Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
82


__ADS_3

_Tidak ada yang tau bagaimana jalan takdir kedepan nya, ikuti saja alur yang sedang berjalan dan nikmatilah! _


...****...


Hari-hari tak terasa telah berlalu, kesedihan yang dirasakan oleh Aliya dan Zefanya mulai sedikit menghilang. Tak terasa juga sudah hampir lima bulan Aliya menjadi Ibu susu anak Zefan yang sudah diberi nama Kiara Putri Aditama, Aliya menjalani hari-hari nya dengan penuh keikhlasan. Aliya bekerja hanya saat Zefan sudah berangkat ke Perusahaan nya, dan kembali lagi kerumah nya sebelum Zefan tiba di rumahnya. Pastilah Aliya membawa putra kecil nya Keandra, yang saat ini sudah berusia 1 tahun jalan satu bulan.


Seperti pada hari ini terlihat Aliya sedang berada di Rumah Sakit karena Kiara yang tiba-tiba demam tinggi. Dengan di temani oleh orang tua Zefan dan juga Ayah dari mendiang Azizah.


Sedangkan Zefan yang tengah berada di luar kota, juga sangat gelisah setelah mendapat kabar dari Aliya tentang putri nya yang tengah panas tinggi.


"Maaf Mas mengganggu waktu kamu, aku cuma mau memberitahu kalau saat ini Kiara tengah di rawat di Rumah Sakit karena badan nya yang tiba-tiba panas tinggi setelah kepergian kamu"

__ADS_1


Setelah membaca pesan dari Aliya, membuat konsentrasi Zefan benar-benar terusik, rapat nya menjadi terganggu, mau di batalkan sangat tidak mungkin karena rapat itu adalah proyek besar untuk perusahaan nya yang saat ini berada di titik kebangkrutan. Setelah kepergian sang istri, Zefan menjadi patah semangat untuk bekerja, itulah yang membuat perusahaan nya di ambang kebangkrutan.


"Apakah Zefan juga belum bisa langsung kembali kesini?" Tanya Mama Zefan yang saat ini sangat bersedih melihat cucu nya terbaring di kamar Rumah Sakit dengan infus di tangan nya.


"Papa sedari tadi sudah mencoba untuk menghubunginya, namun tak ada juga jawaban dari Zefan Ma!" Sahut Papa Zefan.


"Mungkin Zefan masih dalam rapat nya, sehingga handphone nya sengaja ia silent kan" Abah nya Azizah mencoba untuk memberikan masukan nya.


"Liya juga sudah mengirim pesan kepada Mas Zefan, mudah-mudahan Mas Zefan membaca nya" Timpal Aliya.


"Liy! Apa kamu tidak pulang? kasian anak kamu yang sudah tertidur karena kecapean. Sebaiknya kamu pulang saja Sayang, biar Pak supir yang mengantarkan kamu dan Keandra" Kata Mama Zefan sambil menatap ke arah Aliya dan Keandra.

__ADS_1


"Tapi Aliya khawatir dengan keadaan Kiara Ma! bagaimana jika nanti Kiara tiba-tiba terbangun lalu menangis karena kehausan? Aliya disini saja, Aliya juga sudah izin kepada Abi dan Umi" Jawab Aliya seraya tersenyum di balik cadar nya.


"Alhamdulillah....... Terimakasih yah Sayang, gara-gara kami, kamu harus kecapean juga jadinya" Ujar Mama Zefan sedikit merasa tak enak.


"Sudah kewajiban aku Ma! Lagian juga Kiara sudah aku anggap seperti anak aku sendiri, jadi apapun yang terjadi dengan Kiara, aku pasti akan selalu mendampingi nya" Jawab Aliya dengan penuh keseriusan.


"Apakah kamu tidak berniat untuk mencari pengganti Zakri Liy? Tiba-tiba saja sebuah pertanyaan terlontar dari mulut Papa nya Zefan.


" M-mmm-maksudnya??" Aliya kembali bertanya karena terkejut dengan apa yang ia dengar.


"Apa kam......."

__ADS_1


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh......"


...***...


__ADS_2