Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
43


__ADS_3

Tepat seperti janji nya, Zefan pun kini telah mengajak Aliya untuk berkunjung ke rumah nya Aldo. Kini mereka sedang dalam perjalanan menuju kediaman Aldo dan Sinta. Tak beberapa lama, mobil yang di kendarai Zefan dan Aliya pun telah sampai di tempat tujuan.


Ketika sampai di depan pintu rumah Aldo, tak lupa Zefan dan Aliya mengetuk pintu dan mengucapkan salam.


"Assalamu'alaikum, bang Aldo kak Sinta ada di dalam kan" teriak Aliya dari arah luar.


Semenjak Sinta menikah dengan Aldo, Aliya pun kini sudah mengganti nama panggilan Sinta, yang awal nya adalah 'Mbak' kini telah berganti menjadi 'Kakak'.


CEKLEKK.. Pintu udah di buka dari dalam.


"Kakakkkkkk!!!! Liya kangennnnn!!!" kata Aliya mencoba memeluk Sinta erat-erat, namun langsung di hadang oleh Aldo dengan deheman nya.


"Ekhemmm.... kamu mau ngapain?" tanya Aldo menatap tajam Aliya sambil manaik turun kan Alis nya.


"Yah mau meluk lah, emang abang pikir Liya mau ngapain??" Aliya malah berbalik tanya kepada Aldo.


"No!!! tidak ada peluk-pelukan segala!! gak nyadar apa, perut udah besar, udah mau lahiran gitu, masih aja mau meluk-meluk orang lain. Gak kasian apa bayi di perut nya kejepit" kata Aldo yang sudah mengeluarkan keposesifan nya kepada sang adik kesayangan nya itu.


"Nama nya juga kangen" cibir Aliya kesal.


"Bee! kalau di bilangin itu jangan melawan, ingat! bang Aldo itu lebih tua loh dari pada kamu, jadi kamu harus sopan terhadap yang lebih tua" Zefan pun angkat bicara. Dengan menajamkan kata-kata tua nya.


Aldo pun yang mendengar ucapan Zefan seketika melotot kan mata nya. Ia kesal karena Zefan sudah menyindir diri nya.


"Tua-tua gini, aku masih sangat tampan loh, bahkan aku masih bisa cari istri lima lagee" kesal Aldo. Sinta yang mendengar ucapan dari suami nya pun langsung mencubit pinggang Aldo dengan kuat.


"Aduuuuuhhh, sakit tau yank" Ucap Aldo sambil mencibirkan bibir nya.


"Mangkanya jangan asal jeplak aja kalo ngomong!!" jawab Sinta dengan ketus.

__ADS_1


"Ayo Liya!! kita masuk saja ke dalam, tinggalkan saja mereka berdua di sini" kata Sinta yang langsung menggandeng tangan Aliya dan membawa nya masuk ke dalam rumah nya.


Sinta pun lalu mengajak Aliya untuk duduk di sofa ruang keluarga nya. Setelah menikah, Aldo dan Sinta tinggal di rumah mendiang kedua orang tua nya Aldo, sedangkan untuk rumah tempat tinggal Sinta dahulu, kini telah mereka sewa kan kepada seorang remaja kuliahan.


"Kak! dari pada kita cuma berdua kayak begini, mendingan kita menelfon Anggi dan Fauziah datang kesini, sekalian kita ngumpul-ngumpul bareng. Kan sudah lama juga kita tidak berkumpul bersama sama" kata Aliya mengeluarkan ide nya.


"Wahh benar juga kata kamu Liyy, yaudah sekarang kamu telefon saja mereka suruh datang kesini, bilang sama orang itu yah, sebelum berangkat kesini! mampir dulu di supermarket, suruh mereka membeli daging! biar kita nanti barbequean bersama" ujar Sinta dengan antusias nya.


Tak lama mereka berbincang, datang lah kedua kutu kumpret. Siapa lagi kalau bukan Zefan dan Aldo. Karena Sinta masih sangat kesal dengan Aldo, ia pun yang tadi nya tertawa dengan Aliya, karena melihat kemunculan Aldo dan Zefan pun langsung mengganti aura wajah nya menjadi lebih dingin.


Aldo pun yang sangat tau dengan raut wajah yang di tampilkan oleh istri nya pun langsung menelan ludah nya kasar. Ia sangat faham, jika wajah istri nya seperti itu, tanda nya ia berarti sedang dalam mode merajuk. Aldo pun langsung mendatangi Sinta dan langsung menggenggam kedua tangan Sinta.


"Sayang.... udah dong ngambek nya. Aku tadi cuma bercanda loh, suer gak boong. Mana mungkin aku berpaling dari kamu, orang yang sangat-sangat aku cintai" ucap Aldo sambil mengangkat jari telunjuk dan jaringan tengah nya membentuk angka dua ✌, tanda ia sedang berjanji.


'Ini gara-gara kamu yah Zefan!! kalau kamu tadi tidak menyindir aku, mana mungkin aku berbicara seperti tadi, dan istri ku tidak akan ngambek dengan ku, tunggu pembalasan aku yah Zefan!!" kesal Aldo, namun ia hanya berani mengungkapkan kekesalan nya di dalam hati nya.


"Oke! aku mau nanti malam Aliya nginap disini!! dan aku mau juga Aliya tidur nya bareng aku" kata Sinta dengan ketus nya, walaupun sebenarnya di dalam hati nya, ia sudah tertawa-tawa melihat ekspresi Aldo dan Zefan yang menurut nya sangat lucu ketika mendengar permintaan dari diri nya itu.


"APAA!!!" kompak Zefan dan Aldo dengan suara yang berteriak.


"MANA BISA AKU TIDUR KALAU TIDAK MELUK ALIYA,"


"MANA BISA AKU TIDUR KALAU TIDAK MELUK SINTA" Lagi-lagi mereka ngomong dengan dengan sangat kompak nya.


"No bantah-bantah!!" kali ini Aliya yang berucap dengan tegas nya. Tanpa memikirkan perasaan kedua cowok tersebut.


Sinta pun langsung mengedipkan mata nya ke arah Aliya, mereka pun lalu tertawa puas di dalam hati nya karena bisa mengerjai suami mereka tersebut.


***

__ADS_1


Berbeda di tempat lain, nampak lah seorang wanita yang sedang duduk di sofa rumah nya. Ia terlihat sedang sangat bahagia, karena sebentar lagi rencana kedua nya akan berhasil. Karena cara kedua ini merupakan cara yang sangat wow menurut nya.


Tak beberapa lama, handphone nya berbunyi tanda ada seseorang yang menelfon nya.


"Bagaimana? apa kamu sudah menguras surat-surat yang aku perintahkan?" tanya wanita tersebut kepada orang yang menelfon nya itu.


^^^"Sudah lengkap semua bos, jangan lupa bayaran besar nya untuk kami, segera siapkan uang nya, karena sebentar lagi anak buah saya akan mengantarkan berkas surat-surat nya ke rumah anda bos!" jawab orang yang ternyata adalah suruhan dari wanita tersebut.^^^


"Bagus! saya sudah menyiapkan uang dan bonus untuk kalian, jadi kalian tenang saja! asalkan pekerjaan kalian bagus, saya akan memberi gaji yang besar dan plus sekalian bonus untuk hasil kerja kalian" kata wanita tersebut dengan senyum simpul nya.


^^^"Soal itu, bos tenang saja. Kami benar-benar melakukan nya dengan sangat teliti. Bahkan surat nya terlihat seperti surat asli, tidak seperti surat imitasi" jawab orang suruhan nya itu.^^^


Telfon pun di matikan sepihak oleh wanita tersebut.


"Kali ini aku yakin rencana ku berhasil 100%, aku yakin kamu akan kembali kepada ku seperti dulu lagi, aku tidak akan membiarkan siapapun itu yang akan merebut mu dari hidup ku, kapan pun itu! sampai aku mati sekalian!" wanita tersebut bermonolog sendiri. Ia sudah membayangkan ending yang bahagia dari rencana kedua nya kali ini.


...❀❀...


Like πŸ‘


VoteπŸ˜…


Rate πŸ–5 nya


dan juga komen πŸ“©


Mampir di novel baru aku yah, dengan judul 'Biduan Dangdut Pemikat hati' πŸ˜…


...To back continue.......

__ADS_1


__ADS_2