
Matahari sudah muncul menampakkan sosok nya, dia mengubah dunia yang gelap menjadi terang. Suara ayam berkokok menambah kebisingan pagi itu. Tampak seorang pria yang sedang menggeliat-geliat di kasur empuk nya. Pria tersebut lalu mulai terbangun dengan mengumpulkan segala kesadaran nya.
Zefan, pria tersebut adalah Zefan yang habis bangun dari tidur nya, sebenarnya ia sudah bangun jam lima shubuh tadi untuk melaksanakan kewajiban nya kepada sang Pencipta. Karena ia tadi malam susah tidur, sebab memikirkan mantan istri nya yang akan menikah lagi, membuat ia pun masih sangat mengantuk dan akhirnya ia pun melanjutkan tidur nya setelah selesai melakukan shalat nya.
Hari itu, Zefan seperti tidak memiliki semangat untuk hidup. Ia bahkan sudah membolos untuk tidak masuk kerja, padahal ia baru beberapa hari di terima masuk kerja di sana, malah dia sudah seenaknya saja membolos.
Undangan dari mantan membuat ia benar-benar frustasi.
Aku saranin nih Zeff! nanti pas di pesta nya Aliya, kamu nyanyi lagu Siti Badriah yang judul nya Undangan Mantan yah;v
Zefan pun masih tetap belum beranjak dari tempat tidur nya. Ia masih tetap enak-enakan untuk ber uring-uringan di kasur nya.
"Menikah??" tanya Zefan dengan bergumam.
"Secepat itu? haha, gak nyangka aku sama kamu Liyy! yang selingkuh aku! tapi yang deluan menikah malah kamu! hahahha" ucap nya lagi.
"Aku tau!! mungkin kamu juga sudah berselingkuh kan dengan dia Al!! aku tau kamu sudah lama dekat dengan dia!! ketika dia mengantarkan mu yang dengan alasan kalian habis dari Rumah Sakit!! padahal yang sebenarnya kalian habis berdua-duan kan!!" teriak Zefan frustasi.
"Hahaha kenapa aku jadi begini? kenapa aku malah tidak ikhlas dia menikah dengan orang lain??" tanya Zefan berargumen sendiri.
Tiba-tiba fikiran Zefan mendadak mengingat sesuatu.
Bilqist??
"Kemana dia?? kenapa dia tidak pernah muncul lagi?" tanya nya sendiri.
***
Hari ini merupakan hari pernikahan Aliya dengan Zakri. Dan, hari itu merupakan hari yang sangat paling bahagia menurut Zakri karena pada hari itu ia resmi bersanding dengan perempuan yang sudah ia cintai sejak pertama kali bertemu dengan Aliya.
Mereka kini sudah duduk di kursi pelaminan untuk menyapa para tamu undangan yang datang. Setelah selesai acara ijab qabul, kini lah tiba saat nya acara resepsi nya.
Tamu undangan yang datang banyak memberi ucapan-ucapan selamat kepada mereka berdua. Dan, Aliya kini sudah tampak lelah karena sedari tadi sudah banyak menyalami para tamu undangan. Para tamu yang hadir adalah para rekan kerja Abi nya Zakri, juga teman-teman dari orang tua nya Zakri dan pasti nya rekan kerja Zakri di tempat nya mengajar. Disana juga sudah hadir Aldo dan Sinta yang baru saja tiba dari Mesir.
"Selamat yah untuk adek abang! semoga pernikahan kali ini adalah pernikahan terakhir untuk kamu! dan kamu Zakri (melirik ke Zakri) jangan pernah sakiti adik ku!! jangan sampai kamu buat air mata nya menetes sekali pun!!" ucap Aldo yang kini sedang berada di atas pelaminan untuk memberikan ucapan selamat dan juga bersalaman.
"Iyah bang! Zakri janji, tidak akan pernah membuat Aliya menangis! dan Zakri sudah berjanji untuk selalu membuat Aliya bahagia" jawab Zakri mantap.
"Amin bang! makasih yah bang" jawab Aliya sambil memeluk Aldo.
"Selamat yah Adek Mbak! semoga hubungan kalian akan selalu bersama sampai maut memisahkan kalian berdua" ucap Sinta memberikan selamat kepada kedua mempelai.
"Makasih Mbak" jawab Aliya sambil pindah ke pelukan Sinta.
Tiba-tiba MC dari pembawa acara resepsi itu memanggil kedua mempelai untuk naik ke atas panggung. MC tersebut menyuruh mereka naik ke atas panggung supaya menyumbangkan satu lagu untuk menambah memeriahkan acara tersebut.
Aliya dan Zakri saling menatap, mereka sama-sama sangat malu untuk bernyanyi berduet di atas panggung yang di lihatin oleh banyak orang.
__ADS_1
"AYO DONG PENGANTIN NYA SUMBANGKAN SATU LAGU SAJA!!"
"HAYUKK!! NAIK KE ATAS PENGANTIN NYA!!"
"BIAR MAKIN UWU GITU LIAT KEROMANTISAN NYA DI ATAS PANGGUNG!! "
Begitulah teriakan para hadirin yang heboh menyuruh Aliya dan Zakri untuk nyanyi di atas panggung.
Aliya yang memang jiwa nya suka bernyanyi, ia pun langsung menarik tangan Zakri untuk naik ke atas panggung.
"Baiklah untuk Kakak MC yang sudah menyuruh kami menyumbangkan lagu untuk menghibur para tamu! sesuai permintaan nya, kami berdua akan menyanyikan lagu untuk semua orang yang ada di sini dengan lagu yang berjudul Bahagia" kata Aliya dengan menggunakan microphone.
Wajah Aliya masih tertutup rapi dengan cadar nya yah!
Lama hati ini terluka...
Siang malam ku tersiksa...
Aku terus menangis...
Karena cinta suci ini...
Ku bersujud dan berdoa...
Mengharap datang petunjuk...
Biar hidup bahagia...
Oh kasih, kini aku bahagia... a... a... a...
Bahagia... kini diriku bahagia....
Oh kasih... kini aku bahagia... a... a... a..
Dia hadir, sebagai ganti mu yang setia...
Indah bahagia ku rasa, impian ku kini tlah nyata...
Tanda bukti setia dari seorang Pemuda...
Dunia kini indah terasa, bagaikan hidup di Surga...
Ku berdoa pada yang kuasa... cinta kami abadi....
Oh kasih, kini aku bahagia... a... a... a...
Bahagia... kini diriku bahagia....
__ADS_1
Oh kasih... kini aku bahagia... a... a... a..
Dia hadir, sebagai ganti mu yang setia...
^^^(Bahagia, Cut Zuhra)^^^
"Sekian lagu dari kami, terima kasih" ucap Aliya sambil memberikan microphone nya kepada MC yang sedang termenung karena mendengar lagu Aliya itu.
MC tersebut pun langsung tersentak karena Aliya yang tiba-tiba datang di hadapan nya sambil memberikan microphone kepada nya.
"Wahhh... bagus sekali suara Kakak nya!! nambah lagi dong kak! seperti nya lagu ini kakak nyanyikan sesuai dengan kisah yang Kakak alami yah Kak??" ucap MC tersebut menebak-nebak.
Aliya hanya membalasnya dengan gelengan di sertai senyuman di balik cadar nya.
Sedangkan Zakri hanya terdiam saja, di balik diam nya itu ternyata ia sedang berbahagia karena lagu yang sudah Aliya nyanyikan tadi di panggung. Sama seperti judul lagu yang di nyanyikan Aliya dong Bahagia.
Tanpa mereka semua sadari, ternyata sedari tadi ada sepasang mata yang tengah menyaksikan kegiatan yang Aliya dan Zakri lakukan. Di dalam hati nya ia benar-benar merasakan sakit dan sesak yang begitu menohok hati dan jantung nya. Tangan nya ia kepalkan melihat kemesraan Aliya dengan Zakri yang sangat terlihat bahagia, dan juga ia sudah emosi karena lagu yang di nyanyikan Aliya itu seakan-akan menyindir diri nya.
Kurang ajar!!
Bulshit!!
Secepat itu dia melupakan aku?
Masuk lagi ke sesi foto bersama dengan keluarga. Mereka tampak terlihat sangat-sangat bahagia.
Orang yang menjadi penguntit Aliya dan Zakri semakin panas saat melihat Aliya dan Zakri yang berfoto dengan menggendong Furqan bersama-sama.
Itukan putra ku!! kenapa pula aku tambah sakit melihat mereka yang berbahagia itu??
Tak mau berlama-lama, akhirnya ia pun segera pergi tanpa menyalami kedua mempelai yang membuat hati nya bergejolak itu.
...***...
Maaf yah untuk para readers semua nya! Author ingin meminta maaf karena mulai hari ini Author hanya akan update satu episode, di karenakan Author yang sudah mulai kembali masuk Sekolah. Maaf yah πππ
Like π
Komenπ©
Favorit β€
Hadiahπ
Vote π€
...To back continue... ...
__ADS_1