
"Zeff, kan sekarang kamu sudah mengetahui semua kesalah- pahaman yang terjadi di antara kamu dan Aliya" ucap Andra sambil menarik nafas nya. "Apa kamu tidak ingin mengajak Aliya untuk rujuk?" lanjut Andra.
Yups, Zefan kini sudah tinggal bersama dengan Andra di tempat tinggal nya Andra, itu semua terjadi atas permintaan Zefan supaya dia tidak semakin menjadi frustasi mengingat hal-hal yang pernah Aliya lakukan di Rumah nya, karena jika ia mengingat nya, membuat ia semakin merindukan Aliya dan selalu di hantui oleh rasa bersalah yang mendalam.
"Pengen nya aku sih kayak gitu" jawab Zefan lesu.
"Lah terus? kamu takut Aliya tidak memaafkan kamu? aku rasa Aliya akan memaafkan kamu deh, apalagi Aliya itu perempuan yang tidak suka menyimpan dendam" ujar Andra memberikan pendapat nya.
"Kalau soal memaafkan aku sih mungkin iya, tapi.... kalau soal rujuk, huh" Zefan membuang nafas nya kasar. "Kayak nya nggak akan mungkin deh" lanjut nya dengan senyum kegetiran.
"Kenapa kamu bisa berbicara seperti itu? kamu tau dari mana kalau Aliya tidak mau rujuk dengan mu?" tanya Andra sambil memicingkan mata nya sebelah.
"Kamu belum tau yah kalau Aliya itu sudah menikah lagi? bahkan aku hadir di pesta nya itu"
"APA!!" teriak Andra sangat-sangat terkejut. Ia benar-benar tidak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh Zefan.
Secepat itu Aliya melupakan Zefan??
"Kamu serius Zef, Aliya benaran sudah menikah lagi? dengan siapa? kapan? kenapa bisa secepat itu dia menikah? apa dia sudah benar-benar melupakan kamu? wahhh.... ternyata Aliya merupakan perempuan yang sangat mudah moveon yahh" ucap Andra sambil tersenyum sambil geleng-geleng kepala tidak percaya dengan Aliya yang sebegitu cepat nya untuk membuka lembaran baru.
"Aku serius. Dia menikah dengan Abang kelas nya sewaktu sekolah di Mesir. Dua hari yang lalu ia menikah. Kalau soal melupakan aku... kayak nya aku belum yakin sih, aku tidak percaya kalau Aliya secepat itu bisa melupakan aku" jawab Zefan dengan mencoba untuk tetap tegar.
"Kamu yang sabar yah! kalau Aliya itu jodoh yang Allah berikan untuk mu, sejauh mana pun ia pergi, ia akan tetap kembali kepada mu" Andra mencoba menyemangati Zefan sambil menepuk pundak Zefan.
"Aduhhh...." tiba-tiba saja kepala Zefan terasa sakit. Ia tiba-tiba kembali mengingat memori di masa lalu nya sewaktu ia masih kecil.
"Aku dan Aliya akan bersama terus, kami tidak akan berpisah, kami akan selalu bersama hingga kami besar"
"Kamu itu Putri kecil aku Al, dan aku adalah Pangeran kecil kamu"
__ADS_1
"Al!! ayo coba tangkap aku"
Brukkkkk... mobil menghantam mereka berdua yang sedang berlarian di jalan raya. Hingga kecelakaan pun terjadi menimpa Zefan dan Aliya kecil.
"Aliyaaa!!!!" "Zefan!!!!" teriak mereka berbarengan, setelah itu mereka pun pingsan tak sadarkan diri.
"Al.... Allliyaaa...." Zefan berkata sambil memegangi kepala nya yang terasa sangat sakit sekali.
"Kamu kenapa Zeff? ayo kita segera ke Rumah Sakit" kata Andra yang sudah sangat panik melihat Zefan yang tiba-tiba sakit kepala.
"Aliya Ndraa, hikss.... hikss.... Aliya itu Putri kecil ku" ucap Zefan yang sudah menangis dan tidak mempedulikan ajakan Andra untuk ke Rumah Sakit.
"Maksud kamu?"
"Aliya itu Putri kecil ku Ndraa!! kami sudah dari kecil selalu bersama, hikss... kami sudah membuat janji untuk selalu bersama hingga kami besar nanti... aku sangat menyesal sudah melepaskan Putri kecil ku Ndraa!! Aliya itu adalah cinta pertama ku Ndraa" teriak Zefan yang kembali makin frustasi kala otak nya tiba-tiba sudah kembali ingatan nya.
"Maksud kamu apa sih Zeff, aku tidak mengerti sama sekali" ujar Andra yang benar-benar tidak mengerti maksud ucapan dari Zefan.
"Lantas, kenapa kalian bisa seperti orang yang saling tidak mengenal?" tanya Andra yang masih bingung dengan semua cerita dari Zefan. Jika mereka selalu bersama, kenapa mereka bisa menjadi sosok orang yang saling tak mengenal satu sama lain saat mereka pertama kali bertemu??
"Pada saat kami bermain lari-larian, kami tidak menyadari jika kami sudah berlari sampai ke jalan raya, sehingga ada mobil yang lewat dan menyebabkan kecelakaan yang menimpa kami, dan setelah itu aku sudah tidak tau lagi apa yang terjadi. Aku sama sekali tidak mengenal Aliya, bahkan untuk mengingat nya saja tidak ada sama sekali" jelas Zefan kepada Andra.
Lengkap sudah penyesalan di diri Zefan, ia sudah benar-benar kehilangan istri yang tak lain adalah cinta pertama nya, dan Putri kecil nya.
"Apa kamu menyesal Zeff?" tanya Andra menatap Zefan lekat-lekat.
Zefan pun menganggukkan kepala nya seraya berkata, "Aku sungguh sangatttt sangat menyesal Ndra!! akk.. akkuu benar-benar ingin mengulang semua nya dari awal Ndra, hikss... hikss... kenapa aku begitu bodoh Ndra?? kenapa Ndra? kenapa??" tanya Zefan sambil menggoncang tubuh Andra dengan menggoyangkan kedua pundak Andra.
"Kamu harus bisa ikhlas melepas Aliya Zeff!! sudah cukup Aliya menderita karena kamu!! dan sekarang sudah waktu nya Aliya untuk bahagia, jangan kamu ganggu kebahagiaan dia Zeff!! kamu harus ikhlas Aliya bahagia dengan orang lain" Andra mencoba untuk menahan emosi nya, padahal ia sudah sangat ingin mencekik Zefan sampai mati saat itu juga, saat ia melihat Zefan yang menangis karena sangat menyesal sudah melepaskan Aliya, yang tak lain cinta pertama nya.
__ADS_1
Sekarang saja kamu menyesal!! kemarin-kemarin kemana saja?? ;v
***
Di sebuah Rumah yang mewah nan megah, tampak sepasang paruh baya yang sedang berargumen untuk memenangkan pendapat nya.
"Mama merasa ada sesuatu hal buruk yang terjadi dengan Putra kita Pa!!" ucap wanita yang merupakan istri dari pria paruh baya tersebut.
"Mama kenapa sih masih memikirkan anak itu!! biarkan saja dia merasakan karma yang mungkin sudah datang kepada nya" jawab sang Suami yang masih sangat marah tatkala mengingat segala perlakuan yang sudah di perbuat oleh Putra nya itu.
"Bagaimana pun dia tetap Putra kita Pa!! dia cuma anak kita satu-satunya!! walaupun Papa benar-benar sangat membenci nya, tapi tidak dengan Mama Pa!! Mama yang sudah mengandung nya sampai sembilan bulan!! Mama yang sudah bertaruh nyawa untuk melahirkan dia Pa!! Papa bisa seperti itu karena Papa tidak merasakan apa yang Mama rasakan hikss...." ucap wanita tersebut dengan tangis kerinduan nya dengan sang Putra.
"Bukan nya kita dulu sama-sama sangat menginginkan seorang anak Pa? apa Papa tidak ingat perjuangan kita untuk bisa memiliki anak? kenapa Papa sekarang bisa membuang nya begitu saja?" tanya nya pada sanga Suami.
"Bukan seperti itu maksud Papa Ma!! Papa..." belum selesai ia berbicara, sudah di potong oleh istri nya.
"Cukup!! Mama capek Pa!! Mama mau mencari Zefan dan mengajak nya untuk kembali tinggal bersama Mama! kalau Papa tidak setuju dengan Mama, Mama yang akan tinggal di Rumah Zefan. Seharusnya kita menjadi sosok motivasi buat Zefan Pa!! seharusnya kita membantu dia dalam menyelesaikan masalah nya!! bukan malah kita mengusir dan membiarkan ia dengan sendiri di dalam kegalutan masalah nya" Setelah mengucapkan perkataan yang membuat suami nya sampai bungkam, Mama Zefan pun pergi meninggalkan Papa Zefan yang masih mematung.
Sebenarnya kedua orang tua Zefan sudah mengetahui penyebab Zefan dan Aliya sampai bisa bercerai. Mereka lalu juga sangat marah karena tau, kalau yang menyebabkan perpecahan rumah tangga Zefan dan Aliya itu adalah Bilqist, wanita yang pernah mereka anggap sebagai anak kandung mereka.
Benar yang di katakan Mama!!
...***...
Maaf baru up!!
Ada yang mencari Bilqist ga?? Bilqist nya aku buat masih istirahat sebentar. 😂
Like👍, Komen 📩, favorit ❤,hadiah🎁, vote 🖤
__ADS_1
...Bersambung.... ...