Dimana Kesalahanku??

Dimana Kesalahanku??
40


__ADS_3

Sudah dua hari Aliya di rawat di Rumah Sakit, namun sama sekali Zefan tidak datang untuk menjenguk Aliya, mereka berdua sama-sama dalam perangkap kesalah pahaman yang merupakan rencana licik yang di atur oleh Bilqist, yang menjadi dalang di antara Zefan dan Aliya.


Yah, Bilqist lah yang telah mengatur itu semua, Bilqist telah merencanakan itu jauh-jauh hari, karena sekarang menurut nya adalah waktu yang cocok, dia pun menjalankan rencana nya tersebut.


...Flashback Bilqist Start......


Sebelum Bilqist berangkat ke kantor nya Zefan, ia sudah menyewa orang untuk mengikuti Aliya, dan begitu Aliya keluar dari ruangan nya Zefan, karena sangking frustasi nya, Aliya lalu pingsan. Beruntung ada Zakri yang lewat di sana, lalu membawa Aliya ke Rumah Sakit, namun karena sangking cemas nya, Zakri meninggalkan tas Aliya di sana. Dan itu menjadi kesempatan bagi orang suruhan Aliya untuk mengambil handphone nya yang ada di dalam tas Aliya.


"Halo bos, saya berhasil mendapatkan handphone nya bos. Lalu apalagi yang harus saya lakukan" tanya orang suruhan nya Bilqist di sambungan telefon.


^^^"Percuma saya menggaji kamu dengan harga besar kalau begitu saja kamu tidak tau mau ngapain lagi. Sekarang kamu hubungi saja yang kontak nya bernama Zefan, atau Suami, tapi jangan deh, kamu tunggu saja dia menghubungi sendiri, palingan bentar lagi dia akan menelfon atau mengirim pesan ke nomor itu, lalu kamu berpura-pura lah menjadi pacar gelap nya Aliya. Kamu faham kan!!" jawab Bilqist dari sebrang telfon.^^^


"Oke, saya faham bos, nanti bos tinggal menunggu kabar baik dari saya saja"


Panggilan mereka pun terputus.


Tampak sekarang Bilqist sedang tersenyum penuh kemenangan di rumah nya, begitu mendapat telefon dari Aliya yang berasal dari handphone Zefan yang sudah di curi nya. Tak lama kemudian dia juga mendapat kabar dari orang suruhan nya, yang mengatakan kalau Zefan sudah menghubungi ke handphone Aliya, lalu dia berhasil memanipulasi Zefan dengan mengaku-ngaku sebagai kekasih gelap Aliya.


"Sekarang aku tinggal menunggu kabar perpisahan dari kalian berdua" ujar Bilqist dengan senyuman licik nya.


...Flashback Bilqist Finish......


Setelah merasa badan nya sudah membaik, Aliya pun sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah nya. Selama ia di rawat, Fanya lah yang selalu menjaga nya, sedangkan Zakri harus kembali mengajar ke salah satu Pondok pesantren, karena Zakri kembali ke Indonesia pasal nya memang panggilan untuk mengajar menjadi guru di Ponpes. Hanya sekali dia kali Zakri datang menjenguk Aliya.

__ADS_1


Karena hari ini Zakri mendapat kabar bahwa Aliya sudah di perbolehkan pulang, ia pun segera berangkat ke Rumah Sakit tempat Aliya di rawat untuk mengantarkan Aliya pulang kembali ke rumah nya. Awal nya Aliya sudah menolak untuk di antarkan pulang oleh Zakri, ia merasa sudah sangat-sangat merepotkan Zakri dan Fanya, yang sudah selalu menemani nya sewaktu ia di rawat.


"Tak apa Al, aku udah nganggap kamu seperti adik kandung aku, jadi nya kamu tidak usah sungkan lagi sama aku, lagian pun aku menolong kamu dengan ikhlas, sesama muslim harus saling tolong menolong, bukan begitu Al?"


Selalu seperti itu jawaban nya Zakri ketika Aliya menolak bantuan dari diri nya.


Mereka pun lalu bersiap-siap dan segera pergi meninggalkan Rumah Sakit tersebut menuju ke kediaman Zefan dan Aliya.


+++


Terlihat sekarang Zefan sedang berkutat dengan pikiran nya, seperti ada setan dan malaikat di sebelah kiri dan kanan nya. Yang sebelah kiri, ada setan yang sedang mem propokator Zefan untuk berfikiran negatif kepada Aliya, sedangkan yang di sebelah kanan, ada malaikat yang memprovokasi Zefan untuk berfikiran positif terhadap Aliya.


Akh... entah lah Zefan benar-benar bingung harus percaya kepada bisikkan sebelah mana.


"Assalamu'alaikum, mas Zefan... bukain dong pintu nya, ini aku Aliya" kata Aliya dari luar.


"Waalaikumsalam wr,wb. Ia tunggu sebentar" sahut Zefan dari arah dalam.


Zefan pun langsung membuka pintu rumah nya, ia pun sangat senang karena sudah melihat sosok orang yang sudah ia rindukan, namun karena gengsi nya, ia pun mencoba bersikap datar.


"Dari mana saja kamu?" tanya Zefan sambil melirik dua orang asing yang datang bersama Aliya.


"Maaf mas, aku kemarin di rawat di Rumah Sakit, awal nya aku sudah mencoba menghubungi nomor kamu, akan tetapi... akh sudah lah lupakan" jawab Aliya tidak mau menjelaskan secara rinci, ia malas untuk mengingat kejadian yang membuat hati nya kembali sakit.

__ADS_1


"Kamu di rawat di Rumah Sakit?? kamu sakit apa?? kenapa kamu bisa sampai masuk Rumah Sakit?? bahkan sampai bisa di rawat, kamu kenapa tidak memberitahu aku Bee?? sekarang kamu sudah sehat kan??" Zefan memberi pertanyaan bertubi-tubi sambil menggoyangkan badan Aliya ke kanan dan ke kiri.


"Ternyata suami kamu sangat mencintaimu Al, kalau bukan karena suami mu, kenapa kamu bisa sampai terpuruk seperti semalam Al, apa sebenarnya yang telah terjadi sama kamu" batin Zakri, sambil memperhatikan Zefan yang sangat tulus dan khawatir akan keadaan Aliya.


"Emm...mas, cerita nya di dalam saja yuk, kasian nih tamu kita, masak iya di suruh berdiri disini saja, kan gak sopan" kata Aliya memberi saran kepada Zefan.


"Ahh, iya-iya. Perkenalkan nama saya Zefan, saya suami nya Aliya, mari-mari silahkan masuk" kata Zefan mempersilahkan tamu nya untuk masuk ke dalam rumah nya.


"Hemm, iya salam kenal juga, saya Zakri dan ini adik saya Fanya, seperti nya saya lebih tua dari kamu, saya manggil kamu nama saja yah. Dan kalau masalah mampir, untuk sekarang kami tidak bisa, soalnya saya sudah mendapat panggilan dari bos saya, mampir nya kapan-kapan saja yah. Kalau begitu kami permisi dulu, assalamu'alaikum Al, Zef" kata Zakri sambil pergi meninggalkan rumah Zefan, diikuti oleh Fanya dari belakang.


"Kamu hutang penjelasan sama aku Bee, sekarang kamu jelaskan semua nya secara detail!!" kata Zefan dengan tatapan tajam nya.


"Pas aku keluar dari kantor kamu kemarin mas, aku pingsan di tengah jalan, dan beruntung ada kak Zakri tadi yang nolongin aku, dan langsung membawa ku ke Rumah Sakit. Selesai aku terbangun dari pingsan ku, aku mau memberikan kabar ke kamu, tapi pas aku telfon ke nomor kamu, malah yang menjawab panggilan aku si mantan kekasih kamu Bilqist-Bilqist itu, yasudah deh aku malas lagi untuk ganggu kamu bersama dia" kata Aliya sambil mencebikkan bibir nya yang sudah sangat kesal.


"Seperti nya ada kejanggalan disini Bee, handphone aku di ambil oleh Bilqist sewaktu dia berada di ruangan ku. Seperti nya dia sengaja untuk membuat kita berpisah, tetapi yang aku pertanyakan, kenapa ketika aku menghubungi nomor kamu, yang menjawab adalah seorang pria, dan pria tersebut mengaku sebagai kekasih kamu"


...✨✨✨...


Like 👍


Komen📩


...To back continue... ...

__ADS_1


__ADS_2