Dikejar Cinta Tuan Muda Gila

Dikejar Cinta Tuan Muda Gila
Bab 81


__ADS_3

"Bau ...? Dia bilang aku bau, aku tidak salah dengar kan?" tanya Jupiter.


"Tidak Tuan, anak kecil itu bilang jika kita bau," jawab Alex yang masih shock dengan penuturan dari Rheina yang mengatakan jika mereka berdua bau.


"Isshh, kenapa kau terus mengatakan jika istriku ini anak kecil!" ucap Rafa masih tidak terima. Bahkan kini Rheina semakin bersembunyi di belakang tubuh Rafa, karena parfum Jupiter dan Alex masih tercium olehnya.


"Hei bocah, kenapa kau mengatakan kalau aku ini bau. Aku sudah mandi, bahkan aku berendam lama tadi pagi. Dan parfum yang aku pakai, harganya sangat mahal. Bau dari mana!" planet Jupi-jupi terlihat esmosi karena dikatakan bau.


"Benar, aku juga masih tampan dan wangi. Kenapa kau bilang kami ini bau" Meteor setia itu ikut - ikutan sewot. Inilah yang Rafa khawatirkan, jika Rheina keluar maka ia akan dianggap aneh oleh orang lain.


"Kalau dia bilang bau, itu berarti kalian memang bau!" kuda poni membela istrinya.


"Alex, coba kau cium aku." ucap Jupiter.


"Apa!" Alex langsung terkejut saat Jupiter memintanya untuk menciumnya. Astaga, meteor kurang pintar ini rupanya salah paham.. Maksud dari planet Jupi-jupi adalah, Alex diminta mencium aroma tubuhnya. Yang menurut Rheina bau, jadi ia meminta Alex untuk memintanya mencium aroma tubuhnya, dan memastikan apa yang dikatakan oleh Rheina itu benar atau tidak. Bukan mencium pipi apalagi bibir. Sungguh pemikiran yang luar biasa dari asistent yang terkenal dengan setia dan sangat peduli pada atasannya ini.


"T-tuan, maaf saya tidak mau mencium anda. Meskipun saya sangat peduli pada anda bukan berarti saya ini sangat mencintai anda. Maaf Tuan, saya bukan kaum adu pedang jadi saya tidak mau mencium anda." ucapnya dengan polos.


Mendengar apa yang diucapkan oleh asistentnya, Jupiter tahu jika ada yang tidak beres dengan pemikiran asistennya ini. Dan untuk kali ini dan juga untuk pertama kalinya Jupiter ingin menelan asistennya ini hidup-hidup. Bagaimana Ia berpikir jika Jupiter menyuruhnya untuk mencium dirinya, bahkan untuk berpikir hal seperti itu pun Jupiter tidak pernah memikirkannya. Meskipun dia adalah orang yang sedang mengalami patah hati, bukan berarti pemikirannya akan berbelok, dari penyuka sarang menjadi penyuka pedang. Jupiter sangat geram mendengar penuturan asistentnya ini.

__ADS_1


Jika Jupiter melihat Alex dengan tatapan ingin menelannya bulat-bulat, lain hal nya dengan Rafa dan Rheina yang tiba-tiba tertawa terpingkal-pingkal, melihat ke arah Alex. Sungguh aneh sekali pemikiran meteor ini, pikir pasangan suami istri itu.


"Apa maksudmu, kau tidak ingin menciumku?" tanya Jupiter mulai geram.


"S-saya, memang tidak mau mencium anda Pak. Saya ini bukan kaum pemakan terong, Pak. Saya ini normal." ucapnya. Cukup sudah Jupiter akan langsung menghukum asistentnya ini karena sudah berpikiran yang tidak-tidak tentangnya.


"Dasar asistent kurang aj4r!!! Aku tidak memintamu untuk menciumku!!! Aku meminta mu untuk mencium aroma tubuhku saja, begitu saja kau tidak mengerti. Apa kau ingin aku ..."


"Rheina!!!" tiba-tiba suara cempreng Nayla memekik di ruang itu, ia masuk sambil tersenyum ke arah menantunya. Namun, saat melewati kedua makhluk planet ini. Terlihat jika wajah keduanya sedang tidak baik-baik saja. Jadi, Nayla memutuskan untuk bertanya dulu kepada mereka berdua. Apa ada sesuatu yang terjadi.


"Jupi, Ali ... kalian kenapa? Kalian tidak sedang bertengkar kan?" tanya Nayla.


"Aiihhh, kalian ini sudah besar bahkan sudah bisa mencetak anak. Seharusnya kalian jangan bersikap seperti anak-anak, jangan begitu ayo baikan lagi," ucap Nayla.


"Tapi..." ucap Jupiter.


"Sudah jangan membantah, Jupi cepat baikan dengan Ali!" ucap Nayla.


"Alex, Nyonya..."

__ADS_1


"Terserah ... cepat salaman," ucap Nayla. Karena tidak ingin mendengar ceramah dari kuda poni ini. Akhirnya Jupiter dan Alex pun kemudian bersalaman.


"Nahh begitu, kalian terlihat manis sekali," ucapnya dan kemudian Nayla pun kemudian menghampiri anak dan menantunya.


"Rheina, kau tahu tidak tadi dokter bilang jika kau sedang hamil!" ucap Nayla senang karena akhirnya ia akan mempunyai cucu.


"Apa!" ucap Rafa dan Rheina berbarengan.


"Iya sayang, Rheina hamil dan kau akan menjadi seorang ayah. Ahhh Mommy senang sekali," ucap Nayla dan memeluk menantunya. Rheina dan Rafa pun merasa bahagia karena ada kabar baik untuk mereka. Kabar jika buah cinta mereka kini sedang tumbuh di rahim Rheina.


Untuk kedua kalinya, duo jomblo itu merasa hidupnya kurang beruntung karena belum punya pasangan.


"Aku jadi ingin menikah,".gumam Jupiter.


"Iya Tuan, aku bersyukur karena ternyata kita tidak bau." ucapnya.


"Astaga bicara apalagi dia, lama-lama dekat dengan kuda poni membuat otaknya berpindah dari tempatnya," gumam Jupiter. Padahal maksudnya Alex adalah, mereka dibilang bau oleh Rheina karena Rheina sedang hamil, bukan karena mereka bau.


***

__ADS_1


Jupi - jupi bikin Mimin gumush 😚😚😚


__ADS_2