Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
42


__ADS_3

Zefan dan Aliya kini tengah berada di pusat perbelanjaan yang ada di kota nya. Mereka nampak sedang memilih-milih pakaian bayi, yang mereka beli untuk anak mereka yang akan segera lahir. Aliya sengaja membeli pakaian untuk bayi nya di usia kehamilan nya yang sudah terbilang tua. Ia tidak mau berbelanja pakaian baju bayi dengan sangat cepat, mangkanya baru sekarang ia membeli nya.


Aliya yang banyak memilih pakaian bayi bewarna ungu pun membuat Zefan mendengus sebal. Ia heran terhadap istri nya yang sangat suka sekali dengan warna ungu. Apasih cantik nya warna ungu, begitu lah batin nya.


"Bee, kamu gak bosan dari tadi membeli pakaian yang warna nya ungu? lihatlah, semua pakaian yang kamu pilih warna nya ungu, hanya model nya yang agak berbeda" Zefan menunjuk pakaian yang berada di keranjang belanjaan mereka dengan muka yang sangat jengah.


"Suttt" Aliya meletakkan jari telunjuk nya ke mulut Zefan. "Jangan sewot gitu kenapa sih yank, ini kan bawaan bayi nya. Kamu mau dia marah sama kamu karena kamu gak mau nuruti kemauan dia" Zefan yang mendengar sebutan 'sayang' dari mulut Aliya, hati nya langsung berbunga-bunga, diri nya serasa sedang terbang melayang-layang ke langit ke tujuh. Ia pun langsung tersenyum sendiri seperti orang gila.


"Hello mass" Aliya mencoba mengganggu lamunan Zefan dengan menggerakkan kelima jari nya.


"Kamu kenapa senyum-senyum sendiri seperti orang gila mas?" Zefan pun langsung seketika terbuyar dari lamunan nya saat mendengar pertanyaan dari istri nya.


"Aku sangat bahagia Bee" jawab Zefan dengan enteng nya.


Aliya menerka-nerka di dalam hati nya, ia bergidik ngeri melihat tingkah aneh yang tiba-tiba muncul dari diri suami nya.


"Kamu bahagia kenapa?" tanya Aliya dengan tegas nya.


"Karena kamu manggil aku dengan sebutan 'sayang' Bee!!" jawab Zefan cepat dengan kalimat yang tepat.


"Cuma itu??" Aliya bertanya lagi, karena ia juga masih bingung kenapa bisa hanya dengan sebutan seperti itu, suami nya sangat bahagia sekali.


"Iyah dong, memang nya apalagi? gini yah Bee, aku tuh sangat bahagia karena kamu memanggil ku dengan sebutan yang indah. Dari dulu kan hanya aku yang memanggil kamu dengan sebutan indah, sedangkan kamu hanya memanggil ku dengan sebutan m-a-s" jawab Zefan sambil mengejakan kata di akhir kalimat nya.


"Astagfirullah mas! cuma seperti itu aja kamu permasalahin, ckkkk dasarrr" kesal Aliya.


"Yaudah yuk kita cari baju yang lain lagi" ajak Zefan sambil menggandeng tangan kanan Aliya dengan tangan kiri nya, sedangkan tangan kanan nya di gunakan untuk mendorong keranjang belanjaan mereka.


Mereka pun berkeliling mencari baju kesana kemari, sampai tiba mata Aliya berbinar melihat baju bayi yang sangat lucu menurut nya.


"Mass, mas coba lihat baju itu" kata Aliya menunjuk ke arah baju yang tergantung di rak toko tersebut.

__ADS_1


"Ayo mas!! aku mau membeli baju yang itu, lihat lah!! baju nya sangat lucu" kata Aliya dengan girang nya.


"Iyah Bee, kamu jangan kegirangan seperti itu, ingat!! anak kita yang ada di perut kamu Bee" kata Zefan mengingatkan Aliya dengan nada yang lembut.


"Hehehe maaf mas" kata Aliya cengengesan.


Zefan pun lalu menyuruh pekerja toko tersebut untuk mengambil baju yang di tunjuk oleh Aliya tadi.


"Mbak, tolong ambilkan baju yang itu yah" kata Zefan sambil menunjuk salah satu baju.


"Baik tuan" jawab pelayan toko tersebut.


Pelayan toko tersebut lalu segera mengambil baju yang di tunjuk oleh Zefan tersebut.


"Kalau tuan sama nyonya nya mau, baju ini ada loh untuk orang tua nya juga" kata pelayan toko tersebut menawarkan.


"Berarti ini baju untuk family??" tanya Aliya kepada pelayan toko tersebut.


"Iyah Nya, kalau mau biar saya ambilkan baju untuk ayah dan ibu nya" kata pelayan toko tersebut dengan senyum nya.


Pelayan tersebut lalu pergi untuk mengambil baju yang ia tawarkan tadi.


Tak lama kemudian pelayan tersebut datang dengan membawa baju di tangan nya.


"Subhanallah, cantik sekali baju nya" kata Aliya dengan berbinar nya.


"Aduhh, warna nya ungu pulak lagi tuh" kata Aliya lagi.


'Aduh bisa mati karena gila aku nih. Seperti nya nanti seisi rumah ku benda-benda nya akan berwarna ungu' batin Zefan.


"Mas! kita ambil yah baju semua ini" kata Aliya kepada Zefan dengan memegang lengan tangan Zefan.

__ADS_1


"Iyah Bee, ambil saja apa yang kamu mau" kata Zefan dengan senyum paksa nya.


"Yess, kita jadi punya baju family yang sangat lucu dan cantik" kata Aliya dengan senang nya.


Setelah mereka selesai dari berbelanja pakaian untuk bayi nya, mereka berdua pun lalu pergi ke restoran untuk makan siang, karena mereka juga sudah sangat lelah karena seharian berkeliling mencari pakaian.


Sambil menunggu pesanan mereka datang, mereka pun kembali bersenda gurau. Dan tak lama kemudian makanan mereka pun datang yang di hidangkan oleh pramusaji restoran tersebut.


Sebelum makan, mereka pun tak lupa untuk berdoa. Aliya yang makan dengan sangat lahap, membuat Zefan terheran-heran, karena tidak biasanya istri nya itu makan sebanyak dan selahap itu.


"Bee, kamu lapar atau keenakan?" tanya Zefan dengan muka bego nya, yang masih sangat heran melihat cara makan istri nya.


"Emang nya aku makan nya aneh yah mas? ini tuh enak kali makanan nya" kata Aliya dengan santai nya.


Mereka makan di ruangan VVIP yah, Zefan sengaja memesan ruangan tersebut, agar ia bisa membuat istri nya tidak perlu memakai cadar nya, sehingga ia tidak akan kesusahan untuk makan. Yah, begitulah Zefan memperlakukan Aliya. Zefan merupakan tipe orang yang kalau sudah sangat mencintai seseorang, ia akan selalu memanjakan orang yang di cintai nya itu.


"Iyah aku tau, tapi kamu tidak seperti biasanya makan sebanyak itu Bee. Bahkan aku belum habis satu porsi ku, sedangkan kamu sudah hampir habis tiga porsi" Aliya yang mendengar ucapan suami nya itu, langsung mendadak berhenti berselera untuk makan.


"Kalau kamu gak sanggup bayar nya, biar aku saja yang membayar makanan yang aku makan. Sama istri sendiri aja kok pelit" kesal Aliya.


"Eh.. bukan begitu maksud aku Bee. Huh, sudah lah lupakan saja" hening sebentar.


"Bee, kamu tidak kangen dengan abang dan kakak ipar kamu? kalau kangen biar besok kita berkunjung ke rumah bang Aldo. Sudah lama juga kan kita tidak berkumpul lagi" kata Zefan yang sengaja membuat Aliya agar tidak marah lagi terhadap nya.


Aliya pun langsung berbinar karena ajakan Zefan.


"Iyah mas aku mau" jawab Aliya cepat dengan senyum manis nya. "besok kita berangkat kesana yah!! oke!!" sambung Aliya lagi.


...***...


Like 👍

__ADS_1


Versi bahagia dulu yah Kak😂


...To back continue... ...


__ADS_2