
"KURANG AJAR!!!! BERANI-BERANINYA KAMU MENGHINA ADIKKU, SEHEBAT APA KAMU?? MERTUA MENINGGAL KAMU TIDAK DATANG MELAYAT SAMA SEKALI!!! TIBA-TIBA PAS ADIKKU PULANG KAMU TUDUH SEENAKNYA!!! DASAR BR*N***K!!!" Ucap Aldo marah dan langsung membabibuta memukuli Zefan
BUGHH.... BUGHH.... Zefan pun langsung tersungkur ke lantai akibat pukulan dadakan dari Aldo.
Zefan tidak marah sama sekali di hajar habis-habisan oleh Aldo, namun ia masih memikirkan perkataan Aldo tadi, tentang mertuanya yang meninggal.
"Apa benar mertua ku sudah meninggal??? Mengapa aku tidak mengetahui nya?? Akhhh... Dan cowok ini siapa nya Aliya?? " batin Zefan.
"BANG STOPP BANG.... STOOOOPP... TOLONG HENTIKAN.... KASIHAN MAS ZEFAN" Jerit Aliya histeris.
Aldo pun langsung menyudahi menghajar suami adik nya itu, karena mendengar jeritan adik nya itu, ia takut adik nya banyak fikiran dan nanti akan membahayakan janin di perutnya.
"Kali ini gue ampuni lo!! Awas aja kalo gue denger lo hina-hina adik gue lagi, habis lo sama gue!!" Tegas Aldo pada Zefan.
"Dan mungkin juga lo cemburu sama gue, oh iyah perkenalkan gue abang kandung nya Aliya, ALDO RAHARDIAN PRAMESTA dan itu berarti gue abang ipar lo" Sambung Aldo lagi.
"Hah,, ma... maaf bang.. maaf banget... aku gak tau kalo abang adalah abang kandung nya Aliya... " jawab Zefan dengan gugup.
Sebenarnya Zefan ingin menanyakan soal mertua nya, apa benar sudah meninggal, cuma ia masih tidak punya nyali untuk menanyakan hal itu, takut kalau nantinya abangnya Aliya marah lagi, karena pastinya nanti Aldo akan berfikiran bisa-bisanya Zefan tidak mengetahui mertua nya meninggal, Menantu macam apa itu.
"Okee saya maafkan, mungkin karena kamu terlalu mencintai adik saya, sehingga kamu langsung marah besar karena melihat perempuan yang dicintai bersama pria lain" Ucap Aldo dengan tersenyum
__ADS_1
BRUKKK... tiba-tiba Aliya pingsan dan langsung tergeletak di lantai.
Zefan pun dengan cepat langsung mengangkat Aliya dan langsung memasukkan kedalam mobilnya dan membawa nya kerumah sakit.
Aldo dengan cepat langsung mengikuti mobil Zefan dari arah belakang.
Sesampainya di rumah sakit, dengan cepat Zefan langsung memanggil dokter dengan berteriak.
"DOKTERR... TOLONG ISTRI SAYA CEPAT!!! "
Teriak Zefan ketika memasuki rumah sakit.
"Zeff tenang lah Aliya tidak akan kenapa-kenapa" kata Aldo menenangkan Zefan, padahal ia sendiri pun sangat khawatir akan kondisi adiknya dan janin yang ada di dalam perut Aliya.
Datang lah dokter dan Suster dan langsung segera membawa Aliya ke ruang UGD.
Zefan dan Aldo pun menunggu Aliya di depan ruang UGD tempat Aliya di tangani. Tak lama kemudian dokter yang menangani Aliya keluar, Zefan pun langsung memanggil dokter tersebut dan menanyakan kondisi istri nya.
"Dok!!! gimana keadaan istri saya??" tanya Zefan khawatir
"Istri bapak tidak kenapa-kenapa, ia hanya syok, dan syukur lah janin nya juga baik-baik saja" jawab dokter tersebut.
__ADS_1
"Apa!!! Janin??? Berarti istri saya sekarang sedang hamil dong??" Tanya Zefan ambigu.
Ia tidak menyangka Aliya akan segera hamil, padahal ia ingin cepat-cepat menceraikan Aliya, dan sekarang Aliya malah sedang hamil ketika ia tidak mau menjadi ayah secepat itu.
"Iya Pak, sekarang istri bapak sedang mengandung, dan kira-kira usia kandungannya baru sekitar 3 mingguan" jelas dokter tersebut
"Oh iya selamat yah pak, saya pamit dulu, selamat siang" Kata dokter tersebut lalu segera pergi meninggalkan Zefan dan Aldo disana.
"Kenapa Zefan langsung terdiam yah ketika mendengar Aliya sedang mengandung anaknya?? Dan seperti nya ia tidak bahagia mendengar kabar tersebut??" tanya Aldo dalam hati, yang dari tadi memperhatikan ekspresi Zefan ketika mendengar kan perkataan sang dokter.
๐พ๐พ๐พ๐พ๐พ๐พ๐พ๐พ
BABAYYYYY ๐๐๐๐Segitu dulu yah... ๐ ๐
Like ๐
Komen๐ฉBiar aku semangat lagi UP nya๐
^^^***Salam manisโจ^^^
^^^Anggi Pratiwi๐ฅ***^^^
__ADS_1
...To back continue... ...