membawa kendaraan karena dirinya sedang memakai gaun.