Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
78


__ADS_3

Kesedihan, isak tangis, kehilangan menyatu menjadi satu pada sore hari itu. Tampak sudah di tanah makam keramaian orang memenuhi pemakaman untuk ber takziah. Bukan hanya para kerabat dan tetangga yang hadir di sana, bahkan hampir seluruh khalayak yang mengenali sosok Zakri telah hadir di sana untuk ber takziah. Aliya, sosok istri yang di tinggalkan sudah hampir lima kali jatuh pingsan. Aliya benar-benar seperti tidak berniat untuk melanjutkan hidup nya lagi, di tinggalkan oleh orang yang amat di cintai dan di sayangi nya membuat ia sangat bersedih. Untung saja Aldo dan Sinta langsung segera meluncur ke Rumah Aliya. Aldo menjadi tempat bersandar untuk Aliya saat ini. Sedangkan Keandra tengah di asuh oleh Sinta.


Sama dengan Aliya, Keandra seakan-akan merasakan kepergian Zakri, terbukti dari tangis nya yang meraung-raung dan susah untuk di diamkan.


Abi, Umi dan Fanya juga benar-benar sangat terpukul karena kepergian Zakri yang mendadak itu. Mereka pada tidak menyangka jika Zakri pergi secepat itu meninggalkan mereka semua. Pria yang menjadi kebanggaan mereka bertiga kini telah pergi meninggalkan mereka untuk selama lamanya.


Setelah selesai proses pemandian dan penyhalatan jenazah Zakri, kini pun saat nya jenazah Zakri untuk segera di makamkan. Aliya yang melihat proses itu hanya menatap dengan pandangan kosong tanpa air mata yang mengalir. Aliya tidak mau meneteskan air mata nya lagi, ia tidak mau jika jenazah suami nya itu batal hanya karena air mata yang keluar dari kedua mata nya. Karena yang memandikan jenazah suami nya itu adalah diri nya sendiri. Ia melakukan itu dengan upaya melayani sang suami untuk yang terakhir kali nya.


"Siapa yang bersedia memandikan jenazah nya?" tanya salah satu ustadz yang menangani Zakri.


"Saya Us, saya istri nya. Saya yang akan memandikan jenazah suami saya!" Jawab Aliya, walaupun keadaan nya yang sudah sangat kacau, ia tetap bersikeras untuk memandikan jenazah sang suami.

__ADS_1


Ketika saat memandikan, air mata Aliya di saat itu langsung berhenti dengan sendiri nya. Walaupun kenyataan pahit yang ia dapat kan, ia harus ikhlas melepas sang suami kembali kepada sang Ilahi.


**


Setelah proses pemakaman nya selesai, Orang-orang pun pergi meninggalkan tempat pemakaman itu. Hanya Aliya beserta keluarga nya lah yang masih berada di sana. Karena hari yang sudah hampir maghrib, mereka pun berniat beranjak pergi dari sana, namun Aliya tidak mau bergeming dari duduk nya yang saat ini sedang duduk di samping tanah gundukan Zakri sambil memegangi papan nama nisan nya.


"Liyy, ayo kita pulang sayang! kamu harus ikhlas dengan kepergian Zakri supaya ia di sana bisa tenang meninggalkan kita semua. Umi juga sebenarnya sangat sedih dan begitu terpuruk dengan kenyataan ini semua, namun Umi yakin ini semua adalah skenario Allah yang nanti nya akan berakhir indah. Kamu harus tabah, kamu tidak boleh terjatuh! ingat ada Keandra yang sangat-sangat butuh dirimu saat ini" ucap Umi Zakri memberi nasihat sambil memegang pundak Aliya dengan lembut.


"Iyah Liyy, kamu yang kuat yah! kami semua tau kalau kamu itu adalah wanita yang kuat dan hebat, mangkanya itu Allah menguji kamu dengan semua ini. Allah memilih kamu, karena Allah tau kalau kamu itu adalah hambanya yang mampu menghadapi ujian dari nya. Kita pulang yah Liyy! kasian Keandra masih rentan bila terkena angin luar" kali ini Aldo yang turun tangan untuk membujuk Aliya supaya mau pulang bersama mereka.


"Benar Liyy, ayo kita pulang nak! besok kita akan datang kesini lagi! sekarang kita istirahat dulu yah!" ujar Abi nya Zakri.

__ADS_1


"Ayo Liyy, kamu gak kasian apa sama anak kamu yang masih kecil ini! Keandra seperti nya sudah sangat kecapean sama kedinginan ini Liyy!" Sinta juga ikut membujuk Aliya.


Bujukan-bujukan mereka bagai angin lalu bagi Aliya, ia tetap memandangi tanah gundukan Zakri dengan pandangan yang lurus, entah apa yang saat ini sedang di fikirkan nya.


"Mas!!! kenapa kamu pergi secepat ini!! apa kamu lupa dengan janji-janji mu yang bilang kalau kamu tidak akan pernah meninggalkan aku?? dulu kamu pernah berkata jika kamu tidak akan pergi tinggalkan aku apapun keadaan nya!! tapi kenapa!!! tapi kenapa sekarang kamu ingkari janji-janji kamu Mas!!! kamu jahat Mas!!! kamu jahat sama aku!!! aku benci kamu Mas!!! ayo Mas bangun!!! bangun demi aku dan putra kita Mas!!!" teriak Aliya yang sudah mengeluarkan air mata nya kembali.


"Baik Mas, kalau kamu tidak mau bangun, Fixs!!! AKU YANG AKAN IKUT PERGI BERSAMA KAMU MAS!!!!"


...**...


Readers: "Kak, kenapa up nya lama kali?

__ADS_1


Othor: " Heheh otor up nya kalau episode nya udah sampai like nya ke 200 yah, jadi nya kalau mau cepat up cerita nya, jangan pelit sama tombol like nya yah!!😂"


...Bersambung........


__ADS_2