
Karena tepukan di punggung nya, dan belaian jemari Aldo di Kepala nya, membuat hati Aliya merasa adem dan damai, seakan-akan masalah yang kian pilu di hadapi nya, seketika menghilang, karena pelukan Aldo yang seperti memindahkan masalah nya ke diri Aldo.
"Dek, sebentar lagi kawan abang datang bersama adik nya untuk menjenguk kamu, agar kamu tidak kesepian disini" kata Aldo seraya melepaskan pelukan nya.
"Sahabat abang cewe yah??? Hayoo jujur, sahabat atau sahabat???" Goda Aliya
"Kamu ini yah, mentang-mentang abang gak pernah ngenalin cewek ke kamu, jadi kamu ngeledek abang iyah kan?? Sahabat abang yang mau datang itu yah cowok lah, cuma dia datang bersama adik cewek nya, jadi nya kamu nanti bisa bersahabat dengan adik dia. Adik dia juga barusan melahirkan, cuma nasib dia juga tidak baik, ia hamil di luar nikah dan sang cowok nya tidak mau bertanggung jawab, sedangkan orang tua nya kini juga tidak menganggap dia sebagai anak lagi, untung ada abang nya yang selalu disisinya" jelas Aldo panjang lebar kepada Aliya.
"Yaampun kasihan sekali bang, nasib dia tidak jauh seperti aku yah kan bang??" tanya Aliya lirih
"Suttt... kamu tidak boleh berbicara seperti itu, ada abang yang akan selalu melindungi kamu, tidak akan abang biarkan satu orang pun yang bisa menyakiti kamu dek, kamu adalah permata termahal abang, kamu yang abang punya satu-satunya, janji abang kepada mu dek, dan abang tidak akan menikah sebelum kamu bahagia dulu dek" kata Aldo lembut.
"Terkadang abang berfikir gini,kenapa nasib abang dan kawan abang itu miris sekali,mungkin itu ujian kami sebagai abang yah?? yang harus menjaga dan melindungi adik nya dari orang yang mau berbuat jahat kepada kalian" lanjut Aldo.
"Uhhh sayang abangg" kata Aliya
"Abang juga sayang aliya, Cupp" Aldo mencium pucuk kepala Aliya dengan lembut.
Tokk... Tok.... Suara ketukan pintu dari luar.
"Iyah tunggu" jawab Aldo dari dalam
"Bentar yah dek abang liat dulu siapa yang datang" Kata Aldo kepada Aliya
Krekkk... Aldo pun membuka pintu tersebut dan mendapati sahabat serta adik nya berdiri didepan pintu.
"Eh kalian sudah datang, mari silahkan masuk" Aldo pun mempersilahkan mereka masuk kedalam.
__ADS_1
"Siapa yang datang bang??" Tanya Aliya
DEGGGG.....
"Eh kamu" Serentak Aliya dan sahabat nya Aldo.
"Eh kalian sudah saling kenal??" tanya Aldo heran.
"Belum kenal sih, cuma pernah gak sengaja berjumpa saja" Bukan Aliya yang menjawab, melainkan sahabat nya Aldo.
"Yasudah kalau begitu kenalin Zan ini adek gue Aliya nama nya, dan kenalin dek ini sahabat abang Fauzan namanya, kalau ini namanya Fauziah adik nya Fauzan" Jelas Aldo memperkenalkan
"Ya Allah Terima kasih engkau telah mengabulkan do'a hamba untuk bisa bertemu kembali dengan wanita ini, kalau boleh hamba meminta lagi, boleh kah wanita ini engkau takdirkan untuk menjadi pasangan hidup hamba" Batin Fauzan dalam hati, ia sangat senang bisa bertemu lagi dengan wanita yang selalu menjadi buah fikiran nya akhir ini, setelah pertemuan tidak sengaja itu.
"Kenapa abang yah?? kok kayak nya dia sangat bahagia jumpa dengan perempuan ini?? Atau jangan-jangan perempuan ini lagi yang disukai oleh bang Fauzan??" Monolog Fauziah dalam hati.
"Iya, salam kenal balik Aliya" jawab Fauziah tersenyum.
"Mbak, anak nya cewe atau cowo??" Tanya aliya lagi
"Bayi nya cewe liyy, cantik seperti mama nya,, hehehe" Jawab Fauziah bercanda.
"Hahaha, memang benar kok mbak, mama nya memang cantik, kan semua perempuan cantik mbak, gak mungkin kan ganteng" canda Aliya juga
"Ternyata perempuan ini mudah bergaul dengan orang yang baru di kenal nya" batin Fauzan yang terus memandangi Aliya sedari tadi.
Aldo pun yang melihat tatapan mata sahabat nya, yang selalu memandangi adik nya sampai tidak berkedip pun langsung angkat suara.
__ADS_1
"EKHEMM, mentang-mentang udah saling kenal, bisa-bisanya kami berdua disini di anggurin" Kesal Aldo dengan Mencebikkan bibir nya.
"Hehe maaf yah abang-abang, gak nampak kalo ternyata disini ada dua cowok ganteng toh" mendengar candaan Fauziah, mereka pun tertawa bersama.
"Akhir nya kamu tertawa bebas lagi dek, abang sungguh sangat bahagia melihat kamu melupakan kesedihan mu seperti ini, Abang janji dek, abang akan membuat kamu selalu tertawa lepas seperti ini terus kedepan nya" Ucap Aldo dalam hati.
"Oh iya bang, Kok mas Zefan gak kembali kesini lagi sih??" Tanya Aliya pada Aldo, sambil memandangi arah pintu.
"Mungkin suami kamu lagi mengurus pekerjaan kantor nya dek" Jawab Aldo.
DEGGGG... Fauzan yang mendengar Aliya sudah mempunyai suami, hati nya langsung sakit bagai tertusuk ribuan duri.
"Lah kenapa tuh ekspresi bang Fauzan?? kenapa dia langsung lemas gitu ketika bang Aldo nyebut kata SUAMI?? Apa benar abang gue suka sama Aliya, dan ia sakit hati karena mengetahui kalau aliya sudah mempunyai suami" batin Fauziah, sambil menerka-nerka isi hati abang nya.
"AKU DISINI"
π£π£π£π£π£π£π£π£π£π£π£π£π£
Babayyyyy πππ
Likeπ
Komen π©
^^^Salam manisπ^^^
...To back continue... ...
__ADS_1