
Menyesal, Terpukul, Kehilangan??? Itulah sekarang yang dirasakan oleh Zefan. Lelaki yang sama sekali tidak pernah menganggap kehadiran sosok istri nya, Kini ia mulai merasakan itu, Ketika sang istri akhir nya pergi meninggalkan dia. Sudah tiga hari Aliya menghilang, sudah tiga hari pula Zefan merasa kesepian, ia sudah mencari keberadaan istri nya kemana-mana, namun ia tak kunjung berhasil untuk menemukan sosok sang istri.
Zefan tidak tahu harus mencari aliya dimana lagi, Kemarin ketika ia mencari dirumah sahabat nya aliya 'ANGGI', tapi nihil, istri nya tidak berada disana. Bukan nya mendapat dukungan, malah ia mendapat pukulan dan perkataan dari sahabat nya, dan sahabat aliya.
Disinilah Zefan, duduk di balkon kamar nya, menatap langit-langit di ruangan itu. Ia teringat perkataan Andra kemarin lalu, perkataan yang terus terngiang-ngiang di pikiran nya.
Flashback Start...
**Sehabis pulang dari rumah Anggi, yang juga tidak membuahkan hasil, Zefan serta Aldo, Andra dan Aska pun memilih untuk pulang kerumah nya. Mereka memutuskan untuk beristirahat dahulu, sebelum meneruskan pencarian aliya. Karena merasa frustasi, zefan pun memilih untuk tinggal dirumah Andra begitu juga Aska, Mereka akhirnya tidur di rumah Andra, Yah begitulah sahabat 'Jika salah satu diantara nya ada yang terpuruk, yang lain nya pasti akan membantu'.
"Gue mau nanya lah sama lo??" Kata Andra buka suara
"Tanyalah!!" Balas Zefan datar.
"Lo kenapa gak rela jika aliya pergi dari sisi lo?? Bukan nya lo gak cinta yah sama dia?? Mending kalo lo kagak cinta sama dia, lo relain lah dia pergi dari lo, dia juga berhak bahagia Zeff, sudah cukup dia bersedih karena kehilangan kedua orang tua nya, lo jangan nambah masalah ke dia" tanya Andra disertai omelan-omelan nya.
"Gue kaga tau dengan perasaan gue ndra!! Kadang gue gak suka lihat dia akrab sama cowo lain, tapi disisi lain, gue juga sayang sama Bilqist, gue gak mau kehilangan Bilqist seperti dulu lagi ndra!!" Jawab Zefan lirih.
"Heran gue sama lo zeff!! Di dalam perut aliya ada anak lu Zeff!! Darah daging lo sendiri, Bisa-bisa nya lo rela kehilangan Aliya dan anak lo, demi perempuan yang pasalnya cuma masa lalu lo!! Gak ngerti gue sama jalan pikiran lo Zeff!!" Kata Andra tegas.
"Ingat Zeff, penyesalan selalu datang di akhir. Bisa saja setelah lo cerai dengan Aliya, terus Aliya nikah dengan pria lain, dan anak kandung lo malah dekat dengan ayah tiri nya, ketimbang kamu yang ayah kandung nya, terus juga nanti anak lo benci sama kamu karena kamu yang deluan tidak menganggap nya. Gue do'ain semoga ketika Aliya cerai dengan Zefan, Aliya mendapatkan pria yang sholeh dan benar-benar sayang kepada Aliya, Amin ya Allah" Aska ikut berbicara, yang niat nya hanya untuk memanas-manasi Zefan**.
"Kalian ini apaan sih, Kalau ngomong itu jangan asal lurus aja, Di rem sikit kek!! Setelah Aliya ketemu, gue janji akan mencoba membuka hati untuk dia. Kalian bantu gue yah untuk tetap mencari aliya" Kata Zefan mohon.
"Jelas lah kami bantu, kita kan sahabat!! Senang susah selalu bersama" Jawab Aska
"Iya tapi awas kalo lo lupa sama janji lo barusan!!, Gue bawa pergi Aliya jauh-jauh dari lo, gak peduli gue lagi kalo lo itu sahabat gue!!" kata Andra mengancam.
"Iya-iya gue janji sama kalian, gak akan nyia-nyiain Aliya lagi" Pasrah Zefan akhirnya
Flashback Finish....
__ADS_1
Zefan pun mencoba mencari Aliya di kampus nya, tetapi ia juga tidak menemukan Aliya, sepertinya Aliya sedang menghindari Zefan.
"Aliya pulang lah, segitu benci nya kamu sama aku?? Aku janji Liyy kali ini aku akan merubah semua nya sikap aku ke kamu, aku akan mencoba untuk mencintai kamu, tolong pulanglah liyy,,, Aku akan memperbaiki semua kesalahan ku pada kamu... pulanglah BEE" Racauan Zefan menyesal sambil menangis di dalam kamar nya.
...¶π¶π¶π¶π¶...
Di dapur yang cukup mewah, terdengar lah suara dua wanita yang sedang berebut untuk memasak, 'Aneh tapi nyata' yah mereka berdua lah itu, di saat kebanyakan wanita malas memasak, tapi tidak dengan kedua insan itu yang malah berebut untuk memasak sarapan pagi itu.
"Mbak!! Aliya saja yang memasak, mbak kan sudah capek berkerja, jadi biar urusan memasak aliya saja yang mengerjakan oke" Kata aliya sambil mengedipkan mata nya sebelah, Ia sedang tidak memakai cadar nya.
'Gaada cowok toh dirumah ini, hanya ada mbak Sinta, itu pun perempuan, jadi tak apalah ia melepas cadar nya' Pikirnya.
"No!! Kamu sedang hamil muda, kamu tidak boleh terlalu kecapean, kalau cuma memasak aja itu urusan mudah, biar mbak saja yang memasak!! Kamu duduk saja di ruang makan, sambil menunggu makanan nya matang" Kata Sinta tegas, sambil melotot kan mata nya kepada Aliya.
"Ishh.. Mbak gak seru deh. Aliya tuh gak bisa kalo gak ngapa-ngapain mbak, lagian pun Aliya disini kan menumpang!! masak aliya hanya tidur makan doang kerja nya, yah gak enak lah mbak" protes Aliya
"Sutt,,,, Kamu tuh apa-apaan sih bicara kek gitu!! Kamu itu bukan menumpang, kamu itu sudah mbak anggap sebagai adik mbak, jadi anggap saja ini rumah kamu juga yah sayang" Jelas Sinta lembut.
"Udah sana kamu duduk saja dibangku yah sayang, kasihan loh Debay nya nanti kecapean berdiri" perintah Sinta dengan lembut.
"Yaudah sana cepat duduk!!"
"Iyah mbak Iyah" Aliya pun lalu pergi untuk menunggu masakan Sinta di bangku meja makan rumah Sinta.
Aliya yang menunggu masakan Sinta, ia pun melamun sambil menopang kan dagu nya di tangan nya yang di lipatkan di meja makan tersebut.
Aliya memikirkan keadaan Zefan yang ditinggalkan nya, dalam benak nya ia berpikiran kenapa Zefan tidak mencari nya sampai sekarang?? Apa benar Zefan senang karena kepergian nya?? itulah yang di dalam pikiran Aliya.
Karena bosan menunggu Sinta yang tak kunjung muncul, Aliya pun mengambil HP nya yang sudah beberapa hari ini di non aktifkan nya, agar Zefan tidak bisa mengetahui keberadaan nya. Ia pun mengaktifkan hp nya tersebut, ia pun terkaget-kaget melihat banyak nya notif pesan dan panggilan dari nomor suaminya.
Karena rasa kepo nya, Aliya pun dengan cepat membaca pesan dari Zefan tersebut, Seketika bibir Aliya langsung tersenyum manis dan hati nya serasa berbunga-bunga kala membaca isi pesan tersebut.
__ADS_1
[["*Kamu dimana??"
"Tolong angkat telfon dariku"
"Jangan buat aku khawatir, beritahu dimana kamu sekarang berada, aku akan segera menyusul mu"
"Tolong pulanglah!! Aku benar-benar menyesal, aku mau minta maaf atas semua yang aku perbuat kepadamu"
"Bee, pulang bee, Aku benar-benar rindu kepada kamu. Cepat kirim kan lokasi kamu sekarang bee, aku benar-benar akan berubah dan aku akan membuka hati ku untuk mu bee"
"Bee"
"Sayang*??"]]
Begitulah isi pesan dari Zefan untuk Aliya. Tapi tunggu dulu..
Aliya tidak mau langsung percaya dengan pesan yang dikirimkan oleh Zefan tersebut, ia beranggapan bahwa itu semua hanyalah tipu daya Zefan agar dirinya kembali lagi kepada nya. Karena Aliya sudah sangat kecewa dengan semua tingkah Zefan, ia tidak mau terlalu mempercayai pesan-pesan dari Zefan itu.
Karena keasyikan melamunin pesan tersebut, sampai-sampai Aliya tidak sadar jika telfon nya berdering, karena sangking terkejut nya, aliya pun menekan tombol 'Jawab' terhubung lah panggilan tersebut.
"*Halo, assalamu'alaikum bee, syukurlah Hp kamu sudah aktif..kamu ada dimana bee, tolong kasih tau aku kamu sekarang ada dimana, biar aku kesana bee, tolong bee pulanglah aku benar-benar menyesal....
Titttt.... panggilan nya tiba-tiba terputus karena dimatikan oleh Aliya*.
DEGGG..... Aliya benar-benar sangat kaget ketika mendengar suara Zefan, diri nya kaget karena panggilan Zefan yang menyebutnya lagi dengan sebutan 'BEE' yang dimana sebutan itu sudah sangat lama tidak di dengar nya, dan ini adalah pertama kali nya lagi.
...🤢🤢🤢...
Babayyy 👋👋👋
Like 👍
__ADS_1
Komen 📩
...To Back Continue.......