
Pagi harinya, sepasang suami istri itu pun kembali terlihat sedang berada disebuah meja makan yang berada didalam rumah megah aktor papan atas tersebut.
"sill...habis sarapan langsung berangkat?" tanya verrel sambil mendudukkan dirinya disalah satu kursi meja makan
"hemm...iya udah telah banget sih sebenarnya" balas pricilla tanpa menatap kearah verrel karena wanita itu saat ini sedang sibuk menata masakan itu diatas meja makan
"gak usah aku minum ini aja" ucap verrel menolak piring kosong yang serahkan oleh pricilla dan hanya meraih segelas susu yang telah pricilla sediakan
"tingg....tingg...tingg...." suara bel dari pintu utama pun tiba-tiba terdengar
"huftt...aku cek dulu yah" ucap pricilla menghela nafasnya lalu berjalan kearah pintu utama yang letaknya tak jauh dari meja makan
bagaimana kah tindakanmu ketika kekasih dari suamimu itu dengan tidak tau malunya berkunjung ke kediaman mu?? apa yang akan kamu lakukan ?? apakah dengan menjambak rambutnya ?? ataukah menyeretnya keluar ?? reaksi apakah yang akan kamu tunjukkan ?? terkejut ?? marah ??
tetapi sungguh sangat disayangkan, tindakan itu tidak berlaku dirumah tangga verrel dan juga pricilla yang baru saja resmi menjadi pasangan suami istri itu, yang saat ini sedang jalan bulan ke 7 setelah perjodohan terpaksanya tersebut.
seorang wanita cantik blasteran tionghoa itu saat ini sedang bertamu ke kediaman pujaan hatinya, dan disambut oleh nyonya rumah yang justru tidak terlihat terkejut sama sekali dengan kedatangannya.
pricilla pun masih berdiri diambang pintu dan menatap kearah wanita dihadapannya itu dengan tatapan datar tanpa ekspresi
"rell... ada yang nyariin kamu nih" ucapnya sambil berteriak dari ambang pintu namun masih enggan memberikan jalan untuk tamu tak di undang itu memasuki kediaman suaminya
"bagaimana lo tahu kalau gue sedang mencari verrel??" tanya tasya dengan tatapan penuh selidik
"karena tidak mungkin kan nyariin gue??" balas pricilla lagi sambil tersenyum ramah
__ADS_1
"sebenarnya lo siapa sih?" tanya tasya dengan penasaran
"gue siapa ?? bisa tanya langsung kepada tuan rumahnya saja" balas pricilla yang masih menyuguhkan senyum ramahnya itu yang justru membuat tasya semakin terheran-heran dan penasaran mengenai wanita dihadapannya itu
"siapa yang datang??" teriak verrel menghampiri pricilla
"entahlah , aku rasa dia calon nyonya rumah di masa yang akan datang" ucap pricilla sambil berjalan kearah meja makan kembali dan meninggalkan tasya yang masih berada diambang pintu
verrel pun yang mendengar itu segera berlari panik sambil berusaha merangkai kalimat yang pantas ia ucapkan ketika kekasihnya itu mulai mencecarnya dengan berbagai macam pertanyaan
Verrel pun menumui tasya, dan membawa wanita itu untuk duduk disebuah sofa ruangan tamu yang letaknya tak jauh dari pintu utama, dan tibalah pada saat ini, dimana tasya yang beralih mentap verrel dengan tatapan yang menyelidik sambi bertanya mengenai siapa penghuni baru itu yang tadi sempat menyambutnya di ambang pintu. karena jelas saja tasya tidak mengira pricilla adalah seorang ART dirumah itu karena pricilla menyambut tasya dengan pakaian brandnya yang membuat wanita itu terlihat sangat elegant,
"dia siapa rell??" tanya tasya masih dengan tatapan menyelidik
"apa dia tinggal disini??" tanya tasya lagi dengan penasaran
"emm iyaa, kebetulan dia terjung didunia entertain juga jadi sekalian aku bantu kenal-kenalin dengan beberapa agency kenalan aku" balas verrel dengan jawaban asal-asalannya itu
"ohh gitu...pantas wajahnya kayak gak asing gitu" balas tasya sambil mengangguk-anggukan kepalanya
"teruss...kalian tinggal berdua disini??" tanya tasya lagi sambil menatap verrel
"tentu saja tidak, kan ada bi dini sama pak rahmat" balas verrel sambil terkekeh
"hmmm..tadinya aku pikir kalian cuma tinggal berdua" balas tasnya yang kini sudah dengan nada manjanya
__ADS_1
"ohh iya tadi sebelum ke sini aku sempat beli makanan kesukaan kamu, ayo kita makan" ucap tasya sambil memperlihatkan kantong belanjaannya itu
"tapi aku cuma beli 2 porsi aja , aku enggak tau kalau disini sepupu kamu. gimana dong, masa kita cuma makan berdua aja??" tambah tasya lagi dengan raut wajah merasa bersalah
"dia baru masak didapur, dan mungking dia sedang makan saat ini" balas verrel kepada tasya
setelah itu pun mereka berdua berjalan sambil bergandengan tangan menuju kearah dapur, dan benar saja ternyata pricilla masih ada disana sambil menikmati sarapan paginya.
verrel pun langsung duduk disalah satu kursi yang ada di meja makan tersebut, sementara tasya pergi ke dapur untuk mengambil alat makan dan menyiapkan makanan untuk verrel
"dia benar tasya kan rell?? hummm akhinya aku bisa melihatnya langsung" tanya pricilla sambil berbisik kepada verrel saat tasya masih sibuk mengambil peralatan makan didalam dapur. sementara verrel pun yang mendengar itu hanya terdiam dan tidak ada jawaban sama sekali
"sepertinya aku harus mengajaknya selfie deh rell....terus kirim ke mami kali yah??" ucap pricilla sambil mengerjai suaminya itu karena melihat verrel sudah sangat tenang dengan situasi saat ini
"tapi apa iya dia mau berfoto dengan ku yah rell?? tambah pricilla lagi sambil terkekeh penuh kemenangan
"makan saja yang benar, enggak usah banyak omong!" balas verrel sambil melayangkan sebuah plototan tajam kearah pricilla, dan wanita itu pun membalasnya dengan sebuah kekehan penuh kemenangan
tak lama berselang, tasya pun datang membawa makanannya. namun sebelum tasya ikut bergabung dan duduk dimeja makan tersebut, terlebih dahulu pricilla bangkit dari duduknya sambil berjalan kearah wastafel membawa piring kotornya itu
"loh kok pergi?? gak apa-apa duduk aja, kita makan sama-sama" tanya tasya karena melihat pricilla tiba-tiba bangkit dari duduknya
"tidak perlu, gue udah selesai kok" balas pricilla sambil memperlihatkan senyum ramahnya. setelah meletakkan piring kotornya itu pricilla pun kembalk mendekat kearah meja makan untuk mengambil tas kerjanya
"oh yaaa....gue duluan yahh, buru-buru" ucap pricilla sambil meraih tasnya miliknya yang berada diatas meja makan
__ADS_1