
Tampak di brankar Rumah Sakit seorang wanita yang sedang terbaring lemas. Dengan di temani oleh seorang pria, yang entah merupakan kekasih nya atau hanya sekedar teman dekat nya.
"Lebih baik kamu segera memberitahu semua orang terdekat mu, melihat kondisi kamu yang semakin memburuk!!" ucap pria tersebut dengan tiba-tiba setelah ia benar-benar sudah sangat prihatin akan kondisi wanita tersebut.
"Aku sudah tidak memiliki orang terdekat Lang! hanya kamu tinggal seorang" jawab wanita tersebut dengan lesu kepada pria yang bernama Galang tersebut.
Pria yang bernama Galang tersebut benar-benar makin kasihan kepada wanita tersebut. Ia sudah mengetahui segala perbuatan yang pernah di perbuat oleh wanita yang merupakan sahabat nya sewaktu mereka sama-sama bersekolah di luar negeri.
"Aku benar-benar bingung harus membantu mu seperti mana lagi, aku sudah tidak tau harus berbuat apa-apa! aku ingin melakukan ini itu, selalu kamu larang. Aku hanya bisa mengikuti semua yang kamu inginkan" jawab Galang menatap penuh iba kepada wanita itu.
"Kamu tidak usah memikirkan aku Lang! ini semua sudah karma ku yang terlalu banyak membuat kesalahan terhadap orang lain, aku sudah terlalu jahat sampai memisahkan dua orang yang saling mencintai, akkk akku benar-benar jahat Lang!! hikss... mungkin yang aku sekarang sudah alami ini adalah ucapan ku yang sudah berbohong demi menghancurkan hubungan mereka Lang!!" ucap wanita tersebut dengan berlinangan air mata penuh penyesalan.
"Apa kamu tidak ingin meminta maaf kepada mereka dahulu? apa kamu tidak ingin jika pergi dengan keadaan sudah di maafkan oleh orang yang sudah pernah kamu jahatin?" tanya Galang mencoba memujuk wanita tersebut supaya mau untuk memberitahu kepada orang terdekat nya.
Wanita tersebut tiba-tiba langsung terdiam mencoba merenungi perkataan sahabat nya itu.
"Aku ingin... tapp tapiii..."
"Tapi apa Bil?"
Yah, wanita yang sedang terbaring di dalam Rumah Sakit tersebut adalah Bilqist. Seperti ucapan nya kepada Aliya dan Zefan yang berbohong jika dia mengidap penyakit kanker darah, ia benar-benar mengidap penyakit seperti yang di ucapkan nya itu.
Ucapan adalah doa, yah begitulah.
"Aku malu Lang!! aku malu kepada Aliya dan Zefan! aku sudah berhasil membuat mereka bercerai!! padahal jika yang aku lihat dari tatapan mata mereka, terlihat jelas! kalau mereka berdua itu benar-benar saling mencintai dan menyayangi satu sama lain. Dan karena rencana jahat ku, mereka berdua akhirnya berpisah!! aku sudah terlalu jahat Lang!! aku sangat jahattttt" jerit Bilqist histeris.
"Kamu tidak usah memikirkan soal malu-maluan Bil!! yang terpenting sekarang mereka semua tau tentang keadaan mu, dan mereka bisa memaafkan kamu dengan ikhlas Bil!! supaya kamu tidak di hantui oleh rasa bersalah Bil"
Namun Bilqist tetap tak bergeming mendengar perkataan dari Galang, ia tetap bersikukuh dalam pendirian nya. Bahkan, kedua orang tua Bilqist pun tidak ada yang mengetahui tentang kondisi Bilqist tersebut. Galang lah yang hanya di beritahukan tentang penyakit nya itu, dan Galang pun terpaksa harus terbang dari tempat tinggal nya yang berada di luar negeri untuk mendatangi Bilqist yang di rawat di salah Satu Rumah Sakit.
"Tolong ambilkan aku buku dan pena Lang!" suruh Bilqist kepada Galang.
"Untuk??"
"Sudah berikan saja! nanti kamu juga akan tau apa yang akan aku lakukan"
"Berhubung di sini tidak ada barang yang kamu minta itu, aku pamit keluar untuk membeli nya dulu" ucap Galang yang hendak melangkah ke luar, namun langsung di cegat oleh ucapan Bilqist.
"Jangan keluar pliss... minta sama perawat atau dokter yang ada disini saja" mohon Bilqist kepada Galang.
"Okee"
***
***Jangan pernah bilang cinta...
Jika kamu tak mampu setia
Jangan pernah bilang rindu...
Jika cinta mu itu palsu
...(Aliya Eka Pramesti)...
__ADS_1
Setelah hari-hari berlalu, kini hubungan antara Aliya dengan Zakri semakin menjadi lebih dekat. Mereka juga sudah mulai terbuka satu sama lain.
Hari ini mereka di cemaskan oleh keadaan Furqan yang tiba-tiba mendadak panas.
Bibir nya Furqan bahkan sudah mulai agak kebiruan, Aliya sudah benar-benar syok karena melihat anak nya yang sudah sangat memprihatinkan itu.
"Ayo Dek!! segera langsung kita bawa ke Rumah Sakit" ucap Zakri yang langsung menggendong Furqan menuju mobil nya, yang di ikuti Aliya dari arah belakang.
Setibanya di Rumah Sakit Zakri langsung berteriak memanggil dokter yang berada di sana.
"Sabar yah Nak!! kamu pasti bisa bertahan" ucap Aliya sambil mengelus kepala Furqan yang tertutupi oleh topi bayi nya.
Mereka langsung pergi menuju ruangan UGD dengan intruksi dari salah satu perawat yang ada di sana.
"Maaf, Bapak dan Ibu dilarang untuk ikut masuk" ucap perawat tersebut ketika sudah sampai di depan pintu ruangan UGD.
Aliya dan Zakri hanya pasrah mengangguk mengiyakan ucapan perawat tersebut.
Setelah hampir cukup lama menunggu hasil dari Dokter yang menangani Putra nya itu, Dokter nya pun muncul dari arah dalam.
"Orang tua dari Baby Furqan?" tanya Dokter yang menangani Furqan.
"Iyah Dok benar, bagaimana kondisi anak kami Dok?" tanya Zakri yang benar-benar sudah sangat khawatir akan kondisi Furqan.
Aku sungguh semakin kagum kepada mu Mas!!
"Ayok kita bicara di ruangan saya saja, ini benar-benar harus segera di tindaklanjuti, jika tidak! nyawa Putra Bapak dan Ibu tidak akan selamat"
Deggg......
"Setelah saya periksa, Anak Bapak dan Ibu kekurangan sum-sum belakang nya, maka dari itu kita harus segera melakukan transplantasi sum-sum belakang yang hanya bisa di lakukan oleh ayah kandung dari sang Bayi. Mungkin kita bisa langsung segera melakukan transplantasi nya, karena Bapak merupakan Ayah kandung nya kan?"
Deggg..... cobaan apa lagi ini Ya Allah
"Mmm... saya bukan Ayah kandung nya pula Dok!! apakah itu tidak bisa di lakukan oleh orang lain Dok?" tanya Zakri berharap.
"Mungkin ada Pak! akan tetapi,akan lebih susah jika kita harus mencari orang yang sama memiliki tulang sum-sum belakang tersebut, hanya akan lebih cepat dengan tulang sum-sum belakang milik sang Ayah kandung. Dan sebenarnya, jika kita melakukan transplantasi tersebut, akan sedikit membawa dampak buruk bagi sang pendonor, seperti nyeri pinggang dan pinggul, sering cepat kelelahan, nyeri otot, dan sakit kepala. Mayoritas pendonor sumsum tulang belakang, sebanyak lebih dari 98,5 persen, akan kembali pulih dalam beberapa minggu. Sebagian kecil--sekitar 2,4 persen-- pendonor mengalami komplikasi serius akibat anestesi atau kerusakan tulang, saraf, atau otot di daerah pinggul mereka. karena tubuh nya yang tidak terlalu kuat karena sudah melakukan transplantasi tersebut" jelas sang Dokter.
Author tuh gak paham yang soal beginian, author harap kalian mengiya-iyakan saja yah!! ;v
"Apa masih ada waktu untuk melakukan transplantasi tersebut Dok?"
"Berhubung Bapak dan Ibu tadi langsung cepat membawa nya kesini, jadi Bapak dan Ibu masih memiliki waktu untuk melakukan transplantasi tersebut. 3 hari lagi paling lambat, dan saya harus menyampaikan sisi buruk nya, jika kita tidak berhasil melakukan transplantasi yang dikarenakan sang Ayah yang tidak mau untuk melakukan transplantasi tersebut, maka kita harus ikhlas merelakan Baby Furqan pergi menghadap sang kuasa"
"Kami akan segera melakukan transplantasi tersebut Dok!!" jawab Zakri mantap.
"Ayo Al, kita segera menemui Zefan! karena hanya ia yang bisa membantu kita untuk saat ini"
"Bagaimana jika Mas Zefan tidak mau Mas?" tanya Aliya khawatir.
"Pasti dia akan mau. Furqan itu anak kandung nya, pasti dia tidak akan rela jika anak nya menderita"
"Kami titip Bayi kami Dok" kata Zakri kepada Dokter tersebut.
__ADS_1
"Sudah menjadi kewajiban kami untuk menjaga pasien Pak" jawab Dokter tersebut.
Aliya dan Zakri pun pergi untuk meninggalkan Rumah Sakit tersebut menuju ke Rumah nya Zefan.
Ketika mereka berjalan di lorong Rumah Sakit, tiba-tiba penglihatan Aliya menusuk ke salah satu ruangan yang sedikit terbuka. Ia seperti mengenali seseorang yang tengah terbaring di brankar tersebut.
Bilqist!! yah itu adalah Bilqist!!
Oke yang kemarin meminta visual pemain di novel ini, langsung saja saya kasih yah...
Zefannya Raka Aditama
Aliya Eka Pramesti
Zakri Al Fatih
Aldo Rahardian Pramesta
Andra Pradifta
Aska Dwi Khairi
Anggi Navina
Fauzan Al Ghifari
...***...
Like👍
Komen📩
Vote 🖤
Hadiah🎁
Maaf yah baru segitu dulu Para pemeran pemain nya....
__ADS_1
...bersambung......