Dijodohkan Dengan Aktor

Dijodohkan Dengan Aktor
NAFKAH BATHIN YANG TAK TERDUGA


__ADS_3

Sekitar 5 menit berlalu, dimana verrel masih sibuk berkutik dengan ponselnya, ia tiba-tiba mendengar suara pricilla


"panas!" kata prcilla tiba-tiba


"panas....panas..." rancau pricilla


verrel yang mendengar itu berlari ke arah ruang tamu untuk memastikan


"akhh....panas!" ucap pricilla menggeliat


"panasss...ahhhh" desahnya lagi


"hah?....panas? orang ini AC nya udah paling dingin" balas verrel dengan heran


"ouwhhhh...." desah pricilla, dan tak berselang lama wanita itupun mulai melucuti satu persatu pakaiannya sendiri, ia mulai menurunkan tali gaunnya sebelah kiri lalu berganti menurunkan tali yang disebelah kanannya lagi


verrel yang menyaksikan itu dibuatnya terheran heran


"hei..hei...lo mau ngapain?" ucap verrel dengan buru-buru sambil menahan pergerakan pricilla


"gerah...akhh panas!" ucap pricilla dengan pelan namun terdengar sangat merdu


dan kini pricilla pun telah berhasil melepas pakaian bagian atasnya dan menyisakan bra bermotif renda berwarna merah dan dalaman bawahnya saja, baru kali ini verrel menyadari kalau milik istrinya itu ukurannya ternyata menggoda


tangan pricilla pun kini bergerak lagi hendak membuka bra miliknya namun-

__ADS_1


"stop...stop! jangan gila hei..." protes verrel sambil menahan kembali pergerakan tangan pricilla


dan pricilla pun menurut untuk berhenti, ia lantas membuka lebar matanya sejenak untuk menatap verrel dengan lekat dengan tatapan yang sulit diartikan


tak lama berselang, ia tiba-tiba menarik verrel dan mendudukkan laki-laki itu disofa, ia pun langsung naik keatas pangkuan verrel dan mulai mendekatkan wajahnya ke laki-laki itu sambil berbisik tepat ditelinga verrel


"sayang....ahh..." ucapnya tepat ditelinga verrel


verrel pun tak bergeming, ia terpaku dan menatap ke wanita dihadapannya itu dengan heran


"shitt....obatnya telah bereaksi, dia masih terpengaruh obat itu" umpat verrel dengan frustasi, setelah mengingat apa yang telah terjadi kepada istrinya itu.


sedangkan pricilla yang tak mendapat respons apa-apa dari verrel, dengan cepat langsung menghujani kecup(a)n dileher laki-laki itu


"mppphh...mphtth..." des(a)h pricila


namun pricilla pun kembali menggoda, ia mendekatkan wajahnya dan langsung melum(a)t bibir verrel dengan lembut


"mphtttt.....mmmhhh" suara lenguhan pricilla pun kembali terdengar.


sedangkan verrel yang kini telah terbuai akan itu membalas ciuman pricilla dengan cepat lalu menarik tengkuk wanita itu untuk memperdalam ciuman mereka, sekilas verrel melihat pricilla yang kini telah memejamkan mata seolah sangat menikmati ciuman mereka, ia pun kembali melum(a)t bibir pink itu yang terasa manis dan sangat lembut. perlahan verrel pun menggigit bibir bawah pricilla dan membuat mulut wanita itu sedikit terbuka, lalu verrel kembali menyelusupkan lidahnya memasuki mulut pricilla, hingga lidah keduanya saling membelit satu sama lain


"mpthhh.....mpthhhhh...." des(a)h pricilla


"aakhh...mpthhh" ucapnya lagi saat verrel kini telah turun melum(a)t lehernya dan membuat tanda pemilikan disana

__ADS_1


verrel pun menyeringai begitu melihat pricilla kembali memejamkan matanya, Ia jadi semakin semangat melum(a)t, menghis(a)p dan meng(gigi)t pelan leher istrinya itu yang terasa begitu memabukkan, verrel mengeratkan pelukannya pada pricilla hingga tubuh mereka semakin menempel, saat ini verrel bisa merasakan detak jantung pricilla yang berpacu sangat cepat dan begitu pula sebaliknya


begitu dilihatnya pricilla sudah mulai kehabisan nafas, verrel segera melepaskan ciuman mereka tanpa melepaskan pelukannya, ia membiarkan wanita itu menghirup oksigen sebanyak-banyaknya


"ouuummphhh...." lenguhan terdengar dari mulut verrel setelah pricilla kembali mengec(u)p leher suaminya itu tiba-tiba, ciumannya semakin menuntut hingga ia mulai membuka jaz yang dikenakan oleh verrel lalu membuka satu persatu kancing kemeja verrel, hingga laki laki itu kini telah polos sebatas dada


"owhhh...ahh" des(a)han kembali terdengar dari bibir verrel yang kini sudah mulai merasakan bibir lembut pricilla


sedangkan pricilla yang sedang dalam pengaruh obat, tentu tak sadar dengan perbuatannya saat ini, kini satu tangannya sedang ia kalungkan di leher suaminya itu, sedangkan satu tangannya lagi mulai merambat membuka seatbelt verrel lalu merambat untuk membuka kancing celana verrel, dan verrel yang merasakan itu pun tiba-tiba menghentikan aksinya


"sil....sadar...heyy" ucap verrel dengan mata sayu nya, ia menahan pergerakan pricilla dan berusaha menyadarkan istrinya itu yang ia tahu sedang dalam pengaruh obat


namun pricilla yang seakan tak peduli akan itu, kembali melum(a)t bibir verrel dengan cepat dan menuntut, pricilla yang merasakan verrel membalas ciumannya dan telah terbuai kembali akan ciuman keduanya membuat pricilla kembali bergerak sesuai kemauannya, ia melanjutkan aksinya membuka kancing celana verrel tanpa melepaskan ciuman mereka, ciumannya nya pun mulai turun ke leher hingga ke dada bidang milik suaminya itu.


"ouhhhmm" leguhan kembali terdengar dari mulut verrel, saat ini laki-laki itu telah terbuai atas perlakuan istrinya


puas menghadiahi ciuman ditubuh verrel, pricilla pun lantas membuka sendiri bra dan dalaman bawahnya yang masih tersisa ditubuhnya, ia terlihat sedikit mengangkat tubuhnya untuk menanggalkan dalamnya itu, dan kini wanita itupun polos tanpa sehelai benang pun


verrel yang melihat aksi itupun langsung kesusahan menelan air liurnya, ini hal gila yang tak pernah ada dipikirannya sebelumnya, ia baru sadar bahwa istrinya itu ternyata sangat menggoda


"mphtttt....awhhhh" lenguhan lolos dari bibir pink wanita itu


ciumannya pun semakin menuntut hingga turun ke area dada pricilla, ia melum(a)t dan mengec(u)pnya dengan lembut, sedangkan satu tangannya lagi mulai meremas dada satunya lagi, verrel melirik sekilas ekspresi pricilla saat itu, dan ia langsung menyeringai sambil tersenyum setelah melihat istrinya itu sedang merasakan nikmat akan sentuhan yang ia lakukan


"ouwhh...mendes(a)hlah...sayang" ucapnya dengan penuh gairah sambil mengigit gigit kecil dada pricilla dengan lembut

__ADS_1


"ahkhhhh....." des(a)h pricilla


"dadamu sangat candu sayang.." ucap verrel dengan suara seraknya, kini ia benar benar sudah terbuai akan nafsunya


__ADS_2