Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
49


__ADS_3

Pagi telah datang. Sinar nya menyusup tembus menerangi bumi. Kehangatan yang di pancarkan dari sinar nya, membuat setiap siapa saja akan merasakan kehangatan dari sinar nya itu.


Waktu sudah menunjukkan untuk setiap insan akan melakukan aktivas nya. Tak terkecuali Zefan, yang tampak kini sudah terlihat rapi dengan setelan nya. Aliya yang melihat keanehan dari prilaku Zefan pun bertanya-tanya dalam pikiran nya, ada apa gerangan suami nya, kenapa hari ini dia terlihat berbeda?


"Liyy!! hari ini aku mau pergi! kamu jangan mengganggu ku dengan menelfon atau mengirim pesan kepada ku!! kalau kamu butuh sesuatu! kamu tinggal minta tolong sama Mang Didi (Supir pribadi keluarga Aliya)" ujar Zefan kepada Aliya.


DEGGG....


Aliya langsung terkejut mendengar ucapan dari Zefan tersebut. Ia terkejut bukan karena Zefan menyuruh nya untuk meminta tolong kepada Mang Didi. Tetapi, karena untuk pertama kali nya lagi, Zefan memanggil nya dengan nama nya, bukan dengan Bee panggilan kesayangan nya.


Ada apa dengan sikap mas Zefan? kenapa hari ini dia terlihat sangat berbeda sekali?


"Memang nya kamu mau kemana mas? tidak seperti biasa nya kamu pergi. Apa kantor kamu sedang dalam masalah?" tanya Aliya sedikit khawatir.


"Tidakk!! ini bukan urusan kantor. Aku hari ini mau menemani Bilqist pergi berobat!" jawab Zefan jujur. Kemarin Bilqist yang mengajak Zefan untuk pergi bersama nya lagi, dengan alasan ingin pergi berobat.


"Ke... kenapa harus kamu yang mengantarkan nya?" tanya Aliya bergetar.


Ternyata ini penyebab kamu tidak memanggil aku dengan panggilan kesayangan mu itu?


"Sudah!! kamu jangan banyak protes! aku mau Bilqist segera sembuh! mangkanya aku mau mengajak nya untuk pergi berobat!!" jawab Zefan tegas.


Ini kesalahan ku yang sudah memberi izin kepada mas Zefan untuk menemani Bilqist pergi bersama. Baru sehari, mas Zefan sudah langsung merubah sikap nya terhadap ku, hanya karena Bilqist??


"Maaf mass! bukan maksud aku melarang kamu untuk menemani Bilqist pergi berobat! aku hanya takut, jika nanti Bang Aldo tiba-tiba melihat kamu pergi dengan Bilqist! aku takut dia akan marah sama kamu" Ujar Aliya menjelaskan.


"Owhh, kamu belum ku kasih tau yah!! Bang Aldo, Mbak Sinta, Aska, Fauzan, Fauziah, Anggi dan Angga sudah pindah ke Mesir. Jika Bang Aldo dan Fauzan pergi untuk bisnis nya! sedangkan Aska dan Fauziah pindah kesana karena perintah dari Umi nya Fauziah" Mereka semua sengaja tidak memberitahu kepergian nya kepada Aliya, mereka takut Aliya akan bersedih karena sudah ditinggal pergi tanpa memberi kabar kepada Aliya. Mereka tidak mau Aliya bersedih, lalu tiba-tiba terjadi sesuatu kepada kandungan Aliya yang tergolong lemah.


"Yang benar kamu mas?? kenapa di antara mereka tidak ada yang memberi tahu kepada ku? berarti perkumpulan kita di rumah Bang Aldo itu adalah perkumpulan bersama kita yang terakhir?" kaget Aliya sambil menyempatkan bertanya.


"Mereka semua tidak mau membuat kamu bersedih! dan pertemuan yang kamu katakan itu... yah, mungkin benar lah" jawab Zefan datar.


Mereka sebenarnya terlalu sayang kepada ku! tetapi, kenapa mereka semua tega tidak memberi tahu kepada ku kalau mereka akan pergi? jika mereka semua pergi, kepada siapa lagi aku mengadu? siapa lagi yang akan melindungi ku? siapa lagi yang akan selalu memberi ku kata-kata semangat?

__ADS_1


"Terima kasih mas, sudah memberi tahu aku. Yasudah! kalau kamu mau pergi! Hati-hati di jalan. Jaga hati dan mata kamu! assalamualaikum" setelah mengucapkan itu, Aliya pun langsung berlari menuju ke kamar nya.


Apa maksud perkataan nya??


Kenapa terasa sakit ketika Aliya mengatakan seperti itu?


Apa aku menyakiti hati nya lagi?


"Waalaikumsalam" jawab Zefan lirih. Dan setelah itu dia pun segera pergi meninggalkan rumah nya.


Aliya yang berada di dalam kamar, mengintip Zefan dari balik jendela kamar nya.


Kamu benar-benar pergi mas??


***


Jauh di tempat lain, nampak seorang pria sedang terlihat sangat marah. Setelah mendapat kabar dari orang suruhan nya, ia langsung sangat marah mengeluarkan semua amarah nya.


Pria tersebut yang tak lain adalah Aldo, abang kandung nya Aliya. Mendapat kabar dari bodyguard yang di sewa nya untuk memata-matai adik nya dan juga suami nya. Ia langsung sangat murka terhadap Zefan yang kembali menyakiti hati adik nya lagi dengan kembali kepada mantan kekasih nya lagi.


Akan ku pastikan kamu benar-benar menyesal karena terlalu percaya terhadap wanita licik kesayangan mu itu!


Tapi aku juga bahagia dengan kamu seperti ini! dan itu membuat kamu akan cepat segera berpisah dengan adik ku!!


Aku bisa pastikan! jika kamu kembali menyakiti Aliya untuk kedua kali nya lagi, Adikku tidak akan memberi kesempatan lagi untuk kamu kembali kepada nya.


Di tengah kemarahan nya itu, tiba-tiba sangat istri tercinta nya datang menghampiri Aldo dengan ekspresi terkejut melihat Aldo yang dalam keadaan benar-benar sangat marah.


"ASTAGFIRULLAH HAL AZIM!! ada apa dengan kamu mas? kenapa kamu sangat marah seperti ini?" tanya Sinta yang langsung memeluk erat tubuh Aldo. Pelukan, itulah hal yang bisa meluluhkan hati Aldo ketika sedang berada dalam kondisi yang sangat marah.


"Mas!! jawab aku!! kenapa kamu seperti ini? apa ada yang terjadi dengan perusahaan kamu? apa ada yang melakukan korupsi? apa ada pengkhianat?" ucap Sinta dengan bertubi-tubi pertanyaan.


Sedangkan Aldo hanya menggeleng mendengar pertanyaan yang di ucapkan dari mulut Sinta.

__ADS_1


"Lalu, kenapa kamu bisa marah seperti ini mas? tolong cerita kepada ku! jangan pendam masalah kamu sendiri mas! aku istri kamu, ceritalah kepada ku! aku akan menjadi seseorang pendengar yang baik" ujar Sinta dengan membelai pipi Aldo.


"Zefan..." hanya satu kata itu yang di ucapkan oleh Aldo.


Zefan? apa maksud mas Aldo? Apa Zefan kembali menyakiti Aliya lagi??


"Apa yang terjadi dengan Aliya dan Zefan mas??" tanya Sinta yang langsung menangkap kata yang di ucapkan oleh Aldo.


"Zefan kembali menyakiti hati adik ku!! aku sangat tidak terima dengan itu semua" jawab Aldo sekenanya.


Sinta pun sedikit bingung dengan ucapan yang di lontarkan dari mulut Aldo tersebut. Setahu Sinta, Aldo sudah lumayan lama berada di Mesir. Darimana iya tau kabar adik nya yang jauh berada di sana?


"Kamu tau dari mana mas?" tanya Sinta dengan bingung nya.


"Aku menyewa orang untuk selalu memata-matai adik ku! bukan cuma Aliya, Zefan pun juga!!" jawab Aldo dengan tegas.


Ternyata kamu sangat benar-benar menyayangi adik mu mas!! aku sangat kagum kepadamu.


"Rupanya, Zefan melakukan apa lagi kepada Aliya mas?" tanya Sinta yang mulia tersulut emosi juga, karena Aliya yang sudah di anggap nya sebagai adik kandung nya sendiri, kembali di sakiti oleh pria yang tak lain adalah suami dari Aliya sendiri.


"Dia kembali selingkuh kepada Bilqist, mantan kekasih nya itu!!" jawab Aldo geram.


"Kurang ajar sekali dia!! tidak ingat kah dia, waktu dia berjuang untuk meminta maaf kepada Aliya? aku berdoa agar dia juga merasakan sakit yang di alami oleh Aliya!! aku sangat yakin nanti ia pasti akan sangat menyesal karena sudah menyia-nyiakan Aliya!!" kata Sinta yang sudah geram juga mendengar penuturan dari suami nya itu.


...***...


Like 👍


Komen📩


Hadiah🎁


Vote🖤

__ADS_1


Favorit ❤


...To back continue.......


__ADS_2