Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
20


__ADS_3

Setelah merasa badan nya cukup membaik, aliya pun sudah di perbolehkan untuk pulang kerumah nya kembali. Aldo sebenarnya menyuruh Aliya untuk tinggal di rumah nya dulu, karena ia takut akan kondisi adik nya kalau berada di rumah Zefan. Namun, Aliya menolak keras ajakan abang nya itu, ia ingin mencoba berjuang untuk Zefan kembali mencintai nya lagi, itu alasan yang diberikan nya kepada Aldo.


Aldo pun terpaksa harus tetap menuruti kemauan adik nya itu, walaupun dalam hati kecil nya iya benar-benar tidak rela harus berpisah dari adik nya, apalagi karena kejadian semalam di rumah sakit, ia semakin membenci Zefan, dengan blak-blakan semalam Zefan datang bersama Bilqist untuk menemui Aliya.


Flashback Start...


"SAYA DISINI" Zefan pun masuk kedalam kamar Aliya, dengan bersama Bilqist di gandengan tangan nya.


"APA-APAAN KAMU ZEFAN!!! SIAPA DIA??" Tanya Aldo marah.


"Oh iyah, perkenalkan bang dia kekasih ku, kami sudah dari kecil bersama, dan seharusnya yang aku nikahi itu dia, bukan Aliya" Jelas Zefan santai


"APA KAMU BILANG!!! KURANG AJAR KAMU!! KALAU TIDAK KARENA ADIKKU DI JODOHKAN DENGAN MU, MANA AKAN MAU DIA MENIKAH DENGAN LAKI-LAKI BAJINGAN SEPERTI KAMU!!! YANG RELA MENELANTARKAN ISTRINYA DAN MALAH MEMILIH MASA LALUNYA!!!" Teriak Aldo


Aliya sudah tidak sanggup untuk berbicara lagi, ia hanya menggenggam tangan abang nya, agar tidak terjadi pukul memukul seperti yang terjadi kemarin waktu dirumah nya.


Sedangkan Fauzan dan Fauziah sangat kaget. Karena, yang mereka pikir pernikahan Aliya sangat harmonis, namun dugaan mereka ternyata salah, mereka sangat kasihan kepada Aliya karena mempunyai suami yang tega berselingkuh di depan diri nya langsung. Tapi, sekarang mereka jadinya tahu kalau aliya itu adalah wanita yang sangat kuat.


"Saya tidak perduli dengan dia,, karena saya tidak mencintai nya sama sekali. Saya menerima dia jadi istri saya, itu semua karena untuk melampiaskan kekesalan saya kepada Bilqist yang harus pergi ke luar negeri, dan sekarang Bilqst sudah kembali, jadi nya tidak perlu lagi saya untuk pura-pura mencintai nya, saya kemarin ingin menceraikan dia, tapi karena dia sedang hamil, jadi terpaksa saya harus bersabar untuk menunggu dia sampai melahirkan baru bisa saya menceraikan nya" Jelas Zefan panjang lebar. Bilqist hanya tersenyum di lengan Zefan.


"Bagus, kalau kamu mau berpisah dengan adik saya, saya sangat mendukung jika kamu menceraikan nya, dan saya akan mencarikan lelaki yang pantas untuk Aliya, dan yang mau nerima anak dari kamu yang tidak kamu anggap sama sekali!!! Ingat Zefan, Penyesalan selalu datang terlambat, sebelum kamu menyesalinya nanti, lebih baik kamu berfikir dari sekarang!!!" kata Aldo tegas

__ADS_1


"Saya tidak peduli akan itu semua!!! Dan jangan harap kalau aku akan mengakui itu anak ku!! Karena yang pantas mengandung anak ku adalah Bilqist, bukan dia" Tunjuk Zefan ke Aliya.


DEGGGG..... Hati Aliya sudah hancur berkeping-keping, sesak dada, sesak jantung, itu sekarang yang dirasakan nya.


Fauzan yang dari tadi bersabar, namun sekarang sudah emosi melihat tingkah Zefan, Ia sangat tidak suka ada pria yang membentak perempuan, apalagi perempuan nya itu Aliya, orang yang singgah dihati nya.


"Dari tadi saya masih bersabar yah sama anda, namun sekarang saya sudah tidak bisa bersabar lagi melihat kamu membentak wanita!!" Fauzan angkat bicara.


"Oh kamu siapa?? mau coba jadi pahlawan untuk Aliya??" Tanya Zefan sinis


"Kalau kamu nanti nya meninggalkan Aliya, aku orang pertama yang akan merebut hati dia untuk ku, dan kamu pasti akan sangat menyesal, karena menyia-nyiakan berlian seperti Aliya" jelas Fauzan


"SUDAH CUKUP!! Mas Zefan jika kamu kesini cuma untuk pamer kekasih mu, lebih baik kamu pulang!! Hiksss......Hiksss....Tinggal kan aku, daripada kedatangan kamu hanya untuk menambah luka hatiku" Aliya bicara dengan isak tangis nya.


Ada desiran hebat ketika Zefan mendengar penuturan Fauzan tadi, hati dia rasanya sedikit nyeri, namun dia tetap menepiskan perasaan nya itu jauh-jauh.


"Gak perlu kamu suruh pun aku akan pergi, ayo BilBill kita pulang" kata Zefan sambil menggandeng Bilqist membawanya keluar.


"Hikssss.... Hiks..... hiks.... Mas Zefan kamu jahattt.... kalau bukan karena anak yang ada di perut aku, mungkin aku sudah lama untuk berpisah dari kamu.... Hikss... " Tangisan Aliya sangat pilu di dengar.


Aldo, Fauzan dan Fauziah pun menenangkan Aliya, mereka juga seperti merasakan apa yang dirasakan oleh Aliya, mereka tau rasa sakit nya, penderitaan Aliya itu.

__ADS_1


Flashback Finish....


Memikirkan itu saja Aldo sudah sangat pusing, dia tidak menyangka kepada orang tua nya, yang tega menjodohkan adik nya kepada cowo seperti Zefan itu.


Aldo pun dengan terpaksa harus mengantarkan aliya kembali kerumah Zefan, setelah sampai di rumah Zefan, Aldo pun berpamitan untuk pergi ke Kantor nya, karena ada urusan mendadak.


"Dek abang pamit dulu, kalau ada terjadi apa-apa sama kamu, cepat hubungi abang. Jika kamu membutuhkan sesuatu, segera hubungi abang yahh, kamu jangan pernah sekali-kali meminta apapun kepada Zefan!! Ingat yah dek, jaga kandungan kamu, jangan terlalu bersedih. Cupp" Aldo mencium kening Aliya.


"Iyah abang, pasti selalu adik turuti perintah abang aku tersayang" Canda Aliya


"Yaudah abang pergi, assalamu'alaikum"


"Iyah bang, Hati-hati dijalan. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" balas Aliya.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


To back continue


Like 👍


Komen📩

__ADS_1


__ADS_2