
..." jika kamu rindu seseorang ucapkan lah 'innalillahi wa inna illahi rojiun' itu doa ketika menghadapi dan merindui yang merupakan sebuah musibah, sebab kau merindukan sosok yang tak merindukan mu."...
Tampak di sebuah pemakaman terlihat wanita cantik sedang seraya berdo'a sambil tangannya mengelus nama pemilik batu nisan tersebut. Air mata nya yang sedari tadi sudah ia tahankan supaya tidak keluar, tiba-tiba langsung merembes membasahi pipi cantiknya yang tertutupi oleh kain cadar.
"Assalamu'alaikum Mas. Aku datang lagi, tetapi kali ini aku sendiri. Aku tidak membawa Kean untuk ikut mengunjungimu." Ucap nya lirih.
Ia lalu mengambil surat Yaasin yang berada didalam tas yang dibawanya.
Dimulai dengan membaca Ta'awuz, dilanjutkan dengan kata Basmallah lalu mulailah ia membaca Al-Fatihah, membacakan ayat pembuka dilanjutkan dengan doa ziarah kubur.
__ADS_1
"Mas, aku rindu kepadamu. Aku benar-benar sangat rindu, aku sangat merindukan kebersamaan kita dulu. Apa kamu disana tidak merindukan aku? apa kamu disana sudah bahagia? Kean sudah besar Mas. Ia sudah sedikit pandai berbicara. Ia tumbuh menjadi anak lelaki yang tampan seperti kamu Mas." Wanita tersebut bercerita dengan gemuruh sesak yang menghantam dadanya.
"Aku kesini ingin meminta izin Mas. Ma-maafkan aku Mas hiks hiks. Akk-aku akan kembali dengan Mas Zefan, aku akan menikah lagi dengan nya Mas. Kamu pasti kecewa sama aku 'kan Mas? kamu pasti benar-benar marah karena ketidaksetiaan nya aku padamu 'kan Mas? Maafkan aku Mas, aku melakukan ini semua karena sebab. Kean menjadi alasan aku Mas, Kean butuh kasih sayang ayah dan juga Kiara yang membutuhkan aku sebagai sosok ibu untuk nya Mas."
"Aku janji Mas, aku tidak akan pernah melupakanmu. Aku akan menempatkan namamu di tempat bagian hatiku yang terindah. Akan kujadikan kisah-kisah yang pernah kita lalui menjadi cerita terindah didalam hidupku. Aku mencintaimu Mas"
"Sudah dulu yah Mas, aku tidak bisa berlama-lama. Kean pasti sekarang sedang mencari keberadaanku, aku pamit pulang Mas. Aku cuma meminta satu, tolong kamu jangan membenci aku karena aku yang memilih untuk membuka lembaran baru Mas. Walaupun lembaran baru tersebut aku mulai dengan orang lama". Ucap Aliya, yang diakhiri dengan suara lirih.
Tanpa Aliya sadari, ternyata sedari ia tiba di pemakaman, Zefanya ternyata mengikuti nya. Zefan yang melihat dan mendengar semua curahan hati Aliya menjadi sangat tersentuh. Ia sedikit menjadi takut jikalau nanti ia sudah menikah dengan Aliya, karena Aliya-nya tidak akan membuka hati untuk dirinya, melihat begitu cintanya Aliya kepada mendiang suami nya.
__ADS_1
'Sudah Zef, jangan takut. Yang ia cintai sudah berbeda alam, masak iyah kamu gitu saja langsung down'.
'Mending kamu mundur dari sekarang Zef!! lihat tuh kecintaannya dia terhadap mendiang suami nya. Jangan nanti pas di tengah jalan kamu kecewa lagi, lalu terulang lagi deh kegagalan dalam membina rumah tangga bersama dia'.
Itulah suara desas-desus yang terdengar dari kuping sebelah kanan dan kiri Zefan.
Zefan menggusar rambutnya kasar, seraya menarik nafas panjang. Kali ini ia harus berjuang untuk mendapatkan kembali cinta dari Aliya, ia tidak boleh gampang menyerah.
"Bismillah, Dengan menyebut nama Allah. Aku Zefannya Raka Aditama, akan berjuang untuk kembali meraih rasa cinta dan sayang mu Al!! aku akan membuat lembaran baru yang didalam nya hanya terdapat kebahagiaan, ada air mata tapi air mata kebahagiaan, bukan air mata kesedihan". Ucap Zefan dengan semangat yang memuncak dan keyakinan 100%.
__ADS_1
...***...
Maaf, karena baru bisa up. Semoga bisa memaklumi yah, jangan di hujat yah.... komen nya yang bagus-bagus saja yah🙃🙃