Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
45


__ADS_3

"Aku mau kamu selalu bersama ku di akhir hidup ku ini mas. Apa kamu mau mengabulkan permintaan terakhir ku itu mas?" jawab Bilqist dengan nada memohon nya. Sedangkan di dalam hati nya ia tersenyum puas karena bisa membuat Zefan dan Aliya masuk ke dalam perangkap nya.


DEGG... Jantung Aliya sekarang yang rasa nya ingin kabur dari tempat nya saat mendengar permintaan dari Bilqist kepada suami nya.


"Ap.. ap tidak bisa di rubah permintaan nya?" Aliya mencoba menawar dengan menatap ke arah Bilqist.


"Sep..." belum sempat Bilqist menjawab pertanyaan Aliya, ucapan nya sudah di potong deluan oleh Zefan.


"Iya, aku mau menuruti semua permintaan kamu Bil. Aku pasti akan selalu di dekat kamu, apapun kemauan kamu akan aku turuti" jawab Zefan tanpa memikirkan perasaan Aliya yang kini sudah merasakan nyeri di dalam hati nya.


"Wahhh... terima kasih mas" kata Bilqist dengan berbinar. "Kalau begitu, bisa tidak besok kamu menemani aku untuk berjalan-jalan ke pantai. Aku seperti nya ingin menghirup udara pantai untuk yang terakhir kali nya" Lagi-lagi Bilqist menggunakan senjata ampuh nya, dengan berkata bahwa umur nya sudah akan berakhir.


"Kamu jangan berbicara seperti itu Bil!! kamu tenang saja, besok aku akan menemani mu untuk berjalan-jalan ke pantai. Aku besok akan menjemput kamu di apartemen mu" Aliya yang mendengar ucapan Zefan langsung terhenyak, semudah itu dia menuruti kemauan Bilqist? apakah suami nya itu hanya akan pergi berdua saja, seperti pasangan yang sedang berkencan di Pantai?? pertanyaan itulah yang ada di kepala Aliya.


"Kamu boleh ikut kok Liyy, kita akan bermain di Pantai bersama-sama" kata Bilqist dengan senyum jahat nya. Padahal di dalam hati nya ia berharap agar Aliya tidak ikut dan tidak akan menjadi perusak momen nya dengan Zefan.


"Ak..." Lagi-lagi Zefan memotong dengan segera menjawab pertanyaan dari Bilqist.


"Aliya tidak akan ikut!! lihat perut kamu sudah besar" Zefan menunjuk ke arah perut nya Aliya. "Dari pada kamu kelelahan karena ikut pergi ke Pantai, lebih baik kamu di rumah saja. Aku tidak mau akan terjadi apa-apa dengan kandungan kamu" kata Zefan mulai menunjukkan sikap posesif nya.


'Bagus sekali mas Zefan, kalau begini langkah untuk membuat kalian berpisah akan menjadi mudah' batin Bilqst sambil tersenyum kemenangan di hati nya.


"Ah iya, benar kata mas Zefan. Aku tidak bisa ikut karena kehamilan aku juga tinggal menunggu hari saja untuk lahiran, kamu besok pergi saja sama mas Zefan" kata Aliya mencoba untuk tersenyum.


"Walaupun sebenarnya hatiku tidak mengizinkan kalian untuk pergi hanya berdua saja. Apa kata orang-orang kalau tau suamiku berjalan-jalan dengan perempuan yang status nya adalah mantan kekasih dari kamu sendiri mas?" Aliya berucap lirih. Ia menahan air mata nya agar tidak jatuh di depan Zefan dan Bilqist. Ia tidak mau terlihat rapuh, ia harus menunjukkan sisi kekuatan nya di depan orang yang ada di depan nya itu.


"Ya sudah kalau begitu aku pamit pulang dulu yah, aku juga banyak-banyak berterima kasih karena kalian berdua sudah sangat baik terhadap ku, aku pamit dulu" Kata Bilqist langsung pergi dari halaman rumah Zefan. Memang tidak ada sopan santun nya lah si Bilqist ini, pulang tinggal pergi saja, tanpa mengucapkan salam, andehhh.


"Kamu tidak perlu takut aku berpaling kepada Bilqist, aku ngelakuin itu hanya untuk mengikuti permainan dari dia. Hati aku berbicara kalau Bilqist itu sedang merencanakan sesuatu untuk memisahkan kita. Kamu jangan sedih yah Bee, aku cuma mau tau kelicikan apa lagi yang akan di jalan kan nya. Cupp" Zefan berkata di akhiri dengan ciuman di pucuk kepala Aliya.


"Aku sayang deh sama kamu mas. I love you my husband" kata Aliya dengan senang nya. Kesedihan nya yang tadi muncul, kini langsung seketika hilang karena ucapan dari Zefan, yang seakan-akan tau kalau diri nya sedang bersedih.


"Aku juga sayang sayang sayang sayang bangetttt sama kamu. I love you too my wife" kata Zefan sambil menarik tangan Aliya mengajak nya masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


***


Angin sore yang sepoi-sepoi menghembus dengan silir nya, membuat siapapun yang merasakan nya akan tersihir karena ke segaran angin tersebut. Di bangku taman nampak terlihat dua insan pasutri yang sedang menikmati angin tersebut. Mereka duduk di bangku yang ada di taman tersebut dengan diiringi balon-balon dari busa yang berterbangan, menambahkan sisi keromantisan mereka berdua.


Di sela-sela keromantisan mereka berdua, tiba-tiba datang seorang pengamen menghampiri mereka berdua. 'Kenapa sih harus datang penggangu' gerutu Zefan kesal karena kedatangan pengamen tersebut yang merusak momen romantis diri nya dengan Aliya.


"Boleh saya menghibur dengan menyanyikan sebuah lagu untuk abang dan kakak " kata pengamen tersebut dengan suara yang di buat nya seperti raja dangdut, Rhoma Irama.


"Nyanyi yah tinggal nyanyi kok" jawab Zefan dengan ketus nya. Ia masih sangat jengkel dengan pengamen di depan nya itu.


Aliya yang mendengar ucapan Zefan dengan ketus, ia pun langsung mencubit tangan Zefan, dan langsung terdengar ringisan dari mulut Zefan. Lalu dia melihat ke arah Aliya yang ingin bertanya kenapa Aliya sampai mencubit tangan nya, dan langsung di balas oleh pelototan mata dari Aliya. Zefan pun jadi bergidik ngeri, ia sekarang sudah tau dimana letak kesalahan nya. Rupanya Aliya marah karena dia sudah berbicara dengan ketus kepada pengamen yang menghampiri mereka berdua.


"Saya mau request lagu dengan judul 'memandangmu' "kata Aliya lalu melirik ke arah Zefan.


Zefan pun menjadi berbunga-bunga karena perbuatan Aliya tersebut.


"Baik kak, kalau kakak mau bernyanyi silahkan saja. Saya yang akan memainkan gitar nya" kata pengamen tersebut menawarkan.


"Oke, boleh juga" jawab Aliya semangat.


Memandang mu....


Walau selalu....


Tak akan pernah perih jenuh di hatiku....


Menyapa mu...


Walau selalu....


Masih terasa merdu bagai awal jumpa...


Mencari... apa yang aku cari...

__ADS_1


Merangkai rindunya hatiku.....


Bulan bawa bintang menari...


Iringi langkahku....


Malam hadir bawa diriku....


Berjumpa dengan mu...


Dua hati satu tujuan....


Melangkah bersama...


Cinta hadir bawa diriku....


Menyentuh indahnya...


Aliya bernyanyi dengan menghayati lagu nya sambil menatap ke arah Zefan.


Setelah mengulang dua kali lirik lagu tersebut, kini pun akhirnya berakhir dengan di kejutkan oleh tepukan tangan dari banyak orang yang melihat Aliya bernyanyi sambil memandangi Zefan. Ada juga yang mengabadikan momen tersebut dengan cara memvidiokan nya, lalu di upload ke sosmed.


Aliya benar-benar malu karena sudah berbuat seperti itu, yang akhirnya mengundang banyak orang untuk menyaksikan diri nya yang sedang bernyanyi.


Sedangkan Zefan merasa sangat bahagia plus senang plus berbunga-bunga karena sudah di nyanyikan oleh Aliya, yang menurut nya itu sangat romantis karena pilihan lagu Aliya yang benar-benar membuat suasana menjadi tambah romantis.


...***...


Like👍


Komen📩


Hadiah🎁

__ADS_1


Vote💪


... To back continue... ...


__ADS_2