
Hari ini berjalan normal seperti biasanya, Zaira dan Zayan serta Rafa pergi ke kampus. Meskipun awalnya Zaira sangat kesal karena karena paginya, diganggu oleh Zayan. Zaira sendiri merasa heran kenapa, mertuanya sekarang sangat mendukung mereka berdua tidur satu kamar. Bahkan terlihat sangat bahagia dengan kedekatan Zaira dan juga Zayan.
Tapi Zaira tidak terlalu memikirkan hal itu.Karena memang sudah sewajarnya jika orangtua menginginkan kehidupan rumah tangga anaknya bahagia. kini mereka bertiga tengah berada didalam mobil, dan hendak pergi ke kampus.
"Nanti siang, aku akan pergi ke kantor. Kau harus ikut," ajak Zayan.
"Untuk apa aku ikut, aku malas." jawab Zaira dengan wajah ditekuk malas.
"Pokoknya kau harus ikut, titik tidak pakai koma tidak pakai tanda seru, apalagi tanda tanya," jawab Zayan.
"Apa tanda kutip boleh digunakan?" tanya Zaira asal.
"Tidak!"
Rafa terbahak-bahak mendengar ocehan Zayan dan juga Zaira, hingga Zaira yang sedang sedang kesal pun langsung menyemburnya dengan napas api.
"Hei anak kuda poni! Kenapa kau tertawa?!" tanya Zaira dengan kesal yang tidak ditutup-tutupi.
"Aku tertawa karena ingin saja, memangnya kenapa tidak boleh?" jawab Rafa sambil menengok ke arah Zaira yang sedang cemberut.
"Kau membuatku tersinggung tahu!" ketus Zaira.
"Wahh ternyata ayam betina juga bisa tersinggung, yah?" ejek Rafa.
"Diam kau!"
"Hei kuda poni diamlah, kau membuat istriku marah!" ucap Zayan, memelototi Rafa. "Lihatlah, aku sudah memarahinya." ucap Zayan pada Zaira.
"Wuuaahhh, astaga aku diserang ayam jantan dan ayam betina. Aku takuuuuttt ..." ucap Rafa sambil terbahak.
Zaira melihat kearah Zayan dengan tatapan aneh, "apa sepupumu itu gila?" tanya Zaira. Dan Zayan pun hanya mengangkat bahunya acuh.
*
*
*
Seorang gadis cantik bertubuh seksi dengan menggunakan pakaian kurang bahan, sedang bergelayut manja pada seorang pria yang bahkan enggan melihatnya.
__ADS_1
"Jupiter sayang, kenapa kau selalu menjauhiku?" ucapnya dengan manja sambil terus mengusap dada bidangnya.
"Pergilah, aku sedang sibuk." ucapnya dingin.
"Jupiter ... " ucapnya dengan manja. Namun, Jupiter tidak mau mempedulikannya.
"Pergi!" sentaknya. Perempuan itu mencebikkan bibir kesal karena ia terus mendapatkan penolakan dari Jupiter. Pria yang sangat ia cintai dan kagumi. Entah kenapa akhir-akhir ini pria ini selalu saja menghindarinya. Padahal sebelumnya, meskipun terkesan dingin tapi tapi Jupiter masih bisa menerimanya. Akan tetapi akhir-akhir ini, Jupiter selalu enggan jika didekati olehnya. Apa terjadi sesuatu pikirnya.
"Apa dia mempunyai gadis lain?" gumamnya sambil pergi meninggalkan Jupiter, karena jika perempuan bernama Selena ini tidak menuruti keinginan Jupiter. Bisa-bisa nanti pria idamannya ini akan menyeretnya keluar dan juga tidak ingin lagi menemuinya, Selena tidak ingin itu terjadi. Karena ia sangat mencintai Jupiter.
"Aku harus menyelidikinya,"
Di dalam ruangannya, Jupiter memanggil asistentnya untuk menanyakan apa saja jadwalnya hari ini.
"Hari ini kita ada meeting di perusahaan Guntara Group Tuan muda," jawab Alex asistentnya.
"Pukul berapa?"
"Sekitar jam satu siang nanti, meeting ini tentang kerjasama kita dengan perusahaan Guntara Group dan juga beberapa perusahaan lainnya. Kerjasama ini akan memberikan keuntungan yang besar untuk perusahaan kita, Tuan." jelas Alex.
"Baiklah, siapkan saja semuanya," ucap Jupiter.
*
*
*
"Siang ini kau ikut dulu sebentar ke perusahaan, temani aku sebentar," ajak Zayan pada Zaira. Ia bahkan sudah menunggu di depan kelas Zaira. Agar istrinya ini tidak kabur.
"Kau pemaksa sekali, memangnya ada apa?" tanyanya.
"Agar Daddy tidak mengajakku meeting, jadi aku sengaja membawamu, sayaaaaang." goda Zayan.
"Apa! Astaga ... kau ini sangat aneh. Dan jangan memanggilku sayang, aku geli!"
"Wahhh, baru aku panggil sayang saja kau sudah geli. Bagaimana jika ia aku menyentuhmu. Ahhh aku tidak bisa membayangkannya." Zayan tersenyum jahil pada Zaira. Karena kesal Zaira pun menepuk lengan Zayan dengan keras.
"Berhenti bersikap menggelikan seperti itu! Kenapa sih kau itu sangat aneh, aku geli tahu! Dan kenapa kau tidak mau bekerja, kau sudah punya istri yang harus kau nafkahi. Apa kau tidak malu jika aku terus dibiayai oleh orang tuamu?"
__ADS_1
"Kenapa harus malu, uang mereka banyak! Mereka tidak akan bisa menghabiskannya berdua. Jadi sebagai anak dan menantu yang perhatian, sebaiknya kita bantu mereka untuk menghabiskannya." ucap Zayan.
"Sudah kuduga, jawabanmu memang selalu unik." ucap Zaira.
"Hei ayo cepat!" ajak Rafa, karena ia pun sama diminta oleh Reyhan untuk datang ke kantor.
"Sebentar," jawab Zayan. Kemudian ia pun menarik Zaira tanpa mempedulikan penolakannya.
"Dasar tukang paksa!"
*
*
*
Sesampainya di perusahaan ternyata bujukan Zayan sama sekali tidak mempan pada Rayan, karena walaupun ia sudah mengatakan jika akan akan jalan-jalan dengan Zaira. Tetap saja Rayan tidak mengijinkannya untuk pulang. Karena meeting ini sangat penting, ia juga ingin Zayan bisa terjun langsung dan memberikan masukan saat meeting nanti.
Keputusan Rayan membuat Zayan kesal, tapi Zaira tertawa senang. Karena kemalasan suaminya ini bisa dipangkas begitu saja oleh papa mertuanya.
"Sekarang gantilah pakaianmu," titah Rayan.
"Baiklah," terdengar hembusan napas kasar dari Zayan, mungkin ia kecewa. Tapi Rayan melakukan ini semua demi kebaikan anaknya.
"Zaira," panggil Rayan.
"Iya, Dad." jawab Zaira.
"Kau tidak apa-apa pulang diantarkan oleh supir?" tanya Rayan. Zaira tersenyum ke arah mertuanya. Sungguh ia merasa sangat beruntung karena mendapatkan sosok ayah yang tidak pernah ia temukan, bahkan dalam diri ayah kandungnya sendiri.
"Iya Dad, tidak apa-apa. Aku sama sekali tidak keberatan," jawab Zaira. Rayan pun membelai rambut menantunya sambil tersenyum. Seperti hal nya Zaira yang bahagia mendapatkan mertua seperti Rayan, Rayan dan Nara pun bahagia mempunyai menantu yang sangat baik seperti Zaira. Yang selalu bisa sabar menghadapi sikap putranya yang selalu menguji kesehatan jantung dan paru-parunya.
*
*
*
Hari senin waktunya vote ya 😚💃💃 ayo sumbangin votenya. Bab selanjutnya Zaira akan bertemu dengan Jupiter 😱 gimana ya reaksi Jupiter, ketemu sama gadis pujaannya 😌
__ADS_1