
Mendengar kata menikah tentu Zayan terkejut bukan main, dia masih belum siap menikah dan mempunyai seorang istri. Bahkan hidupnya saja belum mandiri dan masih selalu merepotkan Mommy nya. Dan sekarang ia diminta menikah ... Astaga mimpi apa ia semalam hingga siangnya ia dipaksa harus menikah.
Begitu pun dengan Zaira, ia sangat terkejut mendengar suara Rayan yang mengatakan jika ia harus menikahi putranya. Ia belum siap menikah, apalagi dengan seorang pria seperti Zayan. Zaira akui jika saat pertama kali melihatnya, Zaira sangat terpesona saat melihat Zayan yang tampan dan juga sangat sopan. Namun, setelah tahu bagaimana aslinya seperti apa Zayan dan juga dari mana ia berasal. Dari situ Zaira memutuskan untuk tidak menyimpan Zayan dalam hatinya. Bahkan doa yang pernah ia panjatkan untuk bisa mempunyai suami seperti Zayan sudah Zaira batalkan. Tapi sepertinya doanya sudah terlanjur dikabulkan oleh Tuhan. Zayan akan menjadi suami Zaira, hanya saja caranya yang ekstrim membuat Zaira enggan mempunyai suami seperti Zayan.
Tanpa berkata apapun Zaira langsung pergi meninggalkan Rafasya yang juga masih kaget mendengar jika sepupunya akan dinikahkan.
"Astaga, Zayan akan menikah? Bagaimana nasib istrinya nanti?" gumam Rafasya.
*
*
*
"Dad ... yang benar saja kenapa aku harus menikah. Aku tidak mau! Apalagi menikah dengan gadis galak itu, astaga ... " Zayan menggelengkan kepalanya.
"Disini kau tidak berhak mengungkapkan keinginanmu! Kau tahu pagi ini semua berita dihebohkan olehmu. Anak seorang Rayan Guntara berbuat mesum di rumah seorang gadis sederhana! Apa kau tidak berpikir bagaimana konsekuensinya!"
__ADS_1
"Bukannkah videonya sudah dihapus?" tanya Zayan.
"Videonya memang sudah dihapus, tapi video live saat kita berada disana sudah terlanjur tersebar. Dan itu masih membutuhkan waktu untuk membersihkannya. Dan itu butuh waktu, kau tahu sekarang semua orang sedang membicarakan keluarga kita," ucap Rayan duduk disamping putranya dengan wajah sedih, ia memijat pangkal hidungnya sambil memejamkan matanya. Kepalanya terasa berdenyut mendengar dan melihat skandal putranya.
"Maafkan aku, Dad." Zayan merasa menyesal dan juga sangat merasa bersalah pada Daddy nya. Ia merasa jadi anak yang gagal dan malah menyusahkan orang tuanya seperti ini.
"Dan apa yang terjadi pada gadis itu, gadis itu juga pasti terkena sanksi sosial. Aku mendapat kabar jika dia menjadi bahan bullyan di kampus," ucap Rayan. Zayan menghela napas kasar. Ia jadi merasa kasihan pada gadis yang selalu ia panggil Mickey itu.
"Kau harus bertanggung jawab Zayan Guntara, jadilah pria sejati jangan hanya mampu bersembunyi dibalik nama orangtuamu!!!" Nara berkacak pinggang melihat putranya dengan tajam.
"Mom... "
Mendengar semua ucapan dari orangtuanya, membuat jiwa laki-laki Zayan semakin kuat. Ia adalah pria sejati yang harus berani bertanggung jawab dengan apa yang ia lakukan, ia tidak mau membuat semua orang sedih. Maka dari itu ia memutuskan jika ia setuju untuk menikah dengan Zaira.
Zayan pun kemudian berdiri sambil berkacak pinggang dengan wajah dibuat sangat serius, dan menatap kedua orang tuanya.
"Baiklah Mom, Dad. Sebagai pria sejati aku akan menikah dengan gadis pendek bernama Mickey itu ... Aku akan menghilangkan skandal buruk tentang keluarga kita dan juga padanya," ucapnya dengan mantap.
__ADS_1
Nara dan Rayan dibuat melongo dengan kelakuan putranya yang sangat aneh, ia bertingkah seperti pahlawan bertopeng saja, sangat menggelikan.
"Sayang, apa dulu saat kau pertama kali mengajakku main kuda-kudaan apa kau masih depresi?" bisik Nara.
"Astaga, aku sudah sembuh. Bukankah keanehannya menurun darimu?" Rayan balik bertanya pada Nara.
"Aihh, aku tidak seperti itu,"
"Penyakitmu lebih parah dariku tweety," Rayan tidak mau kalah.
"Mom, Dad ..." panggil Zayan pada Nara dan Rayan.
"Iya, kenapa?" jawab Nara dan Rayan bersamaan.
"Apa barusan aku terlihat keren?" tanyanya dengan senyum menyebalkan.
"Apa!"
__ADS_1
"Astaga, dia benar-benar terkena virus ayam gila," gumam Rayan.