Dikejar Cinta Tuan Muda Gila

Dikejar Cinta Tuan Muda Gila
Bab 14


__ADS_3

Selama di kampus, Zaira menjadi bahan ejekan dan juga cibiran. Ia terus dianggap sebagai wanita penggoda yang hanya demi uang ia bisa melakukan apa saja. Jujur hati Zaira sakit diperlukan seperti itu. Selama ini ia selalu bekerja keras demi kelangsungan hidupnya serta Zein adiknya. Di cap sebagai perempuan tidak benar membuat hatinya jadi terluka. Bagaimana pun ia menjelaskan semua orang tetap tidak percaya padanya. Lagipula siapa yang akan percaya padanya, ia hanyalah seorang gadis sederhana yang tidak ada artinya dihadapan banyak orang.


"Hei Zaira, apa malam ini kau ada waktu. Barangkali kau butuh uang jajan. Aku bisa memberikannya padamu," ucap seorang pria yang menjadi salah satu anak orang kaya disana.


"Tidak terima kasih, kau salah orang. Aku masih bisa bekerja untuk mendapatkan uang jajan," ketus Zaira, ia merasa sangat terhina dengan ucapan pria itu.


"Hei ayolah, jangan jual mahal seperti itu. Aku memang tidak sekaya Zayan, tapi jika hanya untuk uang jajan. Aku bisa memberikannya padamu.


"Jaga mulut kotormu itu! Apa saat dilahirkan kau tidak memiliki otak, jangan merendahkan orang lain seperti itu. Aku perempuan baik-baik, dan aku tidak pernah melakukan hal yang kalian tuduhkan! Yang ada di video itu semuanya salah paham!" bantah Zaira.


"Benarkah? Tapi aku tidak percaya!" jawabnya.


"Terserah kau, pecundang!"


"Berani kau bicara seperti itu padaku! Lihat saja aku akan membalasmu!"


"Terserah kau saja," jawab Aira sambil pergi dan ingin segera meninggalkan pria itu. Namun, dengan kurang ajarnya pria itu malah menyentuh pinggang mungil Zaira dan hendak memeluknya. Tapi Zaira langsung memelintir tangan pria itu dan membantingnya ke lantai.


Bruukk...


"Jaga tangan kotormu itu, atau tidak akan aku patahkan!" tunjuk Zaira dan kemudian pergi meninggalkan pria itu.


"Sial ... !!!"


*

__ADS_1


*


*


Zaira pergi ke atas loteng, karena kesal. Ia kesal sedih dan juga marah karena semua orang memandangnya rendah. " Semua ini gara-gara makhluk aneh tak berotak itu!"


"Aaaaarkhhhh... " teriak Zaira sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Dasar kau makhluk durjana, dasar telur ayam menyebalkan...!!!" teriaknya.


"Hei berisik!!!" ucap seseorang yang tengah berada di atas loteng juga.


"Siapa kau!" tanya Zaira dengan ketus dan tidak bersahabat. Pria itu kemudian bangun dari tidurannya dan melihat ke arah Zaira serta menghampirinya.


Ditanya seperti itu, Zaira malas menjawabnya. Dan Zaira pasti direndahkan lagi oleh pria itu. Karena sejak video itu tersebar banyak orang yang memandangnya dengan tatapan yang begitulah...


"Hei kau malah diam saja, aku bertanya padamu!"


"Aku malas menjawabnya, kau pikir aku ini apa?" Zaira masih berbicara dengan ketus.


"Tunggu sebentar," ucap Rafasya dan mengambil ponselnya. Entah apa yang akan titisan kuda poni ini lakukan. Namun, setelah ponselnya menyala ia pun tersenyum.


"Hei lihatlah kemari," ucap Rafa sambil memperlihatkan ponselnya.


"Mau apa kau?"

__ADS_1


"Lihat saja ini," ucap Rafa sambil mengarahkan ponselnya pada Zaira. Zaira pun kemudian melihat ke arah ponsel Rafa.


"Hei Rafasya, ada apa kau mengganggu tidur siangku?!" bentak seseorang disana. Dan Zaira tahu betul siapa yang ada di balik ponsel Rafa. Zaira pun langsung mengambil ponsel Rafa dan melihat Zayan dengan muka bantalnya.


Sungguh Zaira sangat kesal melihat Zayan yang sedang enak-enakan tidur sedangkan dirinya sejak tadi selalu jadi cemoohan orag. Zaira sungguh tidak rela.


"Hei Mickey ... " panggil Zayan dengan tawanya saat melihat wajah Zaira yang terlihat sangat kesal.


"Zayan lihatlah ini calon istrimu, kan?" tanya Rafa yang berdiri di belakang Zaira.


"Enak saja, aku tidak mau menikah dengan gadis pendek itu! dia galak tukang gulat!" jawab Zayan.


"Benarkah? berarti dia sangat hebat," jawab Rafa.


"Hebat apanya, dia itu cerewet dan juga menyebalkan," bisik Zayan dengan sengaja padahal ia tahu Zaira ada dihadapannya tapi seolah ia tidak sedang melihat Zaira. Sudah cukup Zaira sudah tidak tahan sekarang.


"Hei Goku! Aku tidak mau tahu kau harus bertanggung jawab dengan semua yang telah terjadi padaku. Klarifikasi video itu sekarang juga!"


"Video apa?" tanya Zayan.


"Video mesum kau dengan gadis itu, Zayan Guntara kau harus menikahi gadis itu secepatnya!!!" tiba-tiba Rayan masuk dengan wajah yang sangat kesal melihat ke arah putranya.


"Apa!!!" jawab mereka bertiga serempak.


"Oh tidak ujian apalagi ini," gumam Zaira.

__ADS_1


__ADS_2