
Di sebuah ruangan terlihat lah seorang pria yang sedang menelfon seseorang di sebrang sana, ia nampak tertawa terbahak-bahak mendengar penuturan lawan bicara di telfon nya itu. Pria tersebut adalah Aldo, ia sedang menelfon Fauzan, untuk meminta hasil yang sudah mereka rencanakan kemarin hari.
Flashback Start....
Selesai Aliya mengabari ke Aldo tentang masalah nya dan meminta Aldo untuk mencarikan apartemen untuk nya, Aldo terbesit ide untuk membalaskan sakit hati Aliya kepada Zefan.
Dengan meminta bantuan dari Fauzan dan Sinta, mereka pun menjalankan rencana yang sudah disusun oleh Aldo. Awal nya Fauzan dan Sinta menolak keras ide konyol nya Aldo itu, namun karena mereka semua menyayangi Aliya, Sinta dan Fauzan pun menerima ide Aldo tersebut.
"Aku mau meminta tolong kepada kalian berdua" Kata Aldo kepada Fauzan dan Sinta.
Sinta, Aldo dan Fauzan membuat pertemuan tanpa sepengetahuan Aliya.
"Minta tolong apa??" Tanya Fauzan
"Aku mau minta tolong supaya kalian berpura-pura menjadi sepasang suami istri di depan Zefan" Kata Aldo langsung.
"APAA!!!" Kompak Sinta dan Fauzan
"Kamu gak lagi sakit kan Do??" Tanya Fauzan heran.
"Nggak, aku gak lagi sakit. Tadi Aliya meminta aku untuk mencarikan sebuah apartemen untuk ditempati nya, Aliya mau menjauhkan diri nya dari Zefan. Kemarin Aliya tidak sengaja menjawab panggilan dari Zefan, dan feeling aku, pasti nya Zefan akan mencari keberadaan Aliya lewat GPS HP nya. Jadi, pasti nya nanti Zefan mendatangi rumah Sinta, dan maksu ide aku, ketika Zefan datang kerumah Sinta kalian berpura-pura lah menjadi sepasang suami istri. Terus itu kalian ceramahin lah Zefan dengan kata-kata yang menohok di hati nya, biar dia juga merasakan sakit hati Aliya. Pliss bantu aku yah??" Kata Aldo panjang lebar, diiringi dengan nada memohon.
"Hemm... tap... tapii apakah itu tidak keterlaluan??" Tanya Sinta ragu
"Iyah Do, apakah itu tidak kelewatan? Apakah kamu juga dendam kepada Zefan?? Ingat Do, Allah tidak menyukai hamba nya yang mempunyai sifat dendam" Ceramah Fauzan
"Bukan nya aku dendam ke Zefan, aku ngelakuin itu biar Zefan itu sadar dengan perbuatan nya selama ini ke Aliya" jelas Aldo.
"Yaudah deh demi Aliya, aku mau mengikuti rencana rendahan mu itu" Pasrah Fauzan akhir nya.
"Kalau kamu bagaimana Sin? plis bantuin mas kali ini aja yah??" Mohon Aldo kepada Sinta.
__ADS_1
"Iyah deh aku juga mau ngikutin ide konyol kamu itu mas" pasrah Sinta juga.
"Terima kasih yah sudah mau membantu aku, nanti selesai semua rencana nya berjalan, segera hubungi aku yah" Kata Aldo antusias.
"iya, santai aja" Balas Fauzan.
Flashback Finish....
Setelah lama-lama berbincang di telfon, Aldo pun mematikan panggilan nya dengan Fauzan itu, Aldo merasa sangat senang mendengar informasi dari Fauzan yang mengatakan bahwa Zefan benar-benar sakit hati dan benar-benar sangat menyesal.
"Ini belum seberapa yah Zefan, tunggu saja kabar selanjutnya dari aku. Kamu juga harus merasakan penderitaan yang dirasakan oleh adikku Aliya. Sebenarnya aku tidak mau berbuat jahat terhadap mu, tapi naluri hati ku sudah sangat membenci dirimu yang sudah sangat sadis terhadap adikku. Dan juga kamu Bilqist, kamu juga akan merasakan penderitaan seperti Zefan, karena kalian berdua itu pantas untuk mendapatkan karma setelah menyakiti hati Aliya" Batin Aldo dalam hati nya.
...+-+...
Andra dan Aska yang sedang sangat bingung terhadap apa yang terjadi dengan Zefan. Mereka sudah mencoba untuk bertanya kepada Zefan, apa yang membuat diri nya kacau begitu, namun Zefan hanya tetap terdiam tanpa menjawab pertanyaan sahabat nya itu.
"Gue memang pria paling breng*** di dunia ini, gue paling terbodoh karena sudah membuat wanita sebaik Aliya pergi dari hidup gue dan membawa anak kandung gue, gue harus mencari kemana lagi Aliya Ndra?? gue harus mencari dimana keberadaan Aliya Ka?? kalian masih mau membantu aku kan untuk mencari Aliya?? walaupun sampai di ujung dunia sekalipun??" Kacau Zefan dengan tangisan nya. Ia baru pertama kali menangisi seorang wanita, dan wanita tersebut adalah orang yang selama ini di jahati nya.
"Iyah Zeff, bener kata Andra, lo harus bangkit Zef!! Lo harus bisa buktiin ke Aliya, kalau lo benar-benar sudah berubah. Oh iya, apa lo udah mutusin Bilqist Zef?? Sebaik nya kalau kamu ingin kembali kepada Aliya dan memperbaiki semua nya yang terjadi dengan mu dan Aliya, segeralah selesaikan masalah mu dengan Bilqist terlebih dahulu" jelas Aska.
"Iyah Zef, selesaikan lah dulu hubungan mu dengan Bilqist" tambah Andra menimpali
Zefan hanya diam merenungi perkataan-perkataan sahabat nya itu, didalam benak nya, apa yang dikatakan oleh Andra dan Aska semua nya itu benar adanya. Jika ia mau meminta maaf kepadamu Aliya dan supaya Aliya mau kembali kepada nya, ia harus segera memutuskan hubungan nya dengan Bilqist terlebih dahulu.
"Iya, yang semua kalian kataka itu benar. Sekarang bisakah kalian mengantarkan aku untuk bertemu dengan Bilqist?? Aku benar-benar ingin segera mengakhiri hubungan ku dengan nya, dan segera mencari Aliya untuk kembali kepada ku" Jawab Zefan dengan antusias nya. Perlahan kesedihan Zefan sedikit menghilang dengan adanya sosok kedua sahabat nya itu, ia sangat-sangat beruntung bisa memiliki sahabat seperti Andra dan Aska.
"Tapi, kalau Aliya tetap tidak ingin kembali dengan ku bagaimana??" tanya Zefan lirih, seketika ia pun langsung kembali bersedih lagi.
"La tahzan innallaha ma'ana, jangan bersedih sesungguhnya Allah bersama kita" Jawab Andra tersenyum.
Memang diantara mereka bertiga ini, Andra lah yang paling dewasa dan paling pandai dalam agama nya.
__ADS_1
"Azzekkk,, ustadz kita udah mulai berceramah" Kata Aska bercanda.
"Whahahhah" Mereka bertiga pun akhirnya tertawa bersama-sama.
"Yaudah cepat antarkan aku kerumah Bilqist sekarang!!" Kata Zefan sudah ke mode dingin nya.
"Ehh, santai lah bro, hubungan, hubungan lo, kenapa kita pula yang lo bawa-bawa ke rumah nya Bilqist" Kata Aska kesal
"Oh jadi sekarang lo udah gak mau bantuin gue lagi?? Oke I am fine" Kata Zefan sinis.
"Ehh, bukan gitu maksud gue bro, baperan kali pun cuma bercanda doang aja pun" kata Aska sambil cengengesan
"Kalian dua ini yah, dari dulu tuh selalu aja berantem, padahal tadi udah enak loh aku ngeliat kalian akur, tapi sekarang ehh... " kata Andra dengan kepala yang di geleng-geleng kan.
"Tapi gue sangat heran deh, bisa juga ternyata seorang Zefan menangis hanya karena cewek, mantap juga jurus Aliya yah, sampai-sampai Zefan di bikin nya klepek-klepek, whahahaha" Aska sudah tertawa terbahak-bahak
Sedangkan Zefan sudah pergi menuju mobil nya untuk segera mendatangi Bilqist dan menyelesaikan masalah hubungan nya.
"Lo sih ngeledek nya keterlaluan, liat tuh marah dia kan, yaudah yuk kita susul dia,takut gue terjadi apa-apa dengan dia yang sedang patah hati, whahahah" kata Andra dengan tawa nya
"Bener tuh, ayok kita susul orang yang lagi bucin itu, Hahahha"
Mereka pun segera mengikuti mobil Zefan dari belakang dengan menggunakan mobil Aska.
...✨✨✨...
Like👍
Komen📩
...To back continue... ...
__ADS_1