Dijodohkan Dengan Aktor

Dijodohkan Dengan Aktor
SUNGGUH KABAR YG MENGEJUTKAN


__ADS_3

hari-hari berikutnya pun, suasana di kediaman itu tidak ada yang berubah setelah kedatangan sosok tasya ditengah-tengah hubungan rumah tangga sepasang suami istri tersebut, pricilla juga tidak banyak mempertanyakan mengenai hubungan verrel dan tasya bahkan pricilla tidak ingin ikut campur mengenai hubungan keduanya. yang jelas saat ini pricilla hanya ingin hidup tenang dan berusaha berdamai dengan takdirnya


semakin hari verrel pun semakin dibuat sibuk oleh tuntutan pekerjaannya yang mengharus laki-laki itu kejar tayang tiap hari. sudah beberapa hari terakhir ini verrel sering pulang larut malam dengan wajah yang sangat lelah, entah karena apa verrel terlalu memaksakan diri akhir-akhir ini yang membuat verrel banyak menghabiskan waktunya itu hanya dilokasi syuting !!!


apakah karena dia ingin sedikit menjaga jarak dengan istrinya ??? entahlah hanya verrel yang tahu


tidak ada salahnya kerja sampai larut malam, apalagi didunia entertaiment itu hal yang sudah cukup lumrah bagi kalangan publik figure, namun itu semua harus diimbangi dengan istirahat yang cukup setelahnya


"rell kamu syuting sampai larut malam lagi??" tanya pricilla yang sedang bersandar dikepala tempat tidur sambil memangku laptopnya yang sedang menanyangkan drakor favorite wanita itu


"hmm" balasnya hanya dengan deheman karena sudah sangat terlihat lelah


"kemarin balik jam 2 subuh, sekarang balik jam setengah 4 subuh, kenapa enggak sekalian aja enggak usah pulang" tambah pricilla lagi tanpa mengalihkan pandangannya dari layar laptop miliknya itu.


mungking ucapan pricilla terdengar pedas namun sebenarnya ia hanya mengkhawatirkan kondisi kesehatan suaminya saat ini, tapi wanita itu sepertinya masih enggan menunjukkan sikap perhatiannya itu secara terang terangan kepada verrel


verrel pun hanya mendengar ocehan dari istrinya itu dan tidak ada jawaban apapun dari laki-laki tersebut, ia lebih memilih pergi mengunjungi kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu sebelum beristirahat


"sakit, baru tau rasa kamu !!!" ucap pricilla setelah mendengar suara verrel ter batuk-batuk dari dalam kamar mandi


tak berselang lama, verrel kini ikut bergabung dengan pricilla ditempat tidur, ia segera membaringkan tubuhnya dengan selimut yang telah tersedia atas kasur


"kamu juga tidur gihh!!! matamu tidak sakit apa ? menonton terus sampai jam segini" ucap verrel sebelum menenggelamkan seluruh tubuhnya kedalam selimut dan hanya menyisakan kepalanya saja

__ADS_1


pricilla yang mendengar itu langsung menuruti perkataan suaminya, dia langsung menyudahi aktivitasnya dan mematikan laptopnya itu dan menyimpannya diatas nakas yang berada disamping tempat tidur, setelah itu pricilla ikut menenggelamkan seluruh tubuhnya kedalam selimut karena wanita itu memang dari tadi sudah sangat ngantuk akan tetapi ia tahu mengenai kebiasaan buruknya yang tidak bisa tidur tanpa ditemani oleh suaminya itu, makanya pricilla memilih untuk melanjutkan episode drakornya yang sempat tertunda karena kesibukannya dikantor


yahh setiap hari pricilla juga sangat sibuk dengan urusannya dikantor selama beberapa hari terakhir ini, disibukkan dengan dokumen-dokumen dikantornya yang membuat pricilla lama kelamaan merasa sangat bosan dan drakorlah adalah pilihan yang tepat untuk menghilangkan rasa bosan tersebut, sebelumnya pricilla selalu menghabiskan waktunya diuntuk berlibur ketika sudah sangat merasa bosan, namun itu semua kini hanyalah tinggal kenangan dikarenakan teman berliburnya itu sudah menjauhinya dan bahkan pricilla pun sudah tidak pernah mendengar kabarnya lagi


siapa lagi kalau bukan syifa, rizky, dan juga fero sang pujaan hati


...****************...


...****************...


...****************...


hari berganti hari, bulan pun berganti bulan. rasanya waktu cepat sekali berlalu karena tak terasa hari ini telah memasuki bulan ke 8 usia pernikahan verrel dan juga pricilla


sementara disisi lain, akhir-akhir ini pricila merasa ada yang salah dengan tubuhnya. dan pricilla pun yang sangat peduli mengenai kondisi kesehatannya membuat wanita itu dengan segera mengunjungi salah satu klinik yang letaknya tak jauh dari kantor cabangnya itu


"apa yang anda rasakan?" tanya seorang dokter yang memeriksanya saat ini


dan pricilla pun menceritakan kalau dirinya akhir-akhir ini sering merasa lelah dan sering merasa pusing dan pricilla pun juga menceritakan kalau ia rasanya selalu ingin memuntahkan isi perutnya itu setiap kali ia habis sarapan pagi


"kapan terakhir kali anda datang bulan??" tanya dokter itu sambil tersenyum


"sepertinya sudah lama aku tidak datang bulan dok, tapi mungkin itu hal yang wajar karena aku rutin mengonsumsi pil kontrasepsi" jawab pricilla sambil berusaha mengingat-ingat kapan terakhir kali dirinya datang bulan

__ADS_1


"sepertinya anda sedang mengandung nona" ucap dokter tersebut sambil melebarkan senyumannya


"hah?? mak--maksudnya aku hamil dok??" tanya pricilla terheran-heran sambil membelalakkan matanya seraya tidak percaya akan ucapan dokter dihadapannya


"benar nona, keluhan yang anda sampaikan itu biasa disebut dengan morning sickness yang biasanya terjadi di trimester pertama kehamilan bahkan ada yang mengalaminya hingga akhir trimester kedua" jawab dokter itu menjelaskan dengan perlahan


"tapi mana mungkin aku hamil dok??" balas pricilla lagi yang masih yakin dirinya tidak sedang mengandung saat ini


"kenapa tidak mungkin?? saya cek data anda disini statusnya telah menikah!! jadi selama anda pernah melakukan hubungan intim dengan suami anda tentu saja anda bisa hamil nona" jawab dokter dengan


"masalahnya aku sangat rutin mengonsumsi pil kontrasepsi dok" balas pricilla masih tidak percaya


"bisa saja pil nya tidak bekerja dengan baik atau mungkin anda salah beli pil" balas dokter itu dengan sangat yakin


"apakah anda membawa pilnya??" tanya dokter itu lagi


"tunggu sebentar" balas pricilla sambil mencari pil tersebut kedalam isi tasnya. dan setelah mendapatkan apa yang ia cari pricilla pun menyerahkan pil tersebut kepada dokter itu


"saya kurang yakin dengan pil ini, takutnya anda sudah di tipu oleh penjual obat" balas dokter itu sambil terkekeh setelah melihat pil tersebut


"saya sarankan sebaiknya anda mencoba untuk tes kehamilan besok pagi menggunakan testpack ini, dan kalau anda masih belum yakin anda bisa mengunjungi dokter spesialis obstetri dan ginekologi" tambah dokter itu lagi dengan memberi saran


pricilla pun meraih tespack itu lalu meninggalkan klinik tersebut sambil berjalan dengan tatapan kosong, sepertinya wanita itu masih sangat sulit memahami situasi saat ini, rasanya benar-benar tidak mungking kalau dirinya saat ini sedang mengandung

__ADS_1


__ADS_2