
Nampak kini seorang wanita yang baru saja terbangun dari pingsan nya yang cukup lumayan lama. Wanita tersebut yang tak lain adalah Bilqist, dengan kepala yang terasa sangat berat, ia mencoba untuk bangun beranjak dari tempat tidur tersebut. Ia lalu mencoba mengelilingi ruangan yang kini ia tempati itu.
Ini kan kamar ku! kenapa bisa aku berada disini? bukan nya tadi aku sedang bersama Zefan??
Yah, kini Bilqist sudah kembali ke rumah kedua orang tua nya. Ia di kembalikan ke sana dengan keadaan yang masih lengkap, hanya saja dalam keadaan pingsan.
...Flashback Start... ...
Semenjak Sinta mengetahui dari Aldo kalau hubungan Zefan dengan Aliya sedang dalam masalah, Sinta pun dengan diam-diam menghubungi Aliya tanpa sepengetahuan Aldo. Yah, Aliya dan Sinta sebenarnya memiliki kartu telefon simpanan. Itu semua mereka lakukan semata-mata untuk berbincang mengenai usaha Butiq mereka. Sinta pun menceritakan kepada Aliya tentang kemarahan Aldo, karena tau masalah perceraian Aliya dengan Zefan. Sinta menceritakan kepada Aliya kalau Aldo merencanakan sesuatu kepada Zefan dan Bilqist, untuk membalaskan sakit hati yang di rasakan oleh Aliya.
Ketika berita panas tentang Zefan yang menceraikan nya di hari ia melahirkan karena sosok mantan kekasih nya yang tiba-tiba masuk ke dalam dunia entertainment, Aliya pun jadi faham, kalau yang melakukan semua itu adalah Aldo, abang nya. Aliya sangat faham jika Aldo nya sudah marah, Aldo bisa saja melakukan semua nya untuk membalaskan kepada orang yang sudah berani mengusik nya.
Sinta pun juga menceritakan tentang rencana Aldo yang akan mengirim Bilqist ke New York, untuk menjual nya di salah satu club malam yang ada di sana. Mendengar berita dari Sinta, Aliya pun langsung segera menelfon Aldo dengan nomor cadangan nya itu. Aliya berharap semoga Aldo belum sempat mengirimkan Bilqist ke New York.
^^^"Assalamu'alaikum Bang! ini Aliya, adek abang! Aliya sangat kecewa sama abang! Aliya benar-benar tidak percaya dengan semua yang sudah abang lakuin! hikss... hiks... " ucap Aliya dari sebrang telefon dengan isak tangis yang terdengar pilu. ^^^
"Waalaikumsalam Al! Alhamdulillah akhirnya kamu menghubungi abang juga!! tapi kenapa kamu menangis? dan apa maksud dari ucapan kamu Al??" tanya Aldo yang awal nya sangat senang karena mendapat telefon dari adik tersayang nya. Namun, ia langsung terheran karena Aliya yang berbicara sambil menangis kepada nya.
^^^"Aliya sudah tau semua rencana abang kepada Mas Zefan dan Bilqist! Aliya benar-benar sangat tidak percaya, kalau abang tega melakukan hal seperti itu!! abang kenapa sampai hati tega menjual Bilqist untuk menjadikan nya wanita malam bang??" tanya Aliya dengan amarah dan tangis nya yang menggebu-gebu. ^^^
Ya ampun!! apa yang telah aku perbuat?? kenapa Aliya malah marah dan menangis sekencang-kencang nya kepada ku?? padahal kan ini semua aku lakuin untuk diri nya juga.
__ADS_1
"Abang sudah sangat marah melihat mereka berdua Al!! abang sudah sangat membenci mereka berdua!! abang tidak tega melihat kamu di sakiti oleh mereka berdua!! abang sudah sangat dendam kepada mereka!! ABANG INGIN MEREKA JUGA MERASAKAN SAKIT SEPERTI YANG KAMU RASAKAN AL!!" jawab Aldo tegas dengan rahang nya yang sudah mengeras menahan emosi nya.
^^^"Tapi tidak dengan cara seperti itu Bang!! Abang tau kan kalau Allah itu sangat membenci orang yang mempunyai sifat dendam?? kenapa Abang malah mempunyai sifat itu?? Abang sudah bukan seperti Abang Aldo yang Aliya kenal!! Aliya sudah benar-benar sangat kecewa sama abang!!" kata Aliya sendu. ^^^
^^^"Coba abang fikirkan baik-baik! jika Aliya yang berada di posisi Bilqist! yang merupakan anak perempuan tunggal, dan satu-satunya anak yang di miliki oleh orang tua nya! dengan begitu abang sampai tega menjual diri nya untuk menjadikan nya wanita malam!! Ayah nya yang sudah sangat susah payah merawat dan membesarkan nya dengan kasih sayang, dan Abang malah seenaknya langsung menjual anak gadis nya?? Gimana perasaan Abang? pokoknya Aliya sudah benar-benar membenci Abang Aldo! Aliya tidak akan memaafkan Abang kalau Abang tidak membatalkan rencana Abang itu!! dan juga, Abang harus meminta maaf kepada Bilqist dan kedua orang tua nya atas kelakuan Abang itu!! Aliya tutup Bang, Assalamu'alaikum" panggilan tersebut pun langsung terputus karena di akhiri oleh Aliya. ^^^
Aldo pun langsung bungkam mendengar ucapan yang di lontarkan oleh adik nya itu. Ia sangat faham dengan sikap Aliya jika sudah kecewa kepada orang lain. Aliya tidak akan mudah untuk kembali dekat, kalau belum permintaan nya itu di laksanakan.
"Segera batalkan semua rencana itu!! dan juga, segera kembalikan wanita itu ke Rumah orang tua nya. Sampaikan maaf ku kepada orang tua nya!" kata Aldo yang langsung menelfon orang suruhan nya untuk membatalkan semua rencana yang sudah ia susun tersebut, itu semua ia lakukan supaya Aliya tidak membenci dan bisa memaafkan diri nya.
...Flashback Finish.... ...
"Kamu sudah bangun?" tanya Papa Bilqist yang melihat Bilqist sudah keluar dari dalam kamar nya.
"Kenapa aku bisa berada disini? bukan nya kalian sudah mengusir ku? lalu kenapa tiba-tiba kalian menculik ku dan kembali membawa ku ke Rumah kalian?" tanya Bilqist yang sudah mengingat apa yang terjadi kepada diri nya saat sedang ingin pergi ke toilet. Ia mengira, Orang tua nya lah yang telah menculik nya.
"Jaga ucapan kamu Bilqist!!" bentak Mama nya.
"Bukan kami yang menculik diri mu! Abang dari perempuan yang sudah kamu rusak rumah tangga nya lah yang melakukan itu semua kepada mu!! asal kamu tau Bil! bahkan, abang perempuan itu sudah berencana menjual kamu ke luar negeri untuk membalaskan rasa sakit hati yang sudah kamu perbuat kepada adik nya!! untung saja adik nya menyuruh dia untuk membebaskan mu dan membatalkan semua rencana nya!! harus nya kamu berterima kasih kepada perempuan itu!! karena dia, nasib kamu masih beruntung!" tegas Ayah nya menjelaskan.
"Mama juga tidak habis pikir jika kamu sampai di jual dan di jadikan nya wanita malam di sebuah Club" kata Mama Bilqist dengan sendu nya.
__ADS_1
Orang tua Bilqist memang sudah tau tentang rencana yang akan di lakukan Aldo kepada putri nya, orang suruhan Aldo lah yang sudah menjelaskan kepada kedua orang tua nya Bilqist. Awalnya mereka sangat kaget karena mengetahui rencana yang akan di lakukan oleh Aldo kepada Bilqist. Walaupun mereka sudah tidak menganggap Bilqist sebagai anak mereka lagi, Namun mereka berdua masih saja bersedih karena mengetahui nasib putri nya apabila sampai di jual untuk dijadikan wanita malam di sebuah Club.
Bukan Aldo yang meminta maaf kepada orang tua Bilqist, malah orang tua Bilqist lah yang meminta maaf kepada Aldo atas kelakuan putri mereka itu. Mereka juga memohon supaya Aldo membebaskan putri nya dengan alasan mereka yang akan menghukum Bilqist dengan cara mereka sendiri.
Bilqist pun yang melihat Mama nya memasang muka yang menyedihkan pun mendadak merasa bersalah. Namun, karena keegoisan nya ia tetap tidak mau meminta maaf kepada kedua orang tua nya itu.
"Demi kebaikan kamu! dan supaya kamu berubah! kamu Papa kirimkan ke Pondok Pesantren yang ada di Jawa agar kamu bisa memperbaiki diri mu!! tidak ada penolakan!!"
...***...
Aku tuh tadi sebenarnya mau tetap membuat Bilqist pergi ke New York loh! tapi karena membaca komen kalian semua, aku batalin deh😅😅😂
Like👍
Komen📩
Favorit ❤
Vote🖤
Hadiah🎁
__ADS_1
...To back continue... ...