
^^^"Bercerai? tapi kenapa mas? kenapa kamu tiba-tiba mendadak menceraikan aku di situasi seperti ini? apa kesalahan yang aku lakuin sama kamu mas?" tanya Aliya yang langsung kaget dari sebrang telefon. ^^^
"Sudah!! kamu tidak usah banyak bertanya!! aku segera ke sana, dan aku harap kamu bisa menjelaskan semua nya kepada ku!!" jawab Zefan sambil mematikan sambungan telefon nya sepihak.
Zefan pun segera pergi ke tempat dimana Aliya di rawat. Awal nya Zefan tidak mengizinkan Bilqist untuk ikut bersama nya menjumpai Aliya. Namun, karena paksaan dari Bilqist, dan juga kata dokter yang menyatakan kalau luka-luka yang di alami Bilqist pun tidak parah, hanya kaki nya saja yang terkilir, akhir nya Zefan pun membolehkan Bilqist untuk ikut bersama nya.
Tak berselang beberapa lama, akhirnya mobil yang di naiki Zefan dan Bilqist pun sampai di Rumah Sakit tempat Aliya melahirkan. Mereka langsung menuju ke kamar tempat Aliya di rawat.
Zefan pun langsung membuka pintu ruangan rawat Aliya, tanpa mengetuk dan mengucapkan salam dahulu. Entahlah, Zefan kini seperti nya sudah di rasuki oleh iblis yang sangat mengerikan.
"Mmm... mas Zefan??" kaget Aliya melihat Zefan yang langsung tiba-tiba menyelonong masuk ke dalam kamar nya.
Pandangan Aliya kini beralih kepada Bilqist yang tengah duduk di kursi roda nya.
"Ya ampun Bilqist, kamu kenapa? apa yang terjadi kepada mu?" tanya Aliya khawatir.
"Puas kamu kan!!!! ini yang kamu mau kan!!" bentak Zefan.
Hahahha, benarkan aku bilang, aku orang pertama yang akan ngakak melihat hubungan kalian hancur.
"Mak...maksud kamu apa mas?" tanya Aliya bergetar.
"Kamu kan yang sudah merencanakan ini semua!! sampai-sampai Bilqist harus mengalami kecelakaan!! untung saja dia tidak kenapa-kenapa!!! jika tadi sampai ada terjadi sesuatu kepada nya!! kamu sudah aku tuntut dan kamu langsung segera mendekam di penjara!!" ujar Zefan dengan nada membentak.
Seperti nya aku harus beraksi nih.
"Kenapa kamu tega sama aku Liyy?? kenapa kamu bisa sampai ngelakuin ini semua ke aku? apa salah ku sama kamu Liyy?? hikss... hikss... hikss..." kini Bilqist sudah angkat bicara sambil mengeluarkan air mata palsu nya.
Salah apa kamu bilang?? salah kamu karena kamu sudah mengambil hati suami aku!!
__ADS_1
"Sumpah demi Allah!! aku tidak ada melakukan apapun ke kamu Bil!! aku berani bersumpah atas nama Tuhan ku!! aku tidak ada sama sekali merencanakan apapun yang kamu maksud itu mas!! kenapa kalian tega memfitnah aku?? hikss... jelas-jelas aku berada di Rumah Sakit , bisa-bisa nya kalian menuduh aku yang sudah membuat Bilqist kecelakaan!!!" teriak Aliya sambil menangis.
"Sudah cukup!!" bentak Zefan. "Aku sudah tidak mau lagi mendengar penjelasan dari kamu Liyy!! dasar perempuan munafik!! tidak menyangka aku kalau kamu menutupi kebusukan mu di balik sikap mu selama ini!! hari ini juga pokok nya kita sudah resmi bercerai!! tunggu saja surat gugatan yang akan ku kirimkan kepada mu!!" ujar Zefan tegas.
"Maaf buk Aliya!! ini bayi nya sudah bisa di beri ASI" tiba-tiba salah satu perawat datang masuk ke dalam kamar Aliya.
"Baik Sus, terimakasih" kata Aliya tulus.
"Dan untuk anak itu" tunjuk Zefan ke bayi yang di gendong Aliya. "Aku akan membiayai nya" kata Zefan datar.
"Jika itu sudah kehendak mu mas! aku terima! dan untuk anak ini, kamu tidak perlu memikirkan nya! aku bisa mengurus dan merawat nya sendiri tanpa bantuan dari mu. Tapi, bolehkah aku meminta permintaan terakhir kali nya kepada mu mas?" tanya Aliya ragu-ragu.
"Hemm silahkan" jawab Zefan datar. Sedangkan Bilqist hanya terdiam, dengan hati nya yang sudah sangat tersenyum puas karena kemenangan ada di tangan nya. Tidak sia-sia perjuangan dia selama ini. Akhirnya, Zefan akan kembali ke pelukan nya.
"Tolong kamu azani putra aku mas! aku cuma minta itu saja! setelah itu kamu bisa pergi dari sini! dan setelah aku pulih, aku akan langsung mengambil barang-barang ku yang ada di dalam rumah kamu" kata Aliya yang sudah sangat merasakan sesak di hati nya. Ia tidak menyangka sudah menjadi janda di usia yang masih sangat muda.
"Oke.Sini anak itu!" Aliya pun langsung memberikan bayi nya kepada Zefan.
Ya ampun, dia sangat mirip seperti foto aku sewaktu aku kecil.
Zefan pun langsung segera mengazani anak nya tersebut. Setelah selesai, ia langsung memberikan bayi tersebut kembali ke gendongan Aliya.
"Karena sudah selesai, kalian boleh pergi dari sini!! dan untuk kamu mas Zefan!! jangan menuduh seseorang tanpa bukti yang nyata. Kamu bukan nya orang pintar? kamu pasti bisa saja kan menyelidiki kasus ini terlebih dahulu! sudah sekarang kalian pergi dari sini!! aku tidak mau melihat kalian berdua terus-terusan!!" kata Aliya datar. Bahkan, kini air mata nya pun sudah tidak mengalir lagi karena sudah lelah dengan takdir yang di alami nya.
DEGG.... jantung Zefan berdetak sangat kencang mendengar ucapan Aliya.
Kenapa aku bisa sebodoh ini? benar juga yang di katakan oleh Aliya!! kenapa aku tidak menyelidiki ini terlebih dahulu??
Tak mau berlama-lama, Zefan pun langsung mendorong kursi roda Bilqist dan keluar dari ruangan Aliya tersebut.
__ADS_1
Setelah kepergian Zefan dan Bilqist, Aliya kembali histeris meratapi nasib nya yang sangat pahit.
Ya Allah, kenapa cuma sampai disini??
Apa mungkin mas Zefan bukan jodoh yang engkau takdirkan untuk diriku??
Bunda akan selalu menjaga kamu nak!! Bunda akan menjadi sosok ibu dan ayah buat kamu.
***
Aldo yang sudah mendapat kabar dari orang suruhan nya benar-benar sangat marah. Tetapi ia juga bersyukur karena Aliya sudah resmi berpisah dengan Zefan. Aldo tidak mau ikut ke dalam masalah Aliya dulu. Ia hanya cukup memantau dari kejauhan.
"Kalian jangan menampakkan diri kalian di depan Aliya!! buat perusahaan Zefan bangkrut secara mendadak!! buat dia hidup sengsara!! dan untuk Aliya! kalian hanya perlu memantau nya saja. Jika Aliya mencari tempat tinggal, kalian carikan yang benar-benar sangat nyaman untuk di tinggali nya. Hancurkan juga Bilqist!! jangan biarkan dua orang itu hidup senang di atas penderitaan adik ku!!" ucap Aldo dengan orang suruhan nya dari telefon.
^^^"Bos!! Nyonya Aliya sudah membuang kartu yang ia gunakan. Ia sengaja supaya keberadaan nya tidak di ketahui oleh siapapun. Ia juga tidak mau mengabari masalah nya ke Bos dan para sahabat nya" kata orang suruhan Aldo tersebut memberikan informasi yang di dapat nya kepada Aldo. ^^^
"Tidak apa-apa!! yang penting kalian hanya perlu memantau nya saja!! dan jangan sampai ada informasi tentang Aliya yang terlewat sedikit pun. Segera lakukan yang aku perintahkan!! buat Zefan dan Bilqist hancur sesadis-sadis nya!!" Aldo pun langsung menutup panggilan telepon nya.
...***...
Dah Double Up Author Kan?? 😂
Like👍
Komen📩
Hadiah🎁
Vote 🖤
__ADS_1
Favorit ❤
... To back continue... ...