
Suara orang ngaji dari Masjid terdengar di telinga Aliya, Pertanda azan Shubuh akan berkumandang. Aliya pun terbangun dari tidur nya, Sebelum ia turun dari ranjang nya, Ia memandangi wajah suami nya. Mereka tidak pisah tempat tidur ya.
"Betapa indah ciptaan mu ya Rabb, Engkau memberi nya wajah yang tampan, tetapi kenapa hati nya tidak seindah wajah nya??, Semoga kedepan nya kamu bisa membuka pintu hati mu untuk ku dan anak kita mas, kalau kita beneran pisah nanti nya, aku mungkin tidak akan bisa untuk melupakan mu mas" Ucap Aliya lirih
Ia menjelajahi wajah suami nya, dengan jemari tangan nya. Entah itu bawaan sang bayi, atau Aliya yang sedang rindu. Aliya pun lalu turun dan segera ke kamar mandi.
Setelah kepergian Aliya, Zefan pun bangun dari tidur nya. Ia sebenarnya tadi sudah terbangun saat aliya bergerak untuk bangun, Ia pun mendengar semua perkataan aliya.
"Kenapa yah setiap Aliya menyentuh ku, aku merasakan ketenangan yang sangat hangat. Apa aku udah jatuh cinta dengan dia yah?? Rasanya sangat berbeda jika aku dekat dengan dia, sedangkan kalau aku dekat dengan Bilqist aku merasa biasa aja. Aku bingung dengan perasaan ku.... Akhhhh!!" Zefan frustasi lalu menjambak rambutnya.
Aliya yang keluar dari kamar mandi sangat kaget melihat Zefan seperti itu, ia pun segera menghampiri Zefan. Ia dengan cepat menggenggam tangan Zefan.
"Mas kamu kenapa?? Istighfar mass, Ayo kita solat subuh mas, biar kamu juga merasa tenang" Usul aliya
Zefan pun lalu menganggukkan Kepala nya, dan ia pun segera pergi ke kamar mandi.
Mereka pun lalu solat subuh berjamaah. Selesai solat subuh Aliya segera membuat masakan untuk sarapan nya dan suaminya nanti.
Setelah selesai berkutat dengan masakan nya, ia pun menyajikan nya di meja makan. Lalu ia memanggil Zefan untuk sarapan, selesai makan Aliya lalu memberanikan diri untuk meminta izin ke Zefan untuk pergi ke cafe nya.
"Emmm mas,, aku boleh minta izin untuk pergi ke cafe, aku kangen sama suasana cafe, boleh yah mas" Ucap Aliya dengan puppy eyes nya.
"Oh astaga lucu sekali dia seperti itu, dia terlihat menggemaskan" Batin Zefan
"Hem terserah kamu, aku gak peduli kamu mau ngapain aja" Jawab Zefan datar.
"Terima kasih mas" Jawab Aliya tersenyum manis, senyuman nya yang memabukkan.
"Astaga kenapa ia tersenyum seperti itu lagi, bisa-bisa aku diabetes melihat senyuman nya itu, beruntung ya cuma aku yang bisa melihat senyuman nya itu" Batin Zefan
"Eh tunggu dulu, tadi kamu bilang kamu mau ke cafe?? Tempat kamu manggung nyanyi dulu??" Tanya Zefan selidik, pikiran nya terasa kacau saat terlintas Aliya yang pernah dilihat nya manggung terus banyak cowok yang mengaguminya.
"Emm benar mas, sebenarnya itu cafe punya aku, aku nyanyi disana hanya untuk ngilangin bosan aku, tapi aku sekarang gak pernah nyanyi lagi kok mas, aku masih ingat janji kita dulu, jadi aku tidak akan mengingkari nya" Jawab Aliya lembut.
__ADS_1
JETARRRR.... Zefan pun kembali teringat dengan janji yang ia buat dengan aliya waktu dulu. "**Aku berhenti nyanyi di cafe itu, tapi kamu harus janji juga tidak dekat dengan perempuan lain" kata Aliya dulu
"Iya aku janji tidak akan dekat dengan perempuan lain, oke kita deal yah" Jawab Zefan dulu**.
Ia pun menelan ludah nya kasar, ia telah mengingkari janji nya itu, ia takut Aliya akan nyanyi di sana lagi karena ia telah dekat dengan perempuan lain. Ia pun menetralkan hatinya kembali.
"Sekarang terserah kamu, mau kamu nyanyi dimana saja aku tidak peduli, dan jangan kamu ingat janji kita dulu, sekarang sudah tidak akan ada janji-janji seperti itu lagi, karena sebentar lagi kita akan berpisah" Kata Zefan datar.
Aliya kembali sakit hati mendengar perkataan Zefan itu, Ia menahan matanya agar tidak mengeluarkan air mata.
"Ia mas, makasih juga udah bolehin aku nyanyi kembali, karena bernyanyi itu hobi aku. Yaudah mas aku mau pergi dulu" Kata Aliya lalu segera pergi dari sana, ia tidak ingin air mata nya tumpah di depan Zefan.
"Ehh berarti nanti ia akan nyanyi disana lagi dong?? Akhh biarkan sajalah aku tidak peduli, mending nanti aku ajak Bilqist jalan-jalan" Zefan berbicara sendiri.
.....................................
11.00
Aliya pun telah sampai di cafe milik nya, tetapi para karyawan tidak ada yang memberi nya hormat, karena mereka tidak mengetahui kalau perempuan bercadar itu ialah bos nya.
"Mbak Sinta nya ada didalam??" tanya aliya ke pelayan itu
"Mbak siapa yah?? Suara mbak tidak asing sih di telinga saya, tapi siapa yah??" pelayan itu balik bertanya.
Aliya lalu tersenyum mendengar perkataan karyawan nya itu, ia baru menyadari kalau pasti nya semua karyawan disini tidak akan ada yang mengenalinya, karena penampilan baru nya itu.
"Kamu lupa sama saya yah? Saya Aliya" Pelayan tersebut pun kaget bukan main mengetahui hal itu.
"Mm... maaff buk bos.... saya tidak mengenali buk bos tadi" pelayan tersebut sangat takut karena kesalahan nya, ia sangat takut nanti nya akan di pecat.
"Iya saya memaklumi hal itu kok, Kamu tidak perlu gugup begitu. Oh iya mbak Sinta ada di dalam kah??" Tanya Aliya kembali
"Iya buk bos, mbak Sinta ada didalam ruangan nya, Dari tadi mbak Sinta memang nungguin buk bos" Jawab pelayan tersebut.
__ADS_1
"Oke Terima kasih yah, Saya pamit dulu saya mau menemui mbak Sinta dulu, Assalamu'alaikum" Aliya pun pergi meninggalkan pelayan tersebut.
"Waalaikumsalam"
Sesampainya di depan ruangan Sinta, Aliya pun mengetok pintu dan mengucapkan salam.
"Assalamu'alaikum mbak" Kata Aliya dari luar.
"Waalaikumsalam, iya tunggu sebentar" Jawab Sinta dari dalam.
CEKLEKKK... Sinta pun bingung dengan orang yang datang keruangan nya ini, Ia berfikir perempuan bercadar ini adalah pelanggan nya yang akan complain.
"Maaf ada apa ya?? Apakah pelayanan kami disini ada kesalahan??" tanya Sinta
"MBAKK, INI AKU ADEK MBAKK, AKU ALIYA" Aliya pun langsung memeluk Sinta dengan erat
"AAAAA... TERNYATA KAMU ALIYA,,, kamu sangat berbeda sekarang sayang" Balas Sinta.
"Hehehe, aku gak diizinin masuk ke dalam nih?? Gak kasihan apa lihat bumil berdiri lama-lama??" Kata Aliya ke mode manja nya.
"Owhh astaga, maafin mbak. Sangking senang nya mbak sampai lupa nyuruh kamu untuk duduk, ayo sayang kita masuk kedalam"
Aliya pun masuk kedalam dengan Sinta di samping nya.
πππππππππππππππ
Babayyyy πππππ
Like π
Komenπ© karena itu penyemangat aku untuk UP... π π
Selalu dukung aku yah.... ππ
__ADS_1
To Back Continue....