Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
69


__ADS_3

"Apa setelah ini kita masih bisa menjadi sahabat?? AKU SUDAH MENGETAHUI KALAU KAMU ITU ADALAH PUTRI KECILKU DAHULU"


"Da... ri mana kamu mengetahui nya Mas?"


"Ak..."


"Tidak ada sahabat-sahabatan laki dan wanita!!" ucap Zakri tegas langsung memotong ucapan Zefan. Seperti nya, Zakri sedang dalam mode cemburu mengetahui fakta hubungan antara istri dan mantan suami istri nya itu.


"Ada yang panas tapi bukan api" ujar Zefan menyindir Zakri.


"Apa jadinya kalau bukan api?" Zakri malah menjawapin ucapan Zefan.


"Sudah-sudah!!! kalian berdua malah bertengkar pula. Untuk kamu Mas Zefan, hubungan persahabatan kita sudah tidak ada lagi, tetapi kalau kamu mau bermain-main dengan Furqan, Liya mengizinkan nya" Aliya berucap final.


"Tapi jangan setiap hari juga kamu mengunjungi Furqan, soal nya itu gak baik bagi kesehatan ku kalau melihat kamu keseringan main ke rumah ku!!" jawab Zakri ketus, entahlah dia benar-benar sedang dalam keadaan hareudang.


"Iya-iya, aku pun gak mungkin main ke rumah istri orang setiap hari. Insya Allah aku sudah mengikhlaskan Aliya untuk kamu kok Zak, mungkin kami memang tidak di takdirkan untuk berjodoh, jaga dia Zak, jangan sampai kamu akhirnya menyesal seperti aku karena sudah menyia-nyiakan wanita seperti Aliya" ucap Zefan dengan tulus sambil menepuk pundak Zakri.


Zakri pun hanya mengangguk, mengiyakan ucapan Zefan.


Sudah lega sekarang perasaan Zefan setelah mengikhlaskan Aliya untuk menjadi istri orang lain, ia percaya kalau sebenarnya Aliya itu bukan wanita yang berjodoh dengan nya, mencintai tidak harus memiliki, itu pemikiran nya.


"Sepertinya permasalahan ini sudah selesai, dan kita tetap bisa kok menjalin ukhuwwah islamiyah, jangan ada pertengkaran lagi untuk ke depan nya, kita semua sekarang adalah saudara" Abi Zakri berbicara dengan bahagia nya, setelah hubungan antara menantu dan mantan suami menantu nya sudah selesai dengan perdamaian.

__ADS_1


"Halo, selamat siang semua nya" ucap Dokter yang tiba-tiba datang dengan membawa map di tangan nya.


"Selamat siang juga Dok" jawab mereka semua serempak.


"Saya mengganggu acara bahagia-bahagia kalian semua yah??" tanya Dokter tersebut pura-pura.


"Tidak ganggu kok Dok" jawab mereka semua.


"Oh, syukurlah. Ternyata saya tidak menjadi pengganggu"


"Apakah hasil tes nya sudah keluar Dok? apakah hasil nya memuaskan?" tanya Zefan tak sabaran.


"Sabar sedikit lah Bro" sahut Andra sambil menyikut lengan Zefan.


Semua orang di sana hanya menggeleng melihat tingkah Zefan dan Andra.


"Baiklah, saya akan membacakan hasil tes HLA Bapak Zefan" Dokter tersebut lalu membuka map yang sedari tadi ada di genggaman nya. "Hasil dari tes HLA Bapak Zefan disini bertuliskan 98% positif. Jad..."


"Alhamdulillah" ucap mereka bersama-sama hingga memotong ucapan Dokter tersebut yang masih membacakan hasil tes nya.


"Lanjut Dok" kata Zefan.


"Jadi, karena hasil nya positif, kita bisa langsung masuk ke tahapan selanjutnya" jawab Dokter tersebut.

__ADS_1


"Tahap apa lagi untuk selanjutnya Dok?" tanya Aliya.


"Tahapan selanjutnya adalah menjalani kemoterapi atau radioterapi selama lima sampai tujuh hari ke depan" jelas Dokter.


"Lah, kenapa lama sekali Dok. Sedangkan kemarin ketika Zakri mengabari saya, waktu paling lama nya hanya tiga hari, kenapa sekarang malah hampir seminggu?" tanya Zefan dengan serius, ia sudah sangat khawatir dengan kondisi putra nya jika kelamaan melakukan transplantasi nya.


"Itu hanya ucapan Dokter supaya keluarga pasien cepat mencari orang untuk pendonor nya. Lebih cepat, lebih baik bukan??"


...***...


Like👍


Favorit ❤


Komen 📩


Hadiah🎁


Vote 🖤


Maaf yah, episode ini lebih sedikit kata-kata nya.


...Bersambung... ...

__ADS_1


__ADS_2