Dikejar Cinta Tuan Muda Gila

Dikejar Cinta Tuan Muda Gila
Bab 22


__ADS_3

Setelah puas memarahi Rafa, Zaira pergi meninggalkannya. Karena Zaira takut jika berlama-lama dekat dengan Rafa, otak Zaira bisa bergeser dan tidak berada pada tempat yang seharusnya.


"Tidak suamiku, tidak sepupunya, semuanya gila dan tidak waras!" kesal Zaira ia menggerutu sambil berjalan jauh meninggalkan Rafa.


Setelah berada di tempat yang sepi akhirnya, Zaira pun mencoba mengetikan pesan dan mengirimkannya pada Zayan.


"Zayan ..." ~ Zaira.


Zayan yang baru selesai meeting dengan Rayan pun mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirimkan pesan padanya. Karena tidak biasanya ada orang yang mengirimkan pesan pada Zayan. Karena takut ada hal yang penting akhirnya Zayan pun membukanya saja.


Saat melihat orang yang mengirimkan pesan, Zayan mengernyit heran karena ada nomor baru yang masuk. Zayan berpikir jika ada penggemar barunya lagi yang menghubunginya untuk itu Zayan sama sekali tidak membalas pesan dari orang itu.


Zaira melihat pesannya yang hanya dibaca saja oleh Zayan merasa kesal dan juga kecewa, kenapa suaminya ini tidak mau membalas pesan darinya.


"Dasar menyebalkan, hanya membalas pesannya saja dia tidak mau," gumam Zaira dengan wajah ditekuk kesal.


"Apa dia sedang selingkuh ya?" gumamnya lagi sambil berpikir. Tanpa pikir panjang lagi, Zaira pun langsung mengirimkan pesan lagi pada Zayan.

__ADS_1


"Zayan apa kau selingkuh? Dasar ayam jantan genit, kau bilang padaku jika aku harus menjadi istri yang baik dan setia. Tapi kenapa sekarang kau selingkuh?" ~ Zaira.


Zayan semakin bingung dengan pesan yang ia terima, pasalnya ia sama sekali tidak mengerti dengan pesan yang masuk ke dalam ponselnya. Namun, saat melihat kata istri barulah Zayan mengerti siapa orang yang mengirimnya pesan itu.


"Astaga, ternyata istriku yang galak yang mengirimiku pesan, tapi baru kenapa dia menuduhku selingkuh. Ada - ada saja si Mickey ini. Memangnya aku selingkuh dengan siapa disini, isinya ibu-ibu semua. Pantas saja Daddy tidak pernah tergoda," gumam Zayan. Namun gumamannya itu terdengar jelas oleh Rayan.


"Daddy mu ini adalah pria yang paling setia, Daddy sangat mencintai Mommy mu. Jadi aku tidak mungkin untuk berselingkuh ataupun mengkhianati cintanya." jawab Rayan.


"You are the best, Dad. Daddy adalah yang terbaik dan akan selalu menjadi panutanku," Zayan mengangkat kedua jempolnya pada Rayan. Dan Rayan hanya tersenyum saja melihat tingkah putranya yang tingkahnya sangat mirip dengan Nara itu.


" Dasar gila ... 😑" ~ Zaira.


Namun, setelah mendapatkan balasan itu Zaira tersenyum. Karena ternyata suaminya ini tidak selingkuh. Zayan pun tertawa saat berkirim pesan dengan Zaira dan Rayan melihatnya. Baru kali ini Rayan melihat putranya itu tersenyum dan bahagia. Meskipun pembawaannya selalu ceria tetapi kali ini kalian melihatnya jika ada yang berbeda.


Rayan akan ikut bahagia jika putranya itu bahagia, dia tidak pernah membatasi apapun yang akan Zayan lakukan selama itu hal yang positif. Rayan juga tidak pernah mengajarkan putranya untuk membedakan status sosial dengan siapapun, maka dari itu seorang Zayan Guntara selalu terlihat rendah hati pada semua orang. Dia tidak pernah menunjukkan bahwa dia adalah seorang pemuda yang kaya dan lahir dari keluarga terpandang dan ia juga tidak pernah bersikap sombong kepada orang lain. Sikap rendah hatinya itu ia dapatkan dari Nara. Dan Rayan bangga akan hal itu.


"Dad, ada yang ingin aku katakan padamu. Ini adalah sesuatu hal yang penting." ucap Zayan serius.

__ADS_1


"Ada apa?" tanya Rayan.


"Ini tentang Zaira,"


"Zaira," Zayan pun mengangguk.


"Kenapa dengannya, apa terjadi sesuatu?" tanya Rayan khawatir ia takut jika ayah dan ibu tirinya membuat ulah lagi dan membuatnya kembali tertekan.


"Tadi pagi dia mengatakan sesuatu padaku, katanya malam ini ia ingin tidur satu kamar denganku. Dia bilang jika dia takut tidur sendirian di kamar. Makanya, tadi pagi dia mengatakan padaku jika malam ini ia ingin tidur denganku saja," Ayam jantan ini rupanya mulai berbohong demi melancarkan aksinya. Jika saja Zaira tahu, maka hari ini ia mendapat fitnah keji untuk yang ketiga kali.


Rayan terkejut dengan permintaan menantunya ini. Kenapa tiba-tiba ia ingin tidur satu kamar dengan Zayan. Rayan bingung jika harus menolaknya karena sesungguhnya mereka sudah sah menjadi suami istri. Dan Rayan tidak berhak memisahkan mereka.


"Astaga apa yang harus aku lakukan, aku belum siap dipanggil kakek," gumam Rayan.


****


Zayan kamu nackal ya 😌😌😌

__ADS_1


__ADS_2