Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
56


__ADS_3

Semenjak ucapan yang di lontarkan oleh Umi nya Zakri, membuat Aliya dan Zakri dilanda ke canggungan. Bahkan, untuk bertegur sapa pun kini mereka sama-sama takut untuk berbicara duluan.


Pagi telah tiba, kini sudah waktu nya untuk Zakri kembali ke Pondok Pesantren menjalankan tugas nya sebagai guru di sana. Ketika Zakri berpamitan kepada semua orang yang ada di rumah nya, tiba-tiba saja Furqan menangis sangat kencang, ia seakan-akan tidak mau jika Zakri pergi meninggalkan nya.


Padahal masih seminggu loh umur nya Furqan, tapi ia seolah-olah sudah mengerti jika diri nya akan di tinggal pergi oleh orang yang sudah sangat ia sayangi.


Mereka semua kembali terkejut melihat Furqan yang menangis sangat kencang tersebut. Padahal dari tadi ia anteng-anteng saja tidak rewel. Namun, ketika Zakri izin pamit untuk pergi bekerja, ia langsung tiba-tiba menangis kembali.


"Sayang! kenapa kamu menangis kembali? apa kamu tidak mengizinkan paman Zakri untuk pergi bekerja? sudah yah, kamu jangan nangis dong!! nanti kalau kamu tidak mengizinkan paman Zakri bekerja! paman Zakri tidak bisa dong belikan kamu susu lagi... sudah yah.... cup.. cup... cupp" kata Aliya mencoba menenangkan bayi nya itu. Tiba-tiba ia tersentak kaget karena baru sadar akan ucapan nya barusan, ucapan nya itu seperti mengandung ucapan kepada suami nya yang akan berangkat bekerja, tetapi tidak di izinkan oleh sang anak.


Astagfirullah! alasan macam apa itu yang aku katakan kepada anak ku??


Zakri pun yang mendengar ucapan Aliya itu mendadak sangat senang. Ia seperti merasa sedang di layani oleh istri dan juga anak nya sebelum berangkat untuk bekerja.


"Sudah lah Zak! kamu tidak usah bekerja dulu! kamu ambil cuti deh enam hari!! sekalian kamu juga membantu mempersiapkan acara selapanan Furqan untuk nanti malam" ujar Abi nya Zakri.


"Benar tuh nak! kamu tidak usah bekerja dulu yah! tuh juga lihat baby boy mu tidak mengizinkan kamu untuk berjauhan dengan diri nya" kata Umi nya menggoda Zakri.


Tetapi bukan hanya Zakri saja yang memerah karena ucapan Umi nya itu, Aliya pun sama merah nya seperti Zakri karena mendengar ucapan yang menurut nya itu hanya candaan.


"Udah dong Mi godain nya!! liat tuh muka Bang Zakri dan Kak Aliya!! sudah memerah karena malu... hahahha!! Umi jangan coba jodoh-jodohin Bang Zakri dengan Kak Aliya lagi!! Kak Aliya kan belum resmi bercerai dengan suami nya!! mungkin secara agama sudah, tetapi kan secara hukum belum resmi!!" kata Fanya yang seakan-akan tau tentang Aliya.


"Umi tidak menggoda mereka Fanya!! Umi hanya berbicara sesungguhnya kok" jawab Umi nya santai.


"Sudah-sudah!! kalian berdua malah berantem pula jadi nya! gak malu apa?sudah besar masih saja suka berantem tidak jelas" tegur Abi nya Zakri.


"Putri kamu tuh Bi yang salah!!"


"Istri Abi tuh yang deluan!"

__ADS_1


"Uwek... uwekk... janan beyantem dong!! puyeng ni kepaya dedek!!" bukan bayi nya Aliya yang berbicara, melainkan Zakri yang dengan iseng nya pura-pura menjadi seorang bayi untuk menghentikan pertengkaran yang pasti nya nanti tidak akan ada habis nya.


Mereka semua pun langsung mendelik dan memberi tatapan membunuh nya ke arah Zakri. Sedangkan Zakri hanya memandang acuh, seraya memutar bola mata nya jengah.


***


Zefan kini tengah nampak bersiap-siap untuk memulai hidup baru nya. Ia sudah rapi dengan fashion nya, mencoba untuk pergi mencari pekerjaan baru. Namun, sebelum ia pergi, ia mencoba mencari tempat tinggal Aliya sekarang. Ia mencari Aliya bukan untuk meminta maaf apalagi meminta rujuk, ia justru ingin memberikan surat pengadilan yang sudah selesai di urus nya.


Ia pun mencoba mendatangi ke rumah orang tua nya Aliya. Beruntung, ia masih memiliki mobil Aliya yang terparkir di garasi rumah nya. Setibanya di sana, Zefan tidak menemukan siapa-siapa. Pemikiran Zefan, jika Aliya tidak ada di sana, lantas dimana Aliya tinggal sekarang?


Zefan pun mencoba mencari data-data Aliya di akun sosmed milik Aliya. Namun tetap nihil, di sana tidak terpampang kronologi Aliya. Hanya ada postingan tentang ceramah agama saja, yang tanggal pengiriman nya sudah lumayan lama.


Aliya tidak bermain sosmed lagi?


Zefan pun akhirnya memutuskan untuk mencari pekerjaan untuk nya dahulu, ia berharap juga bisa bertemu dengan Aliya barangkali di tengah jalan.


***


Karena berita yang tersebar itu, membuat kedua orang tua nya sangat marah karena kelakuan putri yang sangat mereka banggakan itu. Mereka berdua sangat terpukul karena tidak menyangka jika putri mereka menjadi orang ketiga diantara hubungan Zefan dengan istri nya.


Mereka bukan tidak mengenal Zefan, hanya saja mereka tidak mau putri nya menjadi seorang wanita yang jahat karena sudah membuat pasangan suami istri sampai bercerai. Mereka juga tau jika Zefan adalah mantan kekasih sang putri, tetapi karena mereka sudah mengetahui kalau hubungan Zefan dengan putri nya sudah selesai, dan juga Zefan yang sudah menikah, membuat mereka melarang keras-keras untuk Bilqist supaya tidak mendekati Zefan.


Namun kini yang mereka dapatkan, mereka harus menelan ludah nya susah-susah karena tau kalau putri nya itu menjadi perebut suami orang.


"Sudah Bilqist katakan!! kalau Bilqist itu tidak bersalah!! yang salah itu cewek tersebut karena sudah berani merebut Zefan dari Bilqist!! bahkan sampai menikah dengan Zefan, kekasih Bilqist!!" kata Bilqist membela diri nya.


PLAKK... sebuah tamparan ia dapatkan lagi di pipi kiri nya, yang tadi juga sudah mendapatkan satu tamparan di pipi kanan nya.


"Sudah ayah bilang, Zefan itu bukan jodoh mu!! kamu jangan coba-coba merusak rumah tangga dia!! lelaki bukan cuma dia aja!! kamu bisa mencari lelaki lain Bil!!" bentak ayah nya Bilqist

__ADS_1


"Bilqist hanya mencintai Zefan!! Bilqist tidak rela jika ia di miliki oleh perempuan selain Bilqist!!"


"Jaga mulut kamu Bilqist!! sepertinya Ibu dan Ayah sudah sangat salah mendidik kamu, sehingga kamu bisa menjadi perempuan sejahat ini!! jangan menjadi perempuan egois yang merusak kebahagiaan perempuan lain!! karma itu ada Bil!! nanti pasti nya kamu yang akan merasakan kembali seperti apa yang di rasakan oleh perempuan itu!! (Aliya) , coba kamu pikirkan! jika kamu sudah menikah dengan Zefan! dan tiba-tiba Zefan kembali kepada mantan istri nya itu!! seperti ia kembali kepada mantan kekasih nya, padahal ia sudah memiliki istri? bagaimana rasanya?? pikir kan Bil!! kamu pikirkan itu semua!!! yang hanya mantan kekasih nya saja, ia bisa untuk berpaling! apalagi dengan mantan istri nya, yang sekarang sudah menjadi ibu dari anak kandung nya" kata Ibu nya Bilqist panjang lebar sambil terisak-isak.


"Zefan tidak akan melakukan itu kepada Bilqist!! Zefan itu sudah sangat mencintai Bilqist! jadi tidak mungkin dia melakukan hal seperti itu!!" kata Bilqist ngotot.


PLAKK... kali ini Ibu nya yang gantian menampar pipi Bilqist.


"MULAI SEKARANG KAMU BUKAN PUTRI KAMI LAGI!! JANGAN PERNAH ANGGAP KAMI SEBAGAI ORANG TUA MU!! PERGI SEKARANG DARI RUMAH KAMI!!" teriak Ibu nya Bilqist yang akhirnya sudah sangat tidak kuat dengan kelakuan Bilqist.


***


"Belum saja aku turun tangan, ia sudah di hajar habis-habisan oleh orang tua nya! cihh, tunggu saja penderitaan yang akan datang dari ku" ucap seorang pria yang sudah mengetahui hal yang terjadi dengan Bilqist.


...***...


Up lagi nih kan😅


Like👍


Komen📩


Hadiah🎁


Vote🖤


Favorit ❤


...To back continue......

__ADS_1


__ADS_2