
Tidak terasa waktu begitu cepat berjalan, kini kehamilan Aliya sudah hampir memasuki bulan ke sembilan, Zefan benar-benar sangat memanjakan Aliya, hubungan mereka benar-benar sangat hangat. Sahabat-sahabat mereka pun sudah menikah, Anggi dengan Fauzan, Aska dengan Fauziah, hanya Andra saja yang belum menikah. Begitu juga dengan Aldo, abang nya Aliya, ia juga sudah menikah dengan Sinta, kekasih pujaan hati nya.
Di balik kebahagiaan mereka semua, ada seseorang yang sudah sedari lama menyiapkan muslihat jahat nya. Ia sudah menyusun rapi-rapi ide yang akan di jalankan nya itu, kini ia sedang bersiap-siap untuk memulai nya.
Perempuan tersebut adalah Bilqist, sang mantan kekasih nya Zefan, ia masih tidak rela jika ada yang bisa memiliki Zefan selain diri nya. Jika ia tidak berhasil untuk mendapatkan Zefan, jangan harap ada satu pun wanita yang bisa mendapatkan nya. Begitu batin nya.
"Kita akan memulai nya Zefan" kata Bilqist bermonolog sendiri dengan senyum sinis tersungging di bibir nya.
...Di Kantor Aditama Corp......
Zefan yang sudah lumayan lama menggantikan posisi ayah nya sebagai CEO di perusahaan keluarga nya itu, tengah di sibukkan oleh berbagai macam tumpukan kertas yang harus di periksa dan di tanda tangani nya.
Zefan benar-benar sangat capek dan lelah dengan pekerjaan nya itu, apalagi sekarang ia sedang mengejar proyek besar dengan perusahaan Jepang, namun keletihan nya itu bisa langsung hilang saat istri nya datang untuk membawakan makan siang sewaktu jam istirahat nya.
Aliya selalu datang ke Perusahaan suami nya sewaktu jam istirahat, selain untuk membawakan makanan, dan juga untuk menghilangkan rasa bosan nya ketika di rumah, plus juga bawaan sang bayi, yang ingin selalu di elus-elus oleh Zefan, itulah yang menyebabkan Aliya naik level menjadi seseorang yang super duper manja, dan untung nya, karena rasa sayang Zefan ke Aliya, Zefan tidak pernah marah dengan sikap manja nya Aliya itu.
Di Lobi kantor Zefan, telah datang wanita cantik dengan rambut pirang di ujung-ujung rambut nya, berpakaian sangat minim, membuat ia terlihat semakin sexy, karena lekukan-lekukan tubuh nya yang menggoda iman para lelaki yang melihat nya.
__ADS_1
"Ingin mencari siapa yah nona?" tanya resepsionis di kantor tersebut.
"Saya ingin menemui CEO di Perusahaan ini, Zefanya Raka Aditama, yah saya ingin bertemu dengan nya" kata wanita tersebut dengan gaya angkuh nya.
"Maaf, apakah nona sudah membuat janji?" tanya resepsionis itu lagi, jujur ia masih penasaran dengan perempuan yang ingin menemui bos nya itu, pasal nya ia bertanya-tanya, ada hubungan apa bos nya dengan perempuan tersebut, karena yang ia tau bos nya itu sudah memiliki istri yang penampilan nya berbanding jauh terbalik dari perempuan di depan nya itu. Apa mungkin perempuan itu istri simpanan bos nya? atau mungkin perempuan itu adalah istri bos nya yang sudah merubah penampilan nya menjadi lebih minim lagi, eh tapi tidak mungkin, karena istri bos nya itu kini sedang hamil besar, dan perempuan yang di hadapan nya itu tubuh nya langsing, sexy. Itu batin resepsionis tersebut.
"Yah, saya sudah membuat janji dengan pacar saya, kalau begitu saya langsung masuk saja" kata wanita tersebut sambil berjalan meninggalkan lobi tersebut dan berjalan menuju ke ruangan nya Zefan, ia sudah pernah masuk ke ruangan nya Zefan, mangkanya itu ia sudah tidak perlu bertanya dimana letak nya ruangan Zefan kepada para pegawai yang ada disana.
Ia pun langsung masuk tanpa mengetok pintu dahulu, ia pun langsung memeluk Zefan dari belakang, berhubung Zefan yang tadi lagi menghadap ke samping, membuat Zefan tidak melihat siapa orang yang tengah memeluk nya itu. Zefan kira yang memeluk nya itu adalah Aliya, istri nya, karena itu juga sudah merupakan jam istirahat, ia mengira karena istri nya itu sedang manja-manja nya, jadi ia pun tidak melepaskan tangan orang yang tengah memeluk nya itu.
Sedangkan kini Aliya sudah tiba di lobi kantor Zefan, dengan makanan yang ada di tenteng nya, ia berjalan untuk menuju ke ruangan Zefan, namun belum sempat ia berjalan, langkah nya terhenti karena mendengar ucapan resepsionis di sana.
"Iya mbak, kan biasa nya jam segini saya emang datang ke ruangan nya mas Zefan untuk mengantarkan makan siang nya" jawab Aliya dengan nada lembut nya.
"Eh iya, saya lupa nya, emm.. begini nyonya muda, pak Zefan sedang kedatangan tamu, barusan saja masuk ke dalam ruangan pak Zefan" resepsionis itu mencoba untuk memberi tahu Aliya.
"Hemm.. begitu yah, yasudah lah kalau begitu saya menunggu di sini saja bareng kamu, boleh kan?" ujar Aliya.
__ADS_1
"Emm boleh saja sih nya, tapi masalah nya, tamu pak Zefan itu seorang wanita cantik plus Sexy nya, ia tadi mengaku kepada saya, kalau ia itu pacar nya pak Zefan" kata resepsionis tersebut menjelaskan dengan nada ketakutan nya.
DEGGG... jantung Aliya sudah mulai berdetak tidak normal lagi, nafas nya terasa tersenggal-senggal mendengar penuturan resepsionis suami nya itu.
"Apa benar mas Zefan selingkuhin aku lagi?? Mas Zefan gak mungkin seperti itu, sekarang mas Zefan sudah benar-benar berubah, aku melihat dari pancaran mata nya bahwa ia memang sudah benar-benar berubah, tapi siapa perempuan yang mendatangi mas Zefan itu yah??" Aliya bertanya-tanya di dalam. hati nya.
"Kalau begitu saya permisi duluan yah, terima kasih informasi nya" kata Aliya yang langsung menggerakkan kaki nya dengan cepat melangkah ke ruangan nya Zefan.
Begitu sampai di depan pintu ruangan nya Zefan, Aliya langsung masuk tanpa mengetok ataupun mengucapkan salam terlebih dahulu. Ia benar-benar sudah sangat penasaran dengan tamu perempuan yang mengaku sebagai pacar dari suami nya itu.
"MAS ZEFAN APA YANG KAMU LAKUKAN" teriak Aliya yang langsung kaget ketika membuka pintu dan yang di lihat nya pertama kali adalah pemandangan yang amat menusuk hati nya, bagaimana tidak, ia melihat tepat di depan mata nya suami nya itu sedang di peluk oleh wanita lain, dan Zefan nya pun membiarkan perempuan itu untuk memeluk nya.
Zefan yang mendengar jeritan suara yang sangat di kenal nya itu langsung terkejut, jika yang berteriak tadi adalah suara istri nya, lantas siapa yang sedari tadi sedang memeluk nya. Zefan pun langsung membalikkan badan nya ke arah pintu ruangan nya, dan...
...***...
Like👍
__ADS_1
Komen📩
...To back continue......