Dijodohkan Dengan Aktor

Dijodohkan Dengan Aktor
MENENANGKAN HATI WANITA ITU


__ADS_3

...22 : 00...


📩 aku baik baik aja sayang, maaf yah baru bisa balas sekarang, i miss you to honey 😘😘


balas pricilla kepada kekasihnya itu, kekasih yang dari tadi pagi menghubunginya namun baru sekarang ia sempat membalasnya.


kini hati pricilla benar-benar dilanda kegundahan, ia tak tau harus berbuat apa sekarang?? mana mungking pricilla tega memutuskan hubungan dengan laki-laki yang sangat jelas tulus menyayanginya itu, laki-laki yang selalu saja meluangkan waktunya untuk mengabari dirinya, padahal pricilla sangat tahu kalau kekasihnya itu sedang sibuk dengan jadwal syutingnya yang sangat padat. namun itu semua tidak membuat seorang fero melupakan prioritasnya, yaitu selalu meluangkan sedikit waktunya untuk berkabar kepada kekasihnya yang sedang jauh disana.


pricilla pun meratapi nasibnya sekarang ini, tanpa disengaja air matanya lolos membasahi pipi mulusnya, ia semakin terisak saat kembali mengenang masa-masa indah bersama fero, kekasih yang cepat atau lambat akan diputuskan nya itu, mengingat dirinya yang sudah berstatus sebagai istri dari verrel membuat dirinya mau tidak mau harus melalukan hal tersebut, dia tak ingin mengecewakan bunda dan juga presdir soedjoko, lagipula pricilla telah berjanji kepada presdir soedjoko bahwa dirinya bersedia untuk mencintai dan menyayangi verrel, dan juga bersedia menerima segala kekurangan dan kelebihan dari suaminya itu.


dan setelah beberapa saat meratapi nasibnya yang begitu malang, pricilla pun kini membaringkan tubuhnya diatas kasur, dan bisa jadi karena pikirannya yang sedang kacau yang membuat dirinya merasakan ngantuk yang sangat berat dan membuatnya tertidur dengan pulas dimenit itu juga.


sementara diruang tamu, terlihat verrel sedang menggerutuki dirinya sendiri, bisa bisanya laki-laki itu tidak bisa menahan hasratnya didepan wanita yang baru saja menjadi istrinya itu, padahal mah sebagai seorang aktor harusnya ia sudah terbiasa beradegan mesra dengan lawan mainnya, namun mengapa kali ini berbeda?? dia benar-benar sudah tak bisa mengontrol hasratnya dan terjadilah hal hal yang tak diinginkan itu


setelah beberapa saat menggerutuki dirinya sendiri, verrel pun membaringkan dirinya diatas sofa ruang tamu sambil memejamkan matanya dengan satu tangannya, sepertinya laki-laki itu memilih untuk tidur ditempat tersebut karena tidak mungking ia kembali lagi ke kamarnya setelah apa yang telah terjadi barusan.


"hufttt......ini sungguh menjadi malam dingin" ucapnya lirih sambil memejamkan mata


kini waktu telah menunjukkan pukul 01:10 malam, dan verrel belum juga terlelap, dan dimenit itu juha tibatiba ia mendengar suara tangisan yang begitu jelas, namun ia tak tahu pasti dari manakah asal suara tersebut. verrel pun beranjak dan berjalan mencari sumber suara tersebut, namun tibatiba langkahnya terhenti pas didepan kamar miliknya


"ha?? apa dia yang sedang menangis??" gumam verrel dalam hati

__ADS_1


"hiks....hiks...." suara itu semakin terdengar jelas dari dalam kamar


verrel yang mendengar itu, spontan membuka pintu kamar yang memang tidak terkunci, setelah masuk kedalam kamar, verrel pun langsung menghidupkan lampu kamarnya dan terlihatlah pricilla yang sedang menangis dengan mata terpejam "hiks....hiks...."


"sepertinya dia sedang mimpi buruk" ucap verrel dalam hati sambil berjalan menghampiri wanita itu


dengan perlahan, ia pun mendudukan tubuhnya dipinggir kasur dengan sangat hati hati


sedangkan pricilla kini masih menangis dalam tidurnya, verrel yang melihat itupun menjadi bingung harus berbuat apa untuk menenangkan wanita tersebut.namun setelah beberapa saat, akhirnya ia memberanikan diri tuk berbaring disamping pricilla dan membawa wanits itu dalam dekapannya


"tidurlah" ucap verrel dengan lembut sambil mengelus-elus kepala wanita itu


"udah jangan nangis" ucap verrel yang masih berusaha menenangkan


"jangan pergi hiks... hiks..." ucap pricilla yang dengan tibatiba, wanita itupun juga tibatiba melingkarkan tangannya ketubuh verrel, dan sontak saja perilaku tersebut membuat verrel begitu terkejut, namun tak lama berselang laki-laki itupun memperbaiki posisinya lalu membawa wanita itu kedalam pelukannya, yang hal itu juga yang kini membuat suara tangis wanita itu lpun perlahan terhenti dan kembali tertidur dengan nyenyak didalam dekapan verrel


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


kini hari mulai pagi, perlahan pricilla mulai membuka matanya. pandangan matanya masih buram, tapi ia merasa sedang berada dalam pelukan seseorang. samar-samar matanya mulai mengenali sosok itu. dan tak ada rasa tekejut dalam dirinya, kerena ia tahu bahwasanya lelaki itu yang menenangkannya saat ia menangis semalam. hanya saja dirinya tidak menyangka kalau sosok yang membuatnya merasa nyaman semalam masih mendekapnya sampai saat ini, verrel yang masih memeluk tubuh pricilla dengan erat membuat pricilla dapat mendengar detak jantung lelaki itu dengan sangat jelas. dan tidak hanya itu, pricilla juga tak melewatkan kesempatan itu untuk menikmati tubuh kekar verrel yang membuat dirinya merasakan sebuah ketenangan.


namun tak beberapa lama berseleng, tiba-tiba ia terkesiap. ia tersadar dengan apa yang ia lakukan barusan. pricilla pun mulai melepaskan pelukan verrel dari tubuhnya dengan sangat hati hati


........Deg! Deg!........


ia mulai menggerutuki dirinya sendiri. bisa- bisanya ia melakukan hal sekonyol itu


"ya ampun sil, kok lo bisa bisa nya sih ngelakuin hal mesum kayak tadi"


tibatiba mata pricilla tertuju kearah verrel yang masih tertidur dengan sangat pulas, ia menatap lekat pria itu mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, dan kembali lagi menatap wajah lelaki itu dengan seksama.


"tidurnya sangat pulas. sepertinya ia sanagat kelelahan karena semalaman mengurus diriku" ucap pricilla dalam hati


spontan pricilla melebarkan senyumannya, ia belum habis pikir kalau ternyata ia telah membiarkan lelaki asing itu untuk memeluknya sepanjang malam. sosok lelaki yang sangat menjengkelkan dimatanya, ternyata telah membuat dirinya merasakan kembali sebuah kelembutan dan pelukan hangat yang sempat hilang dalam hidupnya. namun terasa terobati setelah kehadiran sosok baru ini hadiri dalam hidupnya


setelah beberapa saat pricilla baru menyadari bahwa lelaki yang sedang ditatapnya itu, ternyata tidak memakai selimut seperti dirinya, pricilla pun merasa tidak tega melihat itu, ia pun perlahan melepaskan selimut miliknya untuk menutupi tubuh verrel, namun tibatiba kepalanya sedikit pusing ketika ia berusaha bangkit untuk menutupi kaki verrel dengan selimut. ia merasa sedikit berbeda dengan dirinya hari ini


"sepertinya gue sedang tidak enak badan" ucapnya sambil menempelkan tangannya di dahi lalu berpindah ke lehernya


"panas sekali, apa jangan jangan gue deman yah?" ucapnya lagi

__ADS_1


__ADS_2