Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
50


__ADS_3

Setelah hampir setengah harian menemani Bilqist untuk kontrol dengan melakukan auto therapy bersama Dokter pribadi Bilqist yang pasti nya sudah ia sewa dengan harga mahal untuk menjadi dokter pura-pura nya, demi melancarkan rencana nya untuk memisahkan hubungan antara Zefan dengan Aliya.


Yang pasti nya rencana nya itu tidak diketahui oleh siapapun, Zefan saja yang awal nya sangat yakin kalau yang di lakukan oleh Bilqist semua itu hanya sandiwara, kini ia malah menjadi orang pertama yang sudah masuk perangkap rencana Bilqist, hanya dengan perkataan dan air mata Bilqist, Zefan menjadi percaya kalau ternyata semua yang di katakan Bilqist itu benar ada nya. Ia bahkan tidak lagi memikirkan perasaan Aliya yang sangat terpuruk dengan perbuatan nya.


Kini Zefan dan Bilqist sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan. Mengapa mereka bisa sampai di sana? tentu saja atas permintaan dari Bilqist. Bilqist sengaja mengajak Zefan untuk menemani nya agar ia bisa terus berduaan dengan Zefan.


"Zeff!! kita nonton yuk! sudah lama kan kita tidak nonton berduaan?" kata Bilqist sambil menarik tangan Zefan dan membawa nya pergi menuju bioskop.


"Oke! kamu deluan saja yah! aku mau beli cemilan untuk kita nanti di dalam" kata Zefan lalu pergi untuk mencari cemilan.


Di saat Zefan sedang memilih berbagai macam cemilan, tiba-tiba ia tak sengaja menabrak seseorang yang tengah memilih cemilan sama seperti nya.


"Maaf" kata Zefan kepada orang yang di tabrak nya itu.


"Iya tidak apa-apa. Saya juga salah kok karena tidak melihat-lihat saat berj..." ucapan orang tersebut langsung terpotong karena melihat orang yang sudah menabrak nya tersebut.


"Kamu suami nya Aliya kan??" tanya orang tersebut yang tak lain adalah Zakri.


"Iya benar. Kamu kalau tidak salah orang yang sudah merawat Aliya saat di rumah sakit itu kan?" tanya Zefan balik dengan kembali mengingat orang yang tidak sengaja ia tabrak nya itu. "Kamu abang kelas nya Aliya kan kalau tidak salah?" tanya Zefan lagi.


Zakri pun hanya mengangguk sambil tersenyum mengiyakan pertanyaan dari lawan bicara nya tersebut.


"Kamu kesini bersama siapa? Apakah kamu dengan Aliya?" tanya Zakri sambil celingukan melirik ke samping Zefan.


"Akh tidak, aku kesini hanya sendiri! Aliya sedang hamil besar, jadi ia tak bisa ikut bersama ku" jawab Zefan.


"Owh... aku kirain bersama Aliya tadi! kamu kesini bersama perempuan lain yah? aku tidak sengaja pernah melihat kamu jalan dengan perempuan yang pasti nya bukan Aliya! aku cuma mau memberikan saran saja sama kamu! jangan kamu sia-sia kan perempuan seperti Aliya hanya karena orang baru ataupun orang yang pernah di masa lalu mu! perempuan seperti Aliya banyak yang mengejar nya. Aku saja sangat menyesal karena terlambat untuk melamar nya! dan saat aku kembali berjumpa dengan nya, aku harus ikhlas karena dia sudah di miliki oleh pria lain, yang tak lain adalah kamu sendiri. Aliya itu perempuan yang sangat istimewa! kalau kamu ingin melepaskan nya! aku orang pertama yang akan bersedia menggantikan posisi kamu di hati nya! kalau begitu aku deluan yah. Assalamu'alaikum" kata Zakri meninggalkan Zefan yang masih mematung karena ucapan dari Zakri tersebut.


Apa maksud ucapan nya tadi?


Dari mana ia tau kalau aku disini dengan perempuan lain?

__ADS_1


Dia akan menggantikan posisi ku di hati Aliya? tidak akan kubiarkan sampai kapan pun itu!!


Melepaskan? apakah itu sama seperti aku yang ingin menceraikan Aliya??


Tak mau berlama-lama di sana, Zefan pun langsung pergi ke kasir untuk membayar semua barang yang di beli nya. Setelah membayar, ia pun kembali ke bioskop untuk mendatangi Bilqist dengan keadaan hati nya yang sedang di aduk-aduk karena ucapan dari Zakri yang seperti nya langsung menancap di ulu hati nya.


....


Hari berganti hari, dan sekarang hubungan antara Zefan dengan Bilqist pun makin terlihat dekat. Sedangkan hubungan nya dengan Aliya, malah semakin menjauh.


Hari ini adalah hari dimana Aliya di nyatakan akan melahirkan. Ia pun kini sudah berada di salah satu Rumah Sakit dengan seorang diri. Zefan dengan tega nya malah pergi bersama Bilqist untuk berjalan-jalan. Ia sama sekali tidak memikirkan Aliya yang kini siap-siap akan berjuang untuk melahirkan anak dari nya.


Aliya yang mengetahui kalau Zefan sedang bersama Bilqist pun sangat sedih dan kecewa terhadap Zefan. Ia bisa tau kalau Zefan sedang bersama dengan Bilqist, itu semua karena Bilqist yang sudah mengirimkan foto diri nya yang sedang bersama dengan Zefan. Air mata Aliya langsung menetes saat melihat foto tersebut, dan tiba-tiba perut nya langsung terasa sangat sakit. Seperti nya kini waktu nya ia akan segera lahiran. Ia pun langsung memencet tombol untuk memanggil Dokter. Dan tak lama kemudian Dokter pun datang bersama perawat yang akan membantu Aliya untuk melahirkan.


Sedangkan di tempat lain, Zefan tiba-tiba merasa sangat khawatir akan kondisi Aliya. Di tengah kekhawatiran nya itu, Bilqist pun memulai lagi rencana nya.


"Mas, aku pulang deluan yah! kamu sekarang langsung ke Rumah Sakit saja! istri kamu pasti membutuhkan kamu di samping nya saat ini" ujar Bilqist.


"Tidak apa-apa Mas! aku membawa mobil sendiri kok, kalau begitu aku pamit deluan yah Mas" Bilqist pun langsung segera meninggalkan Zefan sendirian di sana.


^^^"Halo Bos! apakah sekarang sudah waktu nya?" kata orang yang sedang menelfon Bilqist. ^^^


"Yah! sekarang jalankan semua nya dengan rapi! jangan sampai ada kesalahan sedikit pun! " jawab Bilqist dari telfon nya.


Setelah kepergian Bilqist, Zefan pun langsung segera menuju Rumah Sakit tempat dimana istri nya akan melahirkan. Di tengah perjalanan nya, tiba-tiba ia mendapat telefon, dan langsung terkejut karena kabar tersebut.


Zefan pun langsung menuju tempat dimana yang di beritahu oleh orang yang menelfon nya tersebut. Ternyata yang menelfon Zefan tadi adalah pihak dari Rumah Sakit yang menyampaikan kalau Bilqist sedang dalam perawatan karena telah terjadi kecelakaan yang menimpa nya.


Tak mau berlama-lama, Zefan pun dengan sangat laju membawa mobil nya. Tak lama kemudian ia pun sampai di Rumah Sakit tempat Bilqist di rawat.


"Pasien yang bernama Bilqist Sandrana Putri di rawat di mana?" tanya Zefan kepada pihak administrasi Rumah Sakit tempat.

__ADS_1


"Sebentar pak! kami cek dulu"


"Pasien yang bernama Bilqist Sandrana Putri berada di kamar melati, jalur VVIP"


"Oke terimakasih"


Sesampainya di kamar Bilqist, Zefan pun langsung memburu Bilqist dengan beribu banyak pertanyaan.


"Kenapa kamu bisa seperti ini Bil? tadi kamu kan baik-baik saja?" tanya Zefan yang langsung menggenggam tangan Bilqist.


"Tadi ada penjahat Mas! kata mereka, mereka adalah suruhan dari Aliya. Aliya sengaja menyewa mereka karena ia sangat marah kepadaku, karena hari ini dia sedang melahirkan, dan kamu malah menemani aku, bukan menemani dia di Rumah Sakit" kata Bilqist sambil terisak.


"KURANG AJAR KAMU ALIYAAA!!!" geram Zefan dan langsung mengambil handphone nya dan segera menghubungi nomor Aliya.


^^^"Assalamu'alaikum mas, kamu ada dimana mas? anak kamu sudah lahir mas! dia ganteng seper..." kata Aliya yang langsung di potong oleh ucapan Zefan. ^^^


"HARI INI JUGA KITA RESMI BERCERAI"


...***...


Hayo siapa yang senang karena Zefan dan Aliya sudah bercerai?? 😂😂


like👍


komen📩


favorit ❤


vote🖤


...To back continue... ...

__ADS_1


__ADS_2