Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
34


__ADS_3

Kabar Zefan dan Aliya sudah berbaikan sudah terdengar di telinga para sahabat Zefan dan Aliya, begitu juga Aldo, yang mendengar kabar tersebut sedikit senang dan juga sedikit sedih.


Di dalam benak Aldo, ia belum membalaskan rasa sakit Aliya ke Zefan, dan kini malah Aliya dan Zefan sudah bersama lagi. Namun sebagai sosok seorang abang yang amat menyayangi adik nya, ia tidak mau egois untuk merusak kebahagiaan Aliya. Ia akan memberikan kesempatan kedua untuk Zefan menebus semua kesalahan nya kepada Aliya, jika nanti dia berulah lagi, maka kali itu Aldo tidak akan memaafkan Zefan dan akan memberi pelajaran yang setimpal untuk Zefan jika dia berani untuk menyakiti Aliya lagi.


Pada hari ini Zefan beserta Aliya dan rombongan nya sedang berkumpul merayakan kembali nya Aliya ke rumah Zefan. Gak tanggung-tanggung Zefan memboking sebuah restoran mewah dan memesan makanan paling termahal di restoran tersebut.


Awal nya Aliya menolak keras ajakan Zefan tersebut, namun karena ia menghargai perjuangan Zefan untuk bisa mendapatkan maaf nya, Aliya pun akhir nya menerima ajakan Zefan tersebut, dengan sebuah syarat dari Aliya yakni mengundang anak-anak panti untuk ikut ke restoran tersebut.


Restoran tersebut ramai dengan suara canda tawa anak-anak panti yang menikmati makanan di sana, mereka pun banyak bersyukur karena bisa mencicipi makanan mahal dengan harga gratis. Mereka banyak mengucapkan rasa terima kasih kepada Aliya dan Zefan karena sudah mengundang mereka untuk ikut makan bersama di restoran mewah itu.


"Kak Ayiya, teyima kacih ya, uda ajakin Dini untuk mamam enak di yestoyan mewah kek gini" kata salah satu anak balita, sekitaran usia 3 tahun yang tiba-tiba datang ke dekat Aliya dan langsung menggenggam tangan Aliya.


Aliya yang mendengar celotehan anak kecil perempuan tersebut merasa gemes akan pipi gembul perempuan tersebut.


"Iyah Dini sama-sama, kamu jangan terima kasih sama kakak aja, tapi sama abang ini juga, karena sebenarnya abang ini yang udah ngajakin kamu kesini bukan kakak" kata Aliya dengan lembut nya, sambil menunjuk jari telunjuk nya ke arah Zefan.


Andra, Aska, Anggi dan Angga sangat terpukau melihat tata cara Aliya berbicara dengan anak kecil tersebut.


Anak kecil yang bernama Dini tersebut pun langsung melihat arah yang di tunjuk oleh Aliya, seketika ia melihat Zefan disana dengan sebuah senyuman. Namun, bukan nya anak kecil tersebut berterima kasih kepada Zefan, ia malah takut melihat sosok Zefan itu.


"Emm kak, Dini tatut ama abang itu, abang itu ngeyi muka nya" kata anak kecil tersebut sambil bersembunyi di belakang jilbab Aliya.


"Gausah takut sama abang itu, abang itu baik kok gak jahat, nanti kalau abang itu jahat sama Dini, biar kakak kunci rumah kakak, biar abang itu tidur di luar" Zefan yang mendengar itu langsung melotot kan mata nya ke arah Aliya.


Andra, Aska, Anggi dan Angga seketika tertawa karena melihat muka Zefan, yang lucu menurut mereka.


"Kasian banget lo Zeff, sudah disuruh tidur di luar, hawa nya dingin, plus gak di kelonin sama istri tercinta" kata Aska dengan jahil nya menggoda Zefan.


"DIEM LU PADA!!" kata Zefan dengan tegas.

__ADS_1


"Kan kak, Dini makin tatut liat abang itu, abang itu bentak-bentak tadi, abang itu mayah-mayah, tanduk di kepala nya keyuann" mereka yang mendengar ucapan Dini tersebut langsung tertawa dengan kencang nya, tapi tidak dengan Zefan, pria itu kesal setengah mati karena sudah menjadi bahan ledekan anak kecil.


"Dini, kamu tidak boleh berbicara seperti itu, sekarang Dini harus segera meminta maaf kepada abang Zefan, biar tidak di marahin sama Allah. Dini mau di marahin sama Allah??" akhirnya ibu penjaga panti tersebut angkat bicara.


Dini pun langsung menggeleng dengan cepat.


"Dini gak mau di mayahin tama Allah, Dini tatut matuk neyaka"


Setelah mengucapkan itu anak kecil tersebut pun langsung mendekat ke tempat Zefan duduk.


"Emm, abang, Dini minta maap ya, Dini tadi udah nakan tama abang toal na, Dini gak mau di mayahin tama Allah, Dini tatut matuk neyaka, neyaka itu panat toal na, nanti kulit Dini itam kena panat neyaka" kata anak itu dengan cedal nya.


"Iyah, gapapa kok, abang gak marah sama Dini, abang mana bisa marah sama gadis imut, lucu, gemesin kek kamu ini" kata Zefan sambil mencubit pipi anak tersebut.


"Ternyata dia bisa selembut itu dengan anak-anak" batin Aliya yang memperhatikan Zefan dengan seksama.


"Iya sama-sama sayang" balas Zefan sambil mengelus kepala anak kecil tersebut.


"Sudah cocok nih lo Zeff jadi bapak" kata Aska dengan enteng nya.


"Iyah lah jelas, emang nya lo yang gak laku-laku, jangankan istri, pacar aja pun gak punya, gimana mau dapat anak kalau kayak gitu" kata Zefan meledek Aska.


"Masss...." kata Aliya sambil mengangkat jari telunjuk nya di sertai gelengan kepala, pertanda melarang Zefan untuk berbicara seperti itu.


"Sembarangan aja lo kalau ngomong, gini-gini gue udah punya calon istri dan anak yah, bentar lagi lo semua bakalan dapat deh undangan prewedding dari gue" ujar Aska dengan bangga nya.


Yaps, semenjak pertemuan tidak di sengaja antara Aska dengan Fauziah di supermarket hari itu, membuat mereka menjadi lebih dekat, itu semua juga karena bayi Fauziah yang langsung dekat dengan Aska, terbukti ketika bayi Fauziah menangis sekeras-kerasnya, tidak ada orang yang bisa mendiamkan nya seketika langsung berhenti menangis saat melihat Aska.


Para sahabat Aska pun terhenyak mendengar penuturan Aska tersebut.

__ADS_1


"Berarti cewek yang lo sukain itu janda??" tanya Angga dengan keterkejutan nya.


"Jangan bilang iya Ka" timpal Andra.


"Kalau iya memang kenapa?? lagian selain gue suka emak nya, gue juga sayang banget sama anak nya" jawab Aska dengan enteng nya.


"Hahahha.... ngelawak lu Ka, masak iya seorang Aska Dwi Khairi jatuh cinta kepada seorang janda? secantik apa yah orang nya, sampai-sampai Aska bisa klepek-klepek" goda Zefan.


Anggi, dan Aliya hanya menjadi pendengar setia obrolan mereka.


"Gak terlalu cantik sih, cuma anak nya dia itu kayak ada magnet nya sama tubuh gue, aku sama anak dia itu seperti memiliki ikatan darah, ataupun ikatan batin" kata Aska menjelaskan.


"Emang suami nya kemana?" tanya Andra


"Dia hamil di luar nikah, terus itu cowo nya tidak mau bertanggung jawab, malah cowo tersebut sekarang kabur entah kemana" Aska menjelaskan, mereka yang mendengar itu semua hanya manggut-manggut mengiyakan ucapan Aska.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang dari tadi mengintai mereka.


"Lihat saja selanjutnya, kalau gue gak bisa dapatkan dia, jangan harap perempuan lain bisa untuk memiliki nya, karena dia cuma pantas buat gue, bukan buat orang lain, kita saksikan apa yang akan terjadi selanjutnya, sekarang berbahagia dulu lah kalian" ucap orang tersebut sambil tersenyum sinis.


...*****...


Like👍👍


Komen📩📩


maaf yah baru bisa up, soal nya masih fokus ke ujian aku😅


...To back continue.... ...

__ADS_1


__ADS_2