
"Zayan, kau salah paham. Aku tidak selingkuh dengannya, bukankah kau juga sudah mengijinkan aku pergi tadi. Lalu kenapa kau menuduhku selingkuh?" tanya Zaira panik, sungguh Zaira tidak pernah berniat untuk selingkuh. Meskipun Zaira belum mencintai Zayan, akan tetapi tak pernah sedikitpun Zaira berpikiran untuk selingkuh.
"Rafa, istriku mengkhianati ku." ucap Zayan terlihat sangat sedih, dan itu membuat Zaira semakin merasa bersalah.
"Kau jahat Zaira, aku tidak menyangka kau akan berselingkuh dibelakang sepupuku," Rafa pun ikut-ikutan menuduh Zaira, semakin sedih saja Zaira dibuatnya.
"Kenapa kalian tidak percaya padaku, aku tidak selingkuh. Aku hanya makan siang dengannya, dan itu pun hanya untuk rasa terimakasih ku padanya," Zaira bingung harus menjelaskan apalagi rasanya ia sangat bingung harus bagaimana mengatakannya pada Zayan.
"Sudah ada buktinya kau masih mengelak!" Sentak Rafa, padahal ia kesal pada makhluk planet itu, akan tetapi Zaira yang kena. Genangan air mata sudah siap meluncur Di mata indah Zaira, karena ia sakit hati dengan sentakan Rafa.
"Jupi, tolong bicara pada mereka jika kita tidak selingkuh," rengek Zaira. Namun, Jupiter hanya diam saja, justru ia berharap jika Zayan marah pada Zaira. Dan membuat Zaira sedih, setelah itu ia akan menjadi pahlawan bertopeng untuk Zaira. Dan berharap gadis kecilnya ini masuk kedalam pelukannya.
Sebenarnya mendengar Zaira memanggil Jupiter dengan sebutan Jupi, membuat Zayan dan Rafa sama-sama menahan tawanya. Sangat lucu sekali panggilan makhluk planet ini, pikir Zayan dan juga Rafa.
Jupiter hanya diam saja ketika melihat Zaira merengek padanya meminta bantuan penjelasannya , membuat Zayan dan Rafa semakin kesal. Membuat mereka berdua tahu jika makhluk luar angkasa ini ingin Zayan dan Zaira berpisah. Oh itu tidak mungkin, Zayan akan tetap mempertahankan Zaira bagaimana pun caranya.
__ADS_1
'Dasar alien menyebalkan, jika saja tidak ada Istriku. Sudah aku cekik kau dari tadi. Kalau perlu, gagang sapumu sekalian aku cekik. Agar dia tidak bisa bangun dan menggoda Istriku, baiklah sekarang drama terakhir,' gumam Zayan dalam hati.
"Kau bohong Mickey, kau membohongiku ... astaga aku tidak menyangka kau akan berbuat seperti ini. Lebih baik sekarang aku pergi dan bicara dengan Daddy," ucap Zayan sambil pergi dan meninggalkan Zaira di sana bersama dengan Jupiter, diikuti oleh Rafa.
"A-apa, tidak! Jangan bicara pada Daddy!" ucap Zaira dan hendak menyusul Zayan. Namun tiba -tiba tangannya dipegangi oleh Jupiter.
"Jangan pergi!" ucap Jupiter merasa sedih, ia berharap jika hari ini akan berjalan. Namun ternyata hari yang ia nanti-nanti menjadi hari yang buruk. Jupiter mulai menyalahkan takdir, kenapa Jupiter harus bertemu belakangan dengan Zaira. Kenapa bukan Jupiter saja, yang diminta menikah paksa dengan Zaira.
"Maaf Jupi, tapi suamiku salah paham. Dan aku tidak mau ada masalah. Aku harap kau mengerti," ucap Zaira sedih, dengan terpaksa Jupiter pun melepaskan tangan seira Jupiter sadar jika Zaira bukanlah seorang wanita single. Akan tetapi dia adalah seorang istri, Zaira adalah milik pria lain dan itu membuat Jupiter menjadi semakin marah menghadapi kenyataan ini. Menghadapi jika wanita yang ia cintai ini adalah milik pria lain.
"Zaira...". panggil Jupiter tersenyum ke arahnya.
"Emmm Jupi,"
"Iya, ada apa?" tanya Jupiter sumringah.
__ADS_1
"Maaf untuk makanannya, itu ... apa bisa dibungkus saja. Sayang sekali kan jika tidak termakan. Apalagi harganya sangat mahal," ucap Zaira malu, kehidupannya yang dulu susah membuat Zaira menjadi sangat menghargai makanan. Dan dia tidak mau jika ada makanan yang terbuang, apalagi makanan itu sudah ia pesan dan dengan harga yang mahal pula. Sangat sayang jika makanan itu tidak dimakan bukan, begitu pikir Zaira.
Jika Zaira merasa sayang dengan makanannya. Lain halnya dengan Jupiter yang merasa shock mendengar Zaira meminta makanannya untuk dibungkus. Ini adalah kesalahpahaman yang menyakitkan bagi seorang Jupiter.
"Astaga, apa aku tidak salah dengar," gumam Jupiter. Alex yang berada disana langsung bersembunyi di bawah meja karena menahan tawanya yang hampir saja meledak. Gara-gara melihat kelakuan Zaira yang meminta makanannya dibungkus saja. Ini restoran besar bukan rumah makan pinggir jalan, kenapa gadis ini malah meminta Zaira untuk membungkus makanannya
*
*
*
Like dan komentarnya mana nihh ,😚😚 biar Mimin semangaaaattt buat up 😌😌💃💃
Mampir di cerita baru Mimin ya judulnya SKANDAL WITH TETANGGA, ceritanya gak kalah seru 😘😘
__ADS_1