
kini mereka telah berada disalah satu hotel ternama di ibukota, terlihat beberapa karyawan nampak hadir dengan raut wajah yang berseri-seri,
acaranya pun digelar sangat private dan dijaga oleh banyak bodyguard dengan setelan jas berwarna hitam dan kaca mata hitam.
Reynaldi Narendra, Presiden Directur dari REYN CORPORATION itu pun telah memasuki ruangan acara dengan menggunakan setelan jas berwarna maroon ditemani dengan Angga Wijaya yang tak lain dan tak bukan adalah asisten pribadinya. semua mata pun tertuju pada lelaki tampan dengan postur tubuh yang sangat proporsional itu, ia mampu membuat para kaum hawa menelan ludahnya dalam saking takjubnya melihat ketampanan dari pria tersebut. terlihat pria itupun kini sedang asyik bercengkrama dengan rekan-rekan bisnisnya yang juga di undang di acara tersebut. meskipun acara belum saja dimulai. namun suasana pesta malam ini terlihat sangat ramai
tak lama berselang tiba-tiba sosok wanita cantik mengenakan gaun berwarna merah maroon sedang berjalan dengan anggungnya memasuki ruangan acaran tersebut, dan wanita itupun langsung menjadi perhatian semua orang pasalnya diruangan tersebut ada hanya dua orang yang memakai baju senada. siapa lagi yang satunya kalau bukan presdir tampan reynaldi narendra. namun pricilla pun sama sekali belum menyadari hal tersebut
"cantik banget wanita ini, elegab dan sangat berkelas" bisik seorang lelaki kepada temannya.
"gila! ini mah kecantikan HQQ!" bisik pria yang lainnya lagi.
"itu bukannya model pendatang baru, yang namanya langsung melejit itu ya?" tanya seorang wanita pada teman disampingnya itu
"wajar saja sih, dia cantiknya kebangetan padahal makeup nya tipis banget lo" ucap salah satu wanita kepada teman temannya itu
__ADS_1
"eh eh.. gaunnya couplean loh sama pak presdir...jangan...jangan...mereka?" ucap salah satu karyawan diperusahaan tersebut
"model pendatang baru aja sok kecakepan!" nyinyir salah seorang model yang juga turut hadir diacara tersebut. bahkan bukan cuma satu dua orang yang nyinyirin pricilla pada saat itu, bisa dipastikan mereka semua iri dengan penampilan pricilla yang mampu menjadi pusat perhatian semua orang yang turut hadir diacara tersebut.
acara launching produk terbaru dari Reyn Corp pun dibuka oleh seorang MC dengan suara yang sangat khas didengar ditelinga. dan tak lama kemudian, MC itupun meminta presdir dari Reyn Corp pun maju ke depan untuk membuka acara lauching tersebut. Reynaldi Narendra pun melangkahkan kakinya menaiki podium, para wanita pun dengan spontan bersorak histeris mengagumi sosok presdir tampan itu. setelah itu pesta pun berlanjut semakin meriah, Presiden Direktur itu juga diminta oleh MC untuk memberikan pesan dan kesan sebelum acara penggutingan pita dimulai, dan setelah itupun, perusahaan Reyn Corp juga akan mengumumkan siapakah modelnya yang akan terpilih untuk menjadi Brand Ambassador untuk produk terbarunya pada malam ini. dan ternyata model tersebut adalah Agatha Pricilla Agna, dimana wanita itu diminta untuk naik ke atas podium untuk memberikan pesan dan kesannya karena telah terpilih menjadi Brand Ambassador diproduk terbaru tersebut. seluruh mata pun terpukau melihat sosok Agatha Pricilla yang bukan hanya cantik dan elegant namun juga terlihat sangat cerdas dan baik hati. tidak sedikit para wanita yang nyinyir kepadanya, namun pricilla pun tetap melanjutkan ucapannya dan menganggap semua itu hanyalah angin lalu.
verrel pun yang jauh diseberang sana juga ikut tersenyum memandang kagum istrinya itu diatas podium, seperti ada rasa bangga yang muncul dalam dirinya setelah melihat wanitanya itu sedang dipandang kagum oleh orang-orang disekitarnya. dan setelah pricilla pun turun dari podium, suara merdu pun terlantun dari penyanyi-penyanyi ibukota yang semakin menambah kemeriahan di dalam ruangan tersebut. beberapa karyawan pun juga ikut menyumbangkan suara emasnya dan tak sedikit yang ikut berjoget bersama penyanyi tersebut
sedangkan reynaldi yang kini sedang melihat pricilla sedang kesulitan untuk menuruni podium, dengan cepat menghampiri wanita itu dan membantunya untuk menuruni satu persatu anak tangga, dan semua orang yang berada diruangan tersebut pun sontak bersorak kepada sepasang sejoli itu
"malam, presdir rey" jawab pricilla dengan senyuman
"sini saya bantu" ucap reynaldi mengulurkan tangannya
"boleh" balas pricilla yang langsung mengambil uluran tangan reynaldi yang ingin membantunya turun dari podium
__ADS_1
"uwuuwwww mesra banget sih, presdir kita" kata salah satu wanita yang menyaksikan kejadian uwu tersebut
"wahh....kalau diliat tadi dia cool banget yahh, tapi kalau sama pawangnya dia langsung beda" sahut seseorang dari belakang yang suaranya lumayan keras
dan setelah pricilla berhasil turun dari podium, rey langsung mengajaknya duduk disebuah meja paling depan dan mulai mencari-cari cara untuk bisa lebih dekat dengan wanita itu. mereka pun mulai berbincang-bincang dan sesekali mereka tertawa ria, sepertinya obrolan mereka sedang asyik. dan tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang terus-menerus memantaunya dari kejauhan, siapa lagi kalau bukan suaminya itu, ia terus menerus memantau istrinya karena ia sangat tahu kebusukan dari sahabat kecil nya itu, walaupun ia tak ada rasa dan tak mencintai pricilla namun ia harus bertanggung jawab atas keselamatan wanita itu, mana tega dirinya membiarkan wanita yang telah sah sebagai istrinya menjadi salah satu korban dari buaya kelas kakap seperti reynaldi narendra
tak lama berbincang-bincang, rey pun memanggil seorang pelayan menuju ke mejanya, dan tak berselang lama pelayan itu pun datang sambil membawa sebotol wine mahal dan segera menuangkan ke gelas rey dan juga pricilla
"sorry gue gak minum alkohol" ucap pricilla yang membuat rey sempat mengernyitkan dahinya
"ohh gitu? yaudah ganti dengan yang lain mba" ucap reynaldi kepada pelayan tersebut
"tidak perlu mba, toh saya juga mau kesana" ucapnya pricilla lalu bangkit dari duduknya dan berniat menjauhi reynaldi, untung saja ia tersadar akan omongan verrel yang mengatakan kalau laki-laki yang sedang berada dihadapannya itu adalah seorang yang gak benar
"eh mau kemana" tanya reynaldi menghentikan
__ADS_1
"kesana sebentar" ucap pricilla sambil buru buru mempercepat langkahnya