Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
59


__ADS_3

Bilqist pun yang melihat Mama nya memasang muka yang menyedihkan pun mendadak merasa bersalah. Namun, karena keegoisan nya ia tetap tidak mau meminta maaf kepada kedua orang tua nya itu.


"Demi kebaikan kamu! dan supaya kamu berubah! kamu Papa kirimkan ke Pondok Pesantren yang ada di Jawa agar kamu bisa memperbaiki diri mu!! tidak ada penolakan!!" kata Papa Bilqist penuh ketegasan.


"Apa yang anda katakan? apa saya tidak salah dengar! Jelas-jelas kalian berdua sudah tidak menganggap saya sebagai anak kalian lagi!! enak saja kalian menyuruh aku untuk mengikuti perintah kalian!! apa kata kalian tadi? Pesantren?? apa itu Pesantren?? kalian mau memasuki aku kesana, supaya aku bisa menjadi perempuan seperti mantan istri nya Zefan!! iyah!!" bentak Bilqist, ia bahkan sudah tidak lagi menghormati kedua orang tua nya.


"Sudah berani melawan kamu!!" bentak Papa nya Bilqist tak kalah teriak.


"Bilqist tolong nak! di jaga ucapan kamu! Mama sama Papa ngelakuin ini semua demi kebaikan kamu nak!! supaya kamu menjadi perempuan yang tidak jahat!! supaya kamu bisa menjadi terarah!!" Mama nya berucap sambil memelas.


"Sampai kapan pun aku tidak akan sudi untuk menuruti kemauan kalian!! lebih baik aku hidup sendiri! daripada hidup dengan kalian yang seenaknya memerintahkan aku!!" kata Bilqist seraya pergi dari Rumah orang tua nya meninggalkan kedua nya yang masih berada di sana.


"Kamu sudah bukan seperti putri Mama yang Mama kenal Bill!!!" teriak Mama nya dari dalam rumah. Namun, Bilqist tidak menghiraukan perkataan Mama nya, ia tetap melangkahkan kaki nya untuk pergi dari rumah tersebut.


"Pa, putri kita sudah berubah. Dia berubah hanya karena seorang lelaki Pa! Putri yang sudah kita rawat dari kecil, kini tega ninggalin kita Pa! Mama sangat sedih Pa... hikss... Bilqist... Pa... Bilqist hiksss..." ucap Mama Bilqist dengan tangisan kesedihan yang sangat mendalam.


Begitulah hati seorang Ibu, walaupun sudah di perlakukan tidak baik terhadap anak nya, ia masih saja tetap menyayangi dengan ketulusan nya.


"Sudah Ma!! anak seperti dia jangan di tangisi! sudah untung kita mau merawat nya! tapi dia sama sekali tidak tau balas budi! biarkan saja ia hidup bersama lelaki yang di puja-puja nya itu!" jawab Papa nya yang masih tersulut emosi.


***


Sudah satu bulan berlalu, kini semua nya tampak sudah berbeda. Zefan yang kini sudah kembali bekerja di salah satu pabrik roti dengan menjadi karyawan di sana. Sedangkan Aliya, kini sudah menjadi sangat dekat dengan Zakri. Bahkan, kini mereka sudah mulai merencanakan kedekatan mereka ke jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan.


Aliya memang sepenuhnya belum melupakan Zefan, tetapi karena anak nya yang sangat dekat dengan Zakri, membuat ia menerima lamaran dari Zakri untuk menikahi nya, itu semua ia lakukan karena tidak mau menambah dosa karena ia yang terlalu dekat dengan Zakri yang bukan mukhrim nya.


Pernikahan mereka yang akan di langsungkan minggu depan, membuat semua keluarga Zakri benar-benar menyiapkan segala keperluan untuk acara tersebut. Aliya awalnya sudah menolak untuk tidak membuat acara besar-besaran. Tetap saja permintaan Aliya itu sudah di tolak mentah-mentah oleh kedua orang tua nya Zakri.


"Inikan pernikahan pertama untuk anak kami! jadi tidak masalah jika harus membuat acara semeriah ini!" itulah yang di katakan oleh Umi nya Zakri.

__ADS_1


Aliya pun tidak bisa membantah. Ia terpaksa hanya menuruti semua nya. Aliya pun sudah menghubungi Aldo dan Sinta supaya hadir di pesta pernikahan nya itu.


"Dek! surat cerai kamu belum ada di antar Zefan ke kamu kan?" tanya Zakri kepada Aliya.


Semenjak Aliya menerima lamaran dari Zakri, ia pun mengganti panggilan nya ke Aliya dengan Dedek. Kini Zakri, Aliya dan bayi nya Aliya sedang duduk santai di ruangan keluarga rumah Zakri.


"Iyah Mas belum ada! mungkin karena Dedek belum ada berjumpa dengan Mas Zefan" kata Aliya yang sedang menimang Furqan.


"Benar juga yah!" ucap Zakri sambil memanggut-manggut kan kepala nya.


"Mas! Aliya ke kamar dulu yah! Furqan soalnya sudah tertidur, mungkin dia sudah kecapean karena dari tadi bermain sama kamu" kata Aliya dengan diiringi senyuman nya yang masih tertutup dengan cadar nya.


"Owalah kasian nya ini anak Daddy karena kecapean bermain jadi kelelahan sampai udah tidur dia nya... uluh-uluh, selamat tidur Baby Boy! mimpi indah yah" ucap Zakri sambil mencium gemas pipi gembul nya Furqan. Zakri memang sudah sangat sayang sekali kepada Furqan, ia sudah menganggap Furqan seperti anak kandung nya sendiri.


Mas Zakri memang sangat menyayangi anak ku;v


"Iyah udah sana Dek, kasian Furqan nya kalau tidur seperti itu" kata Zakri yang sudah selesai menciumi pipi nya Furqan.


"Waalaikumsalam" balas Zakri dengan senyuman nya.


"Aku tau kamu belum memiliki perasaan kepada ku Al! tapi, aku akan berusaha mendapatkan hati mu, aku akan berusaha membuat kamu hidup bahagia bersama ku dan juga membuat kamu bisa melupakan mantan suami kamu yang sudah menyakiti kamu Al!" monolog Zakri membatin.


***


Rumah megah nan indah, yang di desain dengan warna ungu. Yang biasa nya di tempati oleh suami dengan istri nya. Kini mendadak sunyi sejak sang suami yang sudah menggugat cerai sang istri. Orang di masa lalu yang masih tersimpan nama nya di dalam hati, membuat hubungan mereka harus kandas di usia pernikahan yang masih sebesar biji jagung.


Zefan yang kini mulai merasakan kehilangan Aliya semenjak kepergian nya. Aliya yang biasa nya membantu Zefan menyiapkan keperluan nya sehari-hari, kini sudah tidak ada hal seperti itu lagi. Aliya yang biasa nya memasakkan makanan untuk menghidangkan nya kepada Zefan, kini sudah tidak ada lagi.


Zefan kini mulai termenung merasakan gejolak aneh yang tiba-tiba muncul di dalam diri nya, ia mulai merasa merindukan sosok Aliya dan semua perhatian Aliya kepada nya.

__ADS_1


Benar kata Aliya! aku harus mencari tau semua nya!


Tok...


Tok...


Tok...


Tiba-tiba lamunan Zefan terhenti karena suara ketukan pintu rumah nya.


Zefan pun kemudian langsung pergi untuk membukakan pintu untuk tamu nya yang datang itu.


Mungkin itu Bilqist!


Ceklekkk.... Zefan pun langsung terkejut ketika melihat sosok tamu yang datang ke Rumah nya itu.


"Kamu!! mau apa kamu kesini? mau mencari Aliya?? Aliya sudah tidak tinggal di sini lagi!!" cecar Zefan.


"Aku bukan mau mencari Aliya! aku cuma mau mengambil surat gugatan cerai kamu dengan Aliya!!" ucap orang tersebut.


"Kenapa pula kamu yang meminta nya? apa urusan kamu dengan masalah aku dan Aliya?" ketus Zefan.


"Aku meminta nya karena aku akan menikah dengan Aliya! dan ini (sambil memberikan sebuah undangan), minggu depan resepsi nya! jangan lupa untuk hadir yah! apa kamu juga tidak ingin bertemu dengan putra mu?"


...***...


Gak sesuai dengan keinginan kalian yah? maaf dong!! šŸ˜‚


Pencet tombol LikešŸ‘komen šŸ“© votešŸ–¤favorit ā¤hadiah

__ADS_1


...To back continue... ...


__ADS_2