Dijodohkan Dengan Aktor

Dijodohkan Dengan Aktor
KARENA SELALU MERASA BERSALAH


__ADS_3

hari pun telah pagi, sebelum check out dari private villa milik opanya itu, sepasang suami istri tersebut telah melepaskan kembali hasrat dengan berolahraga dipagi hari ini, setelah itupun mereka melanjutkannya didalam kamar mandi dan berakhirlah dengan mandi bersama yang sensasinya ternyata begitu candu untuk sepasang suami istri tersebut, apalagi hal itu perdana bagi keduanya jadi rasanya sunggah sangat memabukkan


setelah selesai dengan aktifitasnya, mereka pun bersiap untuk kembali ke kediaman verrel yang berada di kota bogor.


"gimana? seneng gak?" tanya verrel tanpa mengalihkan pandangannya karena lagi menyetir .


"senang bangett..." balas pricilla sambil tercengir


"thankyou banget lohh rell....waktu off kamu digunain untuk mengajakku liburan hihii" tambahnya lagi dengan tercengir


"hmmm iya sama-sama" balas verrel dengan tersenyum


"sebenarnya aku memang butuh healing juga sih dari karena jadwal syuting ku selama ini yang sangat padat" tambahnya lagi dengan menjelaskan


"emm, terus kenapa kepikiran untuk mengajakku?" tanya pricilla penasaran


"yaa sejak kejadian dipesta iky, aku perhatiin kamu terus berdiam diri didalam rumah, jadi aku kepikiran untuk mengajakmu liburan biar ngak bosan dirumah terus..." jawab verrel


"sebenarnya aku juga gak tahu harus mengajak siapa untuk diajak liburan, jadi berhubung aku melihat kamu juga sepertinya butuh liburan yah jadi sekalian aku ajak kamu" tambah verrel lagi


"lagi pula ada baiknya juga kan? akhirnya komunikasi diantara kita bisa terjalin dengan baik" ucap verrel menambahkan lagi


"hmm iya juga sih, gak seperti dulu setiap kali mengajakmu mengobrol pasti selalu berakhir dengan perdebatan yang tak ada ujungnya" balas pricilla sambil terkekeh mengingat betapa acuhnya mereka dulu

__ADS_1


"bahkan suasana perjalanan didalam mobil seperti ini pun selalu diiiringi dengan kehiningan kann" sahut verrel menambahkan


"yahh...itu karena kamu cuek banget" balas pricilla dengan nada meledek


"ehh enak aja, kamu juga cuek banget yah. diajak ngomong pun bahkan sering gak dijawab" protes verrel tak terima


"ehh wait deh....tapi kok kamu tiba-tiba jadi open gitu ke aku??" tanya pricilla dengan penasaran


"hmmm....gak tahu juga sihh" balas verrel yang terlihat sambil berpikir


"mungking karena sudah candu kali yahhh?" tambahnya lagi dengan menggoda sambil mengedikan sebelah matanya


"ihh dasar yahh" balas pricilla mengalihkan pendangannya dan hanya dibalas dengan kekehan manja oleh verrel


setelah beberapa saat kemudian, pricilla pun baru bangun dari tidurnya karna sempat tertidur ditengah perjalanannya itu menuju ke kota bogor


"sudah hampir sampai sih...sekitar 1 jam lagi" balas verrel yang masih fokus menyetir


"hmm janjian dengan agency nya jam berapa?" tanya pricilla tiba-tiba


"sekitar jam 10" balas verrel singkat tanpa mengalihkan pandangannya


"rrell....pasti capek banget dehh, udah nyetir jauh-jauh dari bandung ke bogor, terus dilanjut lagi harus meeting dengan agency" tambah pricilla lagi sambil geleng-geleng membayangkan bagaimana capek yang dirasakan oleh suaminya itu

__ADS_1


"yaa mau gimana lagi??" balas verrel sambil mengkat kedua bahunya dengan pasrah. pasalnya hari ini sebenarnya verrel masih off dan belum ada jadwal syuting, namun tiba-tiba managernya mengabari kalau verrel harus datang ke kantor Produk House yang menaunginya karena saat ini verrel mendapat tawaran job baru yang hari ini sudah harus didiskusikan diantara talent dan agency, jadi verrel harus ikut meeting hari


"sill kamu gak ada pikiran buat pindah PH aja? aku bisa bantu kok bicarakan ke management aku" tanya verrel tiba-tiba karena terlintas dari pikirannya


"ahh enggak deh, rasanya aku belum sanggup untuk tampil dihadapan publik lagi" balas pricilla dengan raut wajah sedih karna kembali teringat mengenai traumanya yang dipermalukan diharapan publik pada malam itu


"lagi pula namaku sudah jelek banget verrell....jadi mana ada management yang masih mau berkerja sama denganku" tambanya lagi dengan tatapan sendu


"hmm aku bisa ngerti kok....aku ngeri banget bagaimana rasanya untuk bangkit dari rasa trauma yang sangat mendalam" balas verrel menatap kearah istrinya dengan tatapan serius


"itu sangat sulit sill...tapi kalau kamu bisa melewati itu semua berarti kamu hebat" tambahnya lagi sambil tersenyum lalu mengelus-elus rambut istrinya itu


...****************...


...****************...


...****************...


waktu pun terus berputar, hari berganti hari, dan bulan pun berganti bulan. dan tidak terasa hari ini pun telah tepat 6 bulan sejak pernikahan sepasang suami istri itu yang bisa dikatakan dinikahkan secara terpaksa disebuah hotel mewah yang berada dipusat kota paris


seiring berjalannya waktu, hubungan sepasang suami istri itupun semakin membaik, terutama 2 bulan terakhir ini. hubungan keduanya pun sudah seperti layaknya seorang suami dan istri pada umumnya. cuma diantara keduanya pun belum ada yang pernah mengatakan ungkapan cintanya itu satu sama lain. mungking karena mereka merasa sudah sama-sama dewasa membuat keduanya pun merasa tak perlu lagi ada ungkapan cinta yang membuktikan bahwa keduanya pun sudah saling mencintai dan saling menyayangi satu sama lain.


dengan perlahan verrel pun membantu istrinya itu menata hidupnya kembali dan bangkit dari rasa traumanya, dimana verrel mendukung penuh pricilla untuk kembali terjung didunia bisnis karena pricilla merasa trauma untuk muncul kembali dihadapan publik, karena merasa sudah sangat malu untuk bertemu dengan publik figure dan juga netizen yang tahu mengenai berita hoax nya itu yang menghianati kekasihnya

__ADS_1


verrel yang sebelumnya tak ingin dekat-dekat dengan pricilla dan selalu bertingkah dingin dan arogant terhadap wanita itu, kini telah berubah 180° sejak menyadari betapa banyak pengorbanan wanita itu setelah memilih menikah dengannya. dan karena hal itu jugalah yang membuat verrel akhirnya berubah dan menjadi sangat perhatian terhadap wanita tersebut, verrel akhirnya memutuskan untuk tidak menjaga jarak lagi dengan istrinya itu, dan dia telah berubah dari yang sebelumnya sangat acuh dan dingin, kini telah berubah menampakkan sifat aslinya yang sangat perhatian dan sangat peduli terhadap orang sekitarnya.


walaupun belum ada rasa cinta yang muncul didalam hatinya namun sudah sepatutnyalah sebagai seorang suami untuk melindungi dan menjaga istrinya itu dengan baik. tidak seperti kejadian 2 bulan yang lalu, dimana pada malam itu di pesta ulang tahun iky, ia menyaksikan istrinya itu dihina habis-habisan dan dipermalukan didepan banyak orang. dan verrel pun yang menyaksikan itu dengan mata kepalanya sendirinya hanya dia tak bergeming dan tak berbuat apa-apa untuk melindungi istrinya itu. Hufffttt sungguh hal yang sangat-sangat verrel sesali, bahkan mengingat kejadian itu lagi pun membuatnya kembali merasa sangat bersalah kepada istrinya itu.


__ADS_2