Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
66


__ADS_3

Author tuh kemarin sudah Up, gak tau tuh tumbenan lama kali di review nya, maaf yahh;)


Happy Reading......


******


Di sinilah, tampak Zefan yang sedang menggendong sang bayi kandung dalam pelukan nya, setelah terakhir kali ia menggendong bayi nya ketika Furqan di lahirkan, dan di situ Zefan mengazankan nya. Ia kini tengah berada di ruangan Furqan di rawat. Setelah Zakri yang datang menemui nya, untuk memberitahu tentang penyakit yang di derita Furqan, Zefan tak mau ambil pusing. Ia langsung berangkat menuju Rumah Sakit tempat Furqan di rawat.


Ia menatap lekat-lekat Furqan, bayi yang dulu tak pernah ia harapkan kelahiran nya, bayi yang tak pernah ia inginkan, bayi yang juga membuat Zefan semakin lama untuk menceraikan Aliya. Semua karena kehadiran bayi yang sedang di gendongan nya itu.


Apa ini ucapan ku dulu yang tidak menginginkan kehadiran nya? sehingga sekarang Allah mengabulkan ucapan ku untuk mengambil Furqan?


"Kamu pasti sembuh Boy, kamu anak laki-laki! kamu pasti kuat, kamu pasti bisa menghadapi sakit mu, apapun akan Papa lakukan untuk kesembuhan mu Nak" ucap Zefan sambil menciumi tangan kanan Furqan, sedangkan tangan kiri Furqan sudah terpasang selang infus. Tak terasa air mata Zefan sudah mengalir dengan sendiri nya, tiba-tiba rasa penyesalan dari dalam diri nya muncul lagi. Penyesalan yang sudah menceraikan Aliya, yang membuat ia harus jauh dari anak kandung nya sendiri.


Di tengah kesedihan nya itu, tiba-tiba datang Dokter yang menangani Furqan, menghampiri Zefan.


"Selamat sore Pak!"


"Sore Dok"


"Apakah Bapak merupakan ayah kandung dari Furqan?" tanya Dokter tersebut sambil melirik Zefan dari bawah kaki sampai atas kepala.


Seperti nya mereka menikah muda, pantas saja mereka sudah bercerai. Pasti karena belum dewasa jadi mereka sering berselisih pendapat.


"Iya Dok, saya ayah kandung nya"


"Bisa kita bicara sebentar Pak? tapi tidak di sini, di ruangan saya lebih baik" ucap Dokter serius seraya mengajak Zefan untuk ke ruangan nya.


"Ayo Dok, saya juga ingin menanyakan tentang proses transplantasi sum-sum belakang tersebut" jawab Zefan.

__ADS_1


"Mari Pak!" Zefan hanya mengikuti Dokter tersebut dari belakang.


Seketika sampai di ruangan Dokter tersebut, alangkah kaget nya Zefan ketika melihat banyak orang yang sudah berkumpul di sana. Ada kedua orang tua nya, ada Aliya dan Zakri, Andra, dan dua orang lagi yang tidak ia kenali, sepasang paruh baya (Orang tua nya Zakri).


"Maaf sudah menunggu lama" ucap Zefan dengan sungkan nya.


"Tidak apa-apa" sahut mereka semua.


"Baiklah, apa sekarang saya bisa mulai menjelaskan proses transplantasi sum-sum belakang itu?"


Mereka semua mengangguk mengiyakan. Mereka memasang pendengaran nya dengan sangatttt sangatttt teliti.


"Transplantasi sumsum tulang adalah prosedur untuk memperbarui sumsum tulang yang rusak dan tidak lagi mampu memproduksi sel darah yang sehat. Transplantasi sumsum tulang disebut juga transplantasi sel induk atau sel punca (stem cell). Kenapa saya lebih memilih untuk yang mendonorkan nya adalah ayah kandung nya? itu karena saya akan memakai proses transplantasi alegonik, yang dilakukan dengan menggunakan sel induk darah dari orang lain yang berasal dari relasi dengan hubungan darah"


Mereka semua benar-benar menyimak apa yang di jelaskan oleh Dokter tersebut.


"Apa selain proses itu, ada lagi proses lainnya Dok?" tanya Zakri.


"Ada, yaitu proses transplantasi autologus, yang dilakukan dengan cara menggunakan sel induk darah yang di ambil dari sumsum tulang tubuh pasien itu sendiri. Pada transplantasi autologus, sel induk darah biasanya diambil sebelum pasien menjalani prosedur kemoterapi atau radioterapi. Karena yang sekarang menjadi pasien masih bayi, jadi semestinya kita menggunakan proses yang pertama kali saya jelaskan" jelas Dokter tersebut.


"Apa ada efek samping dari transplantasi itu Dok?" tanya Zefan yang kini sudah mulai sedikit takut untuk menjalankan hal begituan. Suntik saja aku takut, apalagi ini transplantasi-transplantasian. Akh, Zefan sudah mulai kalut.


"Efek samping dari transplantasi tersebut pastilah ada, akan tetapi yang lebih banyak mendapat efek samping nya adalah si pasien yang menerima donor tersebut. Sedangkan si pendonor hanya akan merasa pusing, nyeri pada bagian pinggang dan pinggul. Adapun efek samping yang umum dialami seseorang ialah sakit tenggorokan atau mual ringan dan muntah" jelas Dokter tersebut dengan benar-benar serius.


"Dalam hal ini, jumlah sumsum yang disumbangkan juga tidak akan melemahkan tubuh seorang pendonor, atau bahkan melemahkan sistem kekebalan tubuhnya. Karena jumlah rata-rata sumsum yang disumbangkan hanya sekitar satu liter, itu hanya sebagian kecil dari total sumsum seseorang" sambung Dokter tersebut.


"Apakah prosesnya di lakukan secara bertahap??" kini Aliya yang bertanya.


"Yah, benar sekali! ada serangkaian pemeriksaan yang mesti di lakukan sebelum seseorang mendonorkan sumsum tulang belakangnya kepada orang lain. Pertama, kami akan mencari donor yang cocok dengan tipe jaringan pasien, khususnya tipe jaringan human leukocyte antigen (HLA). HLA adalah protein--atau penanda-- yang ditemukan pada sebagian besar sel dalam tubuh seseorang. Semakin dekat kecocokan antara penanda HLA pasien dan donor, maka semakin baik bagi pasien. Dalam proses pengambilan cairan sumsum tulang belakang, kami akan melakukan pembedahan dengan memberikan anestesi terlebih dahulu kepada pendonor. Ini dilakukan agar selama proses operasi berlangsung, pendonor tidak akan merasakan sakit karena ada dalam kondisi tidur. Setelah itu, kami akan menusukkan beberapa jarum untuk menarik sel-sel sumsum dari belakang tulang panggul. Proses itu berlangsung sekitar satu jam"

__ADS_1


Zefan sudah bergidik ngeri membayangkan jarum suntik yang akan masuk ke tubuh nya. Demi sang anak! ia tetap semangat berjuang!!


Hahaha, mungkin ini karma mu Zef, yang dulu sudah menceraikan Aliya saat sedang sakit-sakit nya, karena habis melahirkan (batin Andra)


"Setelah seluruh pemeriksaan selesai, dan pasien serta pendonor di nyatakan siap, kami akan melanjutkan proses selanjutnya, yaitu dengan proses persiapan dengan memasukkan kateter ke pembuluh darah vena di leher ataupun di dada. Kateter tersebut di gunakan untuk memasukkan sel punca darah dan obat-obatan. Selama perawatan berlangsung, kateter akan tetap berada di dalam tubuh pasien"


Mereka semua mendadak takut ketika Dokter tersebut menjelaskan kateter akan tetap berada di dalam tubuh pasien.


"Sel punca yang masuk ke dalam tubuh pasien akan masuk ke sumsum tulang dan akan mulai berkembang biak untuk menghasilkan sel darah yang sehat. Proses ini berlangsung selama 10-28 hari setelah transplantasi, yang biasanya di tandai dengan meningkatnya sel darah putih"


"Apa tidak bisa di cepatkan hari nya Dok?" tanya Mama nya Zefan.


Dokter tersebut tersenyum mendengar pertanyaan dari Mama nya Zefan yang menurut nya sangat aneh untuk di tanyakan.


"Apakah kalian tidak ingin mengetahui efek samping yang bisa saja di alami oleh Baby Furqan?" kali ini Dokter tersebut yang bertanya kepada mereka semua.


"Memangnya apa Dok efek samping nya?" sahut Abi nya Zakri.


"Tiap pasien mengalami efek yang berbeda-beda, beberapa pasien mungkin hanya demam, mual, nyeri dan sakit kepala. Akan tetapi, pasien juga bisa mengalami komplikasi serius, seperti infeksi, katarak, menopause dini, kemandulan, pendarahan organ dalam, tumbuh nya sel kanker baru, kegagalan transplantasi, serta kerusakan organ" jelas Dokter tersebut.


DEGGG.....


...***...


Tadi ada yang nanya, umur author berapa? umur author masih 15 years kakak....


Like👍 komen📩 favorit ❤ hadiah🎁 vote🖤 dan bintang lima nya yah kak....


...Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2