Dijodohkan Dengan Aktor

Dijodohkan Dengan Aktor
LANGSUNG MENEMUI KEKASIHNYA !


__ADS_3

Setelah berpisah dengan hadi barusan, kini pricilla dan verrel berjalanan beriringan menuju kearah parkiran, terlihat keduanya berjalan menuju kearah mobil jemputannya masing-masing tanpa memperdulikan satu sama lain, dimana pricilla akan menuju kekediamannya yang berada dikawasan bintaro, jakarta selatan. sedangkan verrel akan melanjutkan perjalanannya menuju ke kota bogor


dan kini, pricilla telah berada didalam mobil miliknya. wanita itu dijemput oleh supir pribadinya dan juga asistennya vivi. ditengah perjalanan menuju ke kediamannya pricilla akhirnya kembali teringat akan kekasihnya itu.


"fero?? yah fero, sepertinya aku harus menemuinya sekarang" ucapnya dalam hati


"vi lo tau dimana fero dirawat?" tanya pricilla kepada asisten pribadinya itu


"dia dirawat di RS XXX sil" jawab vivi singkat tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponsel miliknya itu


"pak kita ke RS XXX DAH dulu yah" sahut pricilla kepada sopir pribadinya


"lo serius? mau langsung kesana sil?" tanya vivi heran


"yaiyalah" jawab pricilla singkat dengan


"tapi sil lo kan baru datang, ngak pengen istirahat dulu gitu? emangnya ngak capek apa?" balas vivi yang masih dengan raut wajah heran

__ADS_1


"fero lebih penting dari segalanya" jawab pricilla dengan yakin


"tapi sil bang hadii-" ucap vivi tibatiba terhenti


"vivi denger yah !! gue gak mau kalau lo sampai lapor macem-macem ke bang hadi ataupun sama bunda tentang hal ini" potong pricilla dengan raut wajah kesal, tanpa menatap kearah lawan bicaranya itu


"dan satu lagi, mulai sekarang gue gak mau lo terlalu ikut campur dengan urusan pribadi gue" tambahnya lagi dengan nada ketus, entah mengapa akhir akhir ini wanita itu sangat gampang tersulut emosi


deg.....vivi mematung sambil mencerna perkataan yang terlontar dari mulut pricilla, untuk pertama kalinya ia baru mendengar kata-kata kasar keluar dari mulut wanita itu, dimana selama ini pricilla selalu bersikap manja kepadanya dan sudah menganggapnya sebagai saudara sendiri, namun sekarang mengapa sikap wanita itu benar-benar berubah drastis?? vivi tak habis pikir pricilla yang ia kenal sangat lemah lembut dan terkenal sangat periang itu kini telah merubah diri menjadi seekor singa betina yang sangat menakutkan.


setelah kejadian itu, hanya keheninganlah yang tercipta didalam mobil tersebut, keduanya sama sama enggang tuk memulai obrolan, apalagi vivi, ia sangat enggang tuk memulai obrolan dengan wanita disampingnya itu, ia tak ingin menerima serangan dari singa betina itu tuk kedua kalinya, jadi dirinya lebih memilih untuk tetap diam


"suster, ruangan rayniel fero dimana yah?" tanya vivi kepada suster yang sedang berjaga di meja resepsionis tersebut


"oh, dia masih diruang ICU mba, mari saya antar ke ruangannya" jawab suster itu dengan ramah sambil menuntun vivi dan juga pricilla berjalan ke arah ruang ICU


sesampainya mereka di depan ruang ICU tersebut, mereka langsung disambut hangat oleh beberapa wartawan infotaiment yang kini sedang meliput kondisi fero saat ini, sebab berita kecelakaan yang dialami fero 2hari yang lalu menjadi viral dimedia sosial, dan terdapat banyak artikel-artikel yang masih simpang siur tentang berita naas tersebut, banyak media yang menduga kalau fero masih dalam keadaan mabuk saat sedang mengendarai mobilnya, namun disisi lain ada juga beberapa media yang mengatakan bahwa fero yang baru saja pulang dari lokasi syuting mengendarai mobilnya sendiri dalam keadaan sangat ngantuk apalagi kejadiannya pada saat itu menunjukkan pukul 02:10 dini hari. namun berita itu semuanya masih menggantung dan belum ada kejelasan, karena belum ada yang mengetahui fakta yang sebenarnya seperti apa, dikarenakan sekarang ini masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwajib.

__ADS_1


sementara itu para wartawan yang melihat kedatangan pricilla langsung berhambur mendekat kearah wanita tersebut dan pada saat itu juga mereka langsung mengambil gambar lalu merekam segala situasi pada saat itu, dan pastinya mereka telah mengetahui kalau kedatangan pricilla saat ini adalah untuk menjenguk sahabatnya itu yang berada didalam ruangan ICU yang kondisinya masih sedang koma


"halo mba pricilla, apa boleh kami minta waktunya sebentar" ucap beberapa wartawan infotaiment yang menghampirinya


vivi sebagai asisten langsung bergerak cepat mencegat para wartawan yang menghampiri pricilla, dan pricilla yang sudah terbiasa akan hal itu langsung mempercepat langkahnya kearah pintu masuk


"maaf yah para rekan-rekan media, sesi wawacanranya bisa nanti aja yah, setelah pricilla selesai menjenguk fero" ucap vivi dengan ramah kepada para wartawan infotaiment tersebut


dan kini pricilla telah masuk kedalam ruangan tersebut, iapun langsung diarahkan oleh suster menuju ke brankar fero. betapa remuk dan pilunya hati wanita itu disaat matanya menyaksikan langsung laki-laki yang sangat dicintainya itu sedang terbaring lemah di atas brankar dengan bantuan alat pernapasan, dan juga ada beberapa selang yang tertempel didadanya, ditambah lagi kepala dan juga sebagian tubuhnya dipenuhi dengan perban putih, bahkan rambut laki-laki itupun ternyata telah digunduli untuk melancarkan proses operasinya pada saat itu


"fer......feee-ro" ucap pricilla dengan gemetar, setelah itupun pricilla mendudukkan dirinya disebuah kursi yang berada disebelah brankar kekasihnya itu, pricilla menatap fero dengan tatapan sendu, melihat kekasihnya itu yang terbaring lemah tak sadarkan diri membuat pricilla sangat sedih dan juga ikut merasakan sakit didalam hatinya


pricilla pun menggenggam tangan fero dan mengelusnya dengan lembut


"fer.....kamu bangun sayang" ucap pricilla lirih dengan air matanya yang kini telah lolos membasahi pipinya.


terlihat wanita itu kini terus menerus mencoba untuk memanggil kekasihnya itu, namun orang yang panggilnya pun kini tak ada balasan sama sekali, terlihat fero masih terdiam tanpa ada pergerakan apapun setelah menjelang 2hari dirinya dinyatakan sedang mengalami koma oleh dokter yang menanganinya itu

__ADS_1


"fer aku ada disini sayang, ayo buka mata kamu" tambahnya lagi yang semakin terisak


"sayang....ayo bangun " ucap pricilla yang kini telah memeluk erat tubuh kekasihnnya itu


__ADS_2