Dijodohkan Dengan Aktor

Dijodohkan Dengan Aktor
KEPUTUSAN YANG HARUS DITEPATI


__ADS_3

"pokoknya mulai saat ini, pimpinan perusahaan bunda pindah tangankan ke abang kamu, biar dia yang menghandle semua masalah yang telah kamu perbuat itu, sedangkan kamu juga bisa fokus ke satu tujuan, yaitu karier kamu didunia entertaiment" ucap nyonya dengan raut wajah serius


"dan mulai sekarang, kamu juga harus lebih mandiri lagi mengurus segala-galanya tanpa campur tangan dan bantuan vivi lagi" tambah nyonya agna dengan lantang


pricilla yang mendengar itu langsung mendongak kearah bundanya, seraya menunjukkan sikap tak terima, namun ia masih terdiam tak bergeming, ia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk membantah keputusan bundanya itu


"keputusan bunda sudah bulat, ngak boleh diganggu gugat !!!" sahut nyonya agna mengingatkan, karena melihat ekspresi pricilla sepertinya ingin membantah, maka dengan cepat ia kembali menekankan keputusannya tersebut


"jadi vivi semalem? itu rencana bun-da" tanya pricilla dengan ragu-ragu dengan suara yang hampir tak terdengar


"benar....bunda perhatikan sepertinya vivi sudah mulai kewalahan dengan tingkahmu itu yang semakin menjadi jadi dan sudah kelewat batas, jadi bunda rasa sepertinya vivi butuh rehat sejenak dari segala masalah dihidup kamu" ucap nyonya agna menjelaskan


"makanya bunda putuskan untuk sementara ini kamu harus belajar lebih mandiri lagi tanpa bantuan dan campur tangan vivi lagi" lanjutnya lagi dengan panjang lebar


"terus vivi bun?" tanya pricilla lagi dengan pelan


"untuk sementara ini, vivi ikut sama bunda, rere sekarang ini saya tugaskan dikalimantan untuk membantu menghandle perusahaan yang dipimpin abang kamu (dewa) yah kamu tahu sendirilah gimana abangmu yang satu itu yang tidak bisa diandalkan" jawab nyonya agna dengan santai. dan pricilla pun hanya membalasnya dengan sebuah anggukan paham mendengar penjelasan dari bundanya itu


"oh yah satu lagi, bunda hampir lupa" ucap nyonya agna teringat sesuatu


"sebelum berangkat syuting, jangan lupa packing barang-barang kamu, yang sekiranya penting dan harus kamu bawa" lanjut nyonya agna


"packing?" tanya pricilla bingung


"yah packing!!! karena mulai saat ini, bunda mau kamu pindah kerumah verrel yang berada dibogor" ucap nyonya agna menekankan

__ADS_1


"tapi bun-" sahut pricilla terhenti


"pricilla....kamu tahu kan kesalahan kamu?? dan kamu juga harus paham dong atas konsekuensi yang harus kamu terima" ucap nyonya agna mengingatkan. dan lagi-lagi pricilla pun hanya terdiam dan tak bisa berbuat apa-apa, ia merasa percuma saja dirinya membatah omongan bundanya itu


"yaudah sarapan gih sana, abis itu siap ke lokasi syuting sendiri" ucap nyonya agna sambil menyodorkan piring ke putrinya itu. dan pricilla pun hanya menghelah nafasnya gusar lalu meraih piring tersebut


setelah berselang beberapa saat, pricilla yang telah selesai dengan sarapannya itu langsung bergegas balik ke kamarnya untuk mempersiapkan segala barang-barang yang akan dibawanya ke lokasi syuting. sebelumnya itu semua adalah pekerjaan vivi asistennya, namun mulai saat ini, sesuai dengan perintah sang bunda, ia harus lebih mandiri untuk mengurus segala urusannya itu tanpa merepotkan orang lain disekitarnya


"akhirnya" ucap pricilla dengan sumringah setelah selesai mempersiapkan segala perlengkapannya itu. namun sebelum ia kembali bersiap-siap untuk berangkat ke lokasi syuting, tiba tiba ia baru saja teringat atas perintah bundanya itu


"ya ampun" ucap pricilla menepuk jidatnya dengan gusar. dan setelah itupun pricilla kembali berjalan kearah wardrobenya dengan wajah cemberut dan sedikit mengumpat


"kenapa sih gue harus pindah kerumah monster itu" ucapnya sambil mengambil satu persatu pakaiannya didalam lemari lalu menatanya kembali kedalam koper besar miliknya itu. dan setelah berselang beberapa saat kini pricilla telah selesai mengemas barang-barangnya yang akan dibawa ke kediaman suaminya itu, terlihat disana telah tersusun rapi 2 koper besar dan juga 2 tas jinjing yang full dengan segala pernak pernik wanita itu. dan setelah itupun pricilla meninggalkan barang barang tersebut didepan wardrobenya dan beralih mengambil barang-barang yang akan dibawanya ke lokasi syuting saat ini


ia pun berjalan dengan gontainya keluar dari dalam lift rumahnya itu, karena dirinya membawa banyak barang bawaan tentu saja pricilla memilih untuk turun menggunakan lift pribadi yang tersedia dirumah itu. pricilla pun melanjutkan langkahnya kearah bundanya yang sedang duduk santai diruang tamu sambil menikmati secangkir teh hangat


"hmmm hati-hati" balas nyonya agna santai


"oh yah udah packing belum?" tanya nyonya agna


"udah" balas pricilla cuek lalu kembali melanjutkan langkahnya keluar dari rumah tersebut


"jangan pulang kemalaman" teriak nyonya agna yang kini hanya bisa menyaksikan punggung putrinya itu melenggang keluar


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


dan kini pricilla pun telah berada dilokasi syuting, hari ini ia tak lagi merasa kesepian karena rizky dan juga syifa telah pulang dari bali dan kembali melanjutkan proses syuting strippingnya itu


"sil, gimana keadaan fero??" tanya rizky ditengah-tengah break syuting


"yah...masih sama ky" jawab pricilla dengan murung


"lo yang sabar yah sil" sahut syifa sambil mengelus-elus punggung sahabatnya itu


"oh yah, selesai take kita jengukin fero yaa, gue udah kangen banget sama tuh anak" ucap rizky menyegarkan suasana


"elo pada sih ngak pernah jengukin, makanya ngak mau bangun bangun tuh dia" balas pricilla terkekeh


"lah kita kan orang pertama yang jengukin dia! emang nya elo?? tunangannya lagi koma handphone nya malah ngak bisa dihubunging" cela syifa mencecar sahabat itu


"heheh iya sih, gue ngak liat handphone saat itu" balas pricilla


"lo tau ngak gimana kesalnya gue nelpon-nelpon loh tapi ngak di angkat-angkat juga" ucap syifa dengan ekspresi keselnya


"yah sorry" balas pricilla tertawa


"lo kok tumbeng banget liburan jarang megang handphone sih, biasanyakan lo paling update gitu, dimana-mana distory in lah, tumbeng banget loh gue ngak liat lo bikin story apa-apa disana" sahut rizky bertanya

__ADS_1


"ya gu-gue"ucap pricilla gelagapan cari alasan


"i-itu gue lagi nikmatin aja sih Quality Time bareng keluarga, apalagikan gue udah lama banget ngak pernah liburan bareng mereka, yah jadi gue emang sengaja untuk gak terlalu aktif megang handphone, karna gue memang bener-bener ingin fokus Quality Time" jawab pricilla dengan mulus


__ADS_2