
Setelah selesai melakukan tes HLA, Zefan kini sudah kembali menunggu hasil tes nya di ruangan sang Dokter. Lama Zefan menunggu, datanglah Aliya dan yang lain nya masuk ke sana juga.
"Zeff, Mama mau memberitahu kabar duka" ucap Mama Zefan dengan antusias.
"Apa itu Ma?" jawab Zefan acuh, karena sekarang ia tidak mau membahas hal apapun itu, ia sekarang masih sangat berharap semoga hasil tes nya berhasil.
"Bilqist sudah tidak ada Zeff!" tukas sang Papa Zefan.
"Gak ada? maksudnya??" tanya Zefan bego.
"Bilqist sudah meninggal Zeff!" kali ini Zakri yang menjawab.
Deggg....
"Hahaha kalian pasti hanya bercanda kan?... hahah... kalian semua kalau mau bercanda jangan bawa-bawa kematian, kalian itu tandanya sedang mendoakan dia supaya cepat mati" sargah Zefan.
Ternyata sangat besar rasa cinta mu kepada Bilqist Mas, mungkin perpisahan kita itu adalah hal yang terbaik untuk kita berdua, aku juga tidak akan tau bagaimana nasib kamu ke depannya tanpa ada nya Bilqist.
"Bilqist memang sudah meninggal Zeff, jika kamu tidak percaya, ayo kita datangi ke rumah nya!!" ajak Andra supaya Zefan percaya.
"Bagaimana mungkin?" tanya Zefan yang benar-benar langsung kaget mengetahui nya.
"Nih Mas, surat dari Bilqist untuk kamu" kata Aliya sambil menyodorkan sepucuk surat kepada Zefan.
Zefan pun menerima nya, ia lalu membuka nya dan perlahan-lahan untuk membaca isi pesan itu.
Maafkan aku Zeff, maafkan semua kesalahan ku....
aku sudah banyak berbuat kejahatan sama kamu dan Aliya....
__ADS_1
Aku bahkan yang membuat kalian berpisah...
benar kata kamu Zeff, aku terlalu di butakan oleh cinta.... aku tidak bisa membedakan antara cinta dan obsesi....
Di surat ini aku tuliskan untuk permohonan maaf ku yang sebesar-besarnya kepada kamu dan Aliya Zeff.... aku juga mau memberitahu kepada kalian semua, kalau soal penyakit yang aku kabarkan kepada kalian itu adalah kepalsuan.... dan ternyata Allah benar-benar membuat aku memiliki penyakit tersebut....
Aku wanita yang jahat Zeff, aku wanita yang tidak memiliki hati.... aku bahkan tega merebut kebahagiaan Aliya dengan membuat banyak kepalsuan.... aku Zeff yang sudah membuat kecelakaan yang mencelakai diriku sendiri... aku melakukan itu supaya kamu membenci Aliya dan bisa segera berpisah dengan nya...
Aku tau, aku sebenarnya tidak pantas menerima maaf dari kalian berdua... kejahatan ku bahkan sudah sangat keterlaluan... aku tau sebenarnya kamu sangat mencintai Aliya kan Zeff?? pasti sekarang kamu sangat menyesal karena sudah mengetahui semua ini....
Aliya perempuan yang sangat baik Zeff, ia bagaikan Aisyah binti Abu Bakar (Istri Rasulullah) Zeff, ia bahkan tidak membalas semua kejahatan ku kepada nya.... bahkan ia yang sudah membebaskan aku dari kemarahan Abang nya yang sudah ingin mengirim ku ke Club malam untuk menjadikan aku wanita penghibur Zeff...
Aliya benar-benar sosok perempuan yang sangat istimewa Zeff, hati nya sangat lembut sekali, siapapun yang memiliki nya pasti sangat beruntung sekali.... Zeff, aku tau kamu sangat mencintai dan menyayangi Aliya, kejarlah ia Zeff, dapatkan lagi hati dan maaf nya.... aku yakin setelah itu kalian akan menjadi pasangan yang sangattttt sangattttt bahagia dan harmonis....
(Bilqist menulis seperti itu karena dia tidak tahu kalau Aliya itu sudah menikah lagi yah;v)
Kejarlah dan raihlah cinta nya Aliya Zeff, aku tau kalian itu adalah dua insan yang benar-benar sangat menyanyangi.... datanglah ke Butiq Cahyani, aku sudah memesankan sepasang baju pengantin untuk kalian berdua... aku memesan nya dengan warna ungu, aku tau kalau Aliya itu sangat menyukai warna ungu, sangat kelihatan dari desain dan semua barang-barang yang ada di dalam rumah mu Zeff....
Aku pergi Zeff, kejarlah kebahagiaan mu, aku disini sangat mengharapkan Maaf dari kamu dan Aliya,
^^^Semoga kalian selalu berbahagia....^^^
^^^Salam terakhir, Bilqist^^^
"Akghhhhhhhh" Zefan menjambak rambut nya frustasi setelah membaca surat dari Bilqist tersebut. Ia pun langsung merobek-robek kertas tersebut dan membuangnya dengan sembarangan.
"Zeff, kamu kenapa Nak?" tanya Mama Zefan khawatir.
Zefan tidak menjawab pertanyaan dari Mama nya itu, ia malah langsung mendekati Aliya dan langsung menjatuhkan badan nya di kedua kaki Aliya.
__ADS_1
Mendapat perlakuan mendadak seperti itu, Aliya pun langsung segera memundurkan badan nya. Ia benar-benar tidak mengerti dengan perbuatan Zefan tersebut.
"Liyy, ak... akku... ud.. dahh banyak... salah sama kamu.... aku udah melukai hati kamu dengan teramat sakit.... aakkku... aku menyesal Liyy... aku menyesal karena telah memilih percaya kepada Bilqist ketimbang kamuu...." kata Zefan dengan terbata-bata menahan gejolak diri nya yang sudah mulai ber gemetaran.
"Mas, jangan seperti ini, berdirilah Mas!!" kata Aliya tak enak.
"Zeff, ikuti lah apa yang di katakan Aliya Zeff!!" ujar Zakri tegas.
"Aku mau memaafkan kamu asal kamu berdiri dahulu" kata Aliya lagi, karena ia tetap tidak melihat pergerakan Zefan yang beranjak untuk berdiri.
Mendengar ucapan Aliya itu, Zefan pun seketika langsung berdiri menghadap ke arah Aliya. Pandangan mereka pun tak sengaja berjumpa.
Mata itu??
"Apa benar kamu mau memaafkan semua kesalahan yang sudah ku perbuat kepada mu Liyy??" tanya Zefan untuk membenarkan ucapan yang dilontarkan Aliya tadi.
"Apa benar kamu bisa memaafkan laki-laki seperti aku Liyy?? laki-laki yang tega menceraikan istri nya saat sedang berjuang ketika melahirkan?? lelaki yang tidak menemani istri nya ketika proses bersalin?? lelaki yang sudah mengkhianati istrinya?? lelaki yang terlalu percaya kepada orang di masa lalu, ketimbang istrinya sendiri?? apa benar kamu bisa memaafkan aku Liyy?" tanya Zefan benar-benar sudah sangat menyesal. Di dalam hati nya, jika nanti Aliya tidak memaafkan nya, ia akan terus berusaha supaya bisa mendapatkan maaf dari Aliya. Ia akan menuruti segala syarat dari Aliya, apapun itu asalkan bisa menerima maaf nya.
"Aku sudah memaafkan kamu Mas, aku tidak pernah menyesali semua yang sudah terjadi. Aku malah beranggapan kalau yang terjadi kepada ku itu adalah garis takdir ku, sekuat apapun aku menolak nya, tetap saja itu yang terjadi kepada ku, mungkin kita di takdirkan memang bukan untuk berjodoh. Aku juga sudah mengikhlaskan semua perlakuan kamu yang sangat melukai hatiku, dari semua itu aku mendapat pelajaran untuk aku selalu kuat mengahadapi takdir Allah yang di berikan nya kepada ku, aku sudah memaafkan semua nya Mas" jawab Aliya sambil tersenyum mengikhlaskan semua nya.
Benar kata Bilqist, hatimu sangat lembut Liyy, aku benar-benar sangat menyesal karena telah melepaskan mu!!
"Apa setelah ini kita masih bisa menjadi sahabat?? AKU SUDAH MENGETAHUI KALAU KAMU ITU ADALAH PUTRI KECILKU DAHULU"
****
Likeš
Voteš¤
__ADS_1
Komenā¤
...Bersambung.......