Dikejar Cinta Tuan Muda Gila

Dikejar Cinta Tuan Muda Gila
Bab 77


__ADS_3

Setelah meeting selesai, Rayan mengajak Jupiter dan Alex untuk makan siang bersama. Sejak kejadian yang menimpa Zaira dan Rheina, hubungan mereka memang jauh lebih baik. Hanya saja terkadang Zayan dan Rafa sangat senang menggoda planet yang lugu itu. Namun, sang penjaga planet lugu yaitu meteor galak sang perisai, selalu setia melindungi Jupiter dari godaan anak ayam dan kuda poni.


Tadinya Jupiter ingin menolak, akan tetapi ia merasa tidak enak kepada Rayan dan Reyhan yang selalu bersikap baik padanya. Dan justru karena kebaikan mereka berdua, membuatnya selalu merindukan sosok ayah. Hingga membuatnya sering menemui Bramana. Itu adalah hal yang sangat jarang bahkan hampir tidak pernah Jupiter lakukan.


"Kita makan dulu sama - sama, aku sudah memesan tempat untuk kita makan siang." ucap Reyhan.


"Baiklah," jawab Jupiter, Alex yang setia berada di belakang Jupiter menatap tajam pada Zayan dan Rafasya. Ia memasang wajah siaga, khawatir jika orang-orang kurang satu ons ini menggoda Bos nya yang polos dan lugu.


"Ingin aku colok saja mata meteor jelek itu," gumam Zayan.


"Benar, meteor jomblo itu sangat menyebalkan. Dia pikir Bos nya itu seksi apa hingga kita akan menggodanya," balas Rafasya sambil bergidik ngeri membayangkan ia menggoda Jupiter.


"Entahlah, aku curiga dia penyuka pedang." gumam Zayan hingga kuda poni itu langsung terbahak-bahak mendengarnya. Dan tentu saja satu pu kulan dari sang Daddy mendarat di kepalanya.


"Apa otakmu ketinggalan di ruang meeting, kenapa kau tiba-tiba tertawa!" sentak Reyhan kepada putra satu-satunya itu.


"Ini semua gara-gara ayam goreng kurang akhlak itu!" tunjuknya pada Zayan.

__ADS_1


"Hei kuda poni, kenapa kau jadi menyalahkanku?" ucap Zayan pura-pura polos dasar memang menyebalkan titisan anak ayam ini.


"Memang gara-gara kau, sudah salah tidak mengaku lagu!" sewotnya.


"Sudahlah, apa kalian tidak bisa bersikap tenang sebentar saja!" ucap Rayan menatap anak dan keponakannya yang memang selalu saja membuat keributan dimana pun mereka berada. Alex pun kemudian memandang mereka berdua dengan tatapan mengejek dan senyum menyebalkan. Dan yang paling menyebalkan di saat semua tidak melihat ke arah mereka, meteor itu menjulurkan lidahnya mengejek Rafa dan Zayan yang sudah di marahi oleh ayah mereka masing-masing.


Membuat Zayan dan Rafa langsung ingin menelan bulat-bulat meteor menyebalkan itu. Baru saja Zayan akan membuka mulutnya, Rayan sudah duluan bicara.


"Ayo kita berangkat sekarang," di ucapnya..Hingga akhirnya Zayan pun mengurungkan niatnya untuk memberikan semprotan lahar panas padanya.


"Dasar asisten menyebalkan," gumam Zayan.


"Rasakan bocah nakal," bisiknya sambil melewati Rafa dan juga Zayan.


Akhirnya mereka pun sampai di tempat yang sudah dipesan oleh Reyhan. Mereka berenam pun masuk ke ruangan private untuk makan siang bersama.


Mereka pun saling berbicara tentang pekerjaan dan juga bisnis, di saat seperti ini otak Zayan dan Rafa berjalan dengan baik dan normal. Mereka berbicara layaknya seorang pengusaha profesional dan sangat mengagumkan. Namun, itu semua berubah setelah ada panggilan masuk dari istrinya Zaira.

__ADS_1


Tiba-tiba otak anak ayam itu kembali ke setelan awal, yaitu setelan kurang waras. Zayan pun kemudian agak menjauh dari mereka karena ternyata istrinya yang sangat cantik itu melakukan panggilan video padanya. Takut jika Zaira sedang memakai pakaian dinas makanya Zayan pun menjauh. Khawatir jika planet itu mengintip istrinya.


"Hallo sayang, apa kau merindukan suami tampanmu ini," ucapnya pada Zayan.


"Tidak, eh maksudku iya aku merindukanmu sayang," jawab Zaira.


"Aahhh jangan memanggilku sayang sekarang, aku takut jika aku akan terbang saat mendengarnya," ucapan Zayan membuat semua orang melihat kearahnya dan memikirkan hal yang sama yaitu menggelikan.


"Kau ini ada-ada saja, ayam akan tidak bisa terbang," jawab Zaira. Hingga semua orang yang mendengarnya pun mendadak menahan tawa mereka.


"Aihh kau ini, ada apa kau meneleponku. Apa anakku menginginkan sesuatu, di tengok Papa nya mungkin." ucapnya sambil tergelak. Pikirannya memang tak pernah jauh dari sekitar mantap-mantap.


"Isshh kau ini, nanti jika pulang belikan aku makanan ya.."


"Makanan apa sayangku?" tanya Zayan dengan gaya lebay nya.


"Belikan aku jaring laba-laba ya ... " Mendengar nama makanan yang baru saja ia dengar membuatnya agak terkejut. Karena ia bahkan berpikir bagaimana caranya jaring laba-laba dimasak.

__ADS_1


"Apa! Hei kau hamil anakku kan bukan hamil anak Batman! Kenapa permintaannya aneh sekali?"


"Dasar anak ayam ini, sejak kapan Batman punya jaring laba-laba," ucap Zaira


__ADS_2