Dikejar Cinta Tuan Muda Gila

Dikejar Cinta Tuan Muda Gila
Bab 31


__ADS_3

"Jangan berteriak didekat telingaku! Aku tidak tuli," ucap Zayan kesal dan merusak telinganya karena merasa sakit mendengar teriakan dari Zaira.


"Bagaimana aku tidak berteriak, ternyata aku mempunyai suami yang sangat mesum. Bahkan aku sedang tidur saja kau memelukku dan juga menciumku. Apakah selama ini kau juga selalu menggerayangiku?!" tanya Zaira sewot, karena ia masih terkejut jika ia barusan sedang diciumi oleh Zayan.


"Iya .." jawab Zayan, padahal sebenarnya ia hanya berani menciumnya saja. Zayan belum berani memegang balon helium milik Zaira. Meskipun sebenarnya Zayan juga ingin mencobanya, ia juga penasaran bagaimana rasanya minum susu langsung dari pabriknya.


"Apa!" sentak Zaira. Namun, Zayan hanya tertawa saja. Ia mulai suka menggaggu Zaira. Wajahnya semakin terlihat sangat cantik saat kesal, makanya Zayan suka sekali menggoda Zaira.


"Sudah jangan berteriak," ucap Zayan sambil tiduran disamping Zaira dan melihat Zaira dengan tersenyum tengil.


"Bagaimana aku tidak berteriak, kalau kau selalu... selalu..." bahkan Zaira tidak sanggup lanjutkan ucapannya karena ia terlalu malu.


"Selalu menciummu begitu?" tanya Zayan.

__ADS_1


"Zayan!" sungguh Zaira merasa sangat malu dengan ucapan Zayan yang terang-terangan pada Zaira. Bahkan mungkin ia tidak merasa malu sekali pun.


"Apa sayangku, kemarilah! Peluklah suamimu yang tampan ini," goda Zayan.


"Tidak mau!"


"Benarkah? Tapi sayangnya aku mau!" Zayan pun dengan sengaja menarik Zaira kedalam pelukannya hingga tubuh mungil itu jatuh kedalam pelukan Zayan.


"Zayan!"


Tidak ada pilihan lain, kecuali hanya diam saja. Lagi pula tenaga Zaira kalah jauh dengan tenaga Zayan yang kuat. Akhirnya ia pun pasrah dengan apa yang akan dilakukan oleh Zayan. Lagipula Zayan pun hanya memeluknya saja, tidak lebih dari itu. Zayan pun tersenyum menang, karena ternyata istrinya ini diam dalam pelukannya.


Namun, bukan Zayan namanya jika ia tidak melakukan sesuatu. Karena sudah tidak tahan lagi, Zayan mengungkungnya dan kemudian mencium Zaira dengan serangan mendadak.

__ADS_1


Hingga pada akhirnya, Zayan bisa mencium Zaira dalam keadaan sadar. Karena sebelumnya ia hanya bisa mencium Zaira dalam keadaan tidur saja.


Kali ini bukan hanya ciuman biasa, akan tetapi ciuman Zayan ia perdalam pada bibir manis itu. Awalnya Zaira memberontak, akan tetapi Zaira pada akhirnya hanya pasrah saja dengan apa yang dilakukan oleh Zayan. Karena melawan pun percuma, ia juga hanya menciumnya saja tidak melakukan hal lebih pada Zaira. Dan juga meskipun Zayan meminta haknya malam ini pun, itu sudah menjadi kewajiban dari Zaira. Akan tetapi untungnya Zayan tidak melakukan hal itu dan masih bisa mengontrol dirinya.


Zayan pun menyudahi aktivitasnya dan mengusap bibir Zaira yang basah dan agak bengkak karena ulahnya. Kemudian ia pun memeluk Zaira dengan erat.


"Jangan coba-coba mendekati pria lain, jika tidak aku akan bisa melakukan lebih dari ini untuk menghukummu,!" bisik Zayan. Tapi Zaira masih belum paham apa maksud dari Zayan.


Sebenarnya Zayan tahu, saat tadi siang Jupiter mencoba mendekati Zaira. Ia merasa sangat kesal pada manusia planet itu. Ingin sekali Zayan menghampirinya tadi, akan terjadi ditahan oleh Rayan dan juga Reyhan. Karena sebentar lagi meeting akan dimulai. Dan Daddy nya tidak ingin ada keributan terjadi saat itu.


Apalagi setelah mendapat nasihat dari Rafa, yang mengatakan jika ia bisa melakukan perhitungan dengannya di luar jam kerja. Dan jika Zayan membutuhkan bantuan, maka Rafa akan dengan senang hati membantunya. Zayan pun bisa menjadi sedikit tenang mendengarnya. Ya mungkin lain kali Zayan akan membuat perhitungan dengan Jupiter.


Namun, saat meeting berlangsung Zayan benar-benar tidak bisa berkonsentrasi. Ia sudah tidak tahan untuk segera pulang ke rumah dan memeluk istrinya yang tadi didekati oleh pria lain. Zayan benar-benar sangat marah, hingga akhirnya ia memutuskan untuk memiliki Zaira sepenuhnya, tetapi ia akan melakukannya pelan-pelan agar Zaira tidak membenci dirinya.

__ADS_1


"Awas kau, manusia planet jupi-jupi ... Zayan hero akan membasmimu ..." gumamnya.



__ADS_2