
22.
Di saat mobil Andre sudah tak terlihat lagi, Nazhwa membalik badan dan melangkah masuk ke dalam rumah sambil memegangi bagian pinggang nya yang sedari tadi terasa nyeri, namun ia tahan.
Nazhwa tetap bertekad menyembunyikan penyakit nya sampai mendapatkan kejelasan tentang perasaan suami nya, karena ia tidak ingin di cintai hanya karena kasihan.
Sesakit apa pun keluhan yang di rasakan nya, selemah apa pun tubuh nya ia akan berusaha menguatkan fisiknya agar tak terlihat sedang sakit.
Yang terpenting sekarang adalah sang suami sudah menerima dan mau belajar untuk mencintai nya itu sudah lebih dari cukup untuk memotivasi diri nya sendiri untuk berjuang sembuh.
Ketika kamu berjuang untuk menuju kepada sebuah kesuksesan, maka bersiaplah untuk bisa menerima risikonya, yaitu kegagalan. Jika kamu takut dengan kegagalan dan selalu berusaha menghindarinya, maka sama saja kamu menjauhi kesuksesan. Maka, perlu kamu syukuri kalau kamu masih memiliki usia untuk bisa meraih kesuksesan.
Begitu pun dengan Nazhwa, pada usahanya untuk mendapatkan cinta sang suami maka ia pun harus bersiap untuk menerima segala resiko yang mungkin saja bisa terjadi, yaitu kegagalan. Sebagaimana yang ia tahu ada wanita lain di luar sana yang di cintai suami nya. Namun, ia akan terus berjuang sampai bisa meraih sebuah kesuksesan menuju bahagia menjalani bahterah rumah tangga dengan mendapatkan cinta suami nya. Dan yang perlu ia syukuri adalah, Tuhan masih memberikannya kesempatan untuk itu.
Salah satu jalan terindah dari kehidupan adalah mensyukuri apa yang telah kita jalani setiap hari dan mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan, tanpa ada penyesalan diri ataupun keluhan kecil. Karena orang yang bersyukur adalah orang yang tahu cara menikmati hidup.
Kebahagiaan tidak akan pernah sampai kepada mereka yang gagal menghargai apa yang sudah mereka miliki. Tidak ada penderitaan yang abadi, tidak ada kebahagiaan yg abadi. Kecuali bagi yang pandai bersyukur, selamanya ia akan merasakan kebahagiaan. Karena Allah tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya dan kapan waktu yang tepat untuk seorang hamba memililinya.
Saat sudah berada di dalam kamar, Nazhwa membaringkan perlahan tubuh nya di atas tempat tidur. Sekarang ia bebas meringis menumpahkan segala rasa keluhan yang memang sudah hampir setiap hari ia rasakan. Namun, akhir-akhir ini rasa nya semakin sakit saja dan juga tubuh nya serasa semakin lemah.
Nazhwa memejamkan mata untuk tidur sebentar agar nanti di saat terbangun setidaknya ia bisa merasa sedikit bugar untuk melakukan rutinitasnya sebagai istri, membersihkan rumah, memasak dan juga menyiapkan segala keperluan suami nya.
__ADS_1
_______________
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga puluh menit, Andre pun tiba di perusahaan nya. Ia keluar dari mobil dan melangkah masuk ke dalam bangunan perkantoran miliknya itu dengan senyum manis dan menyapa setiap karyawan yang berpapasan dengan nya.
Hal ini tentu lah menarik perhatian para karyawan karena sikap lama Andre telah kembali.
Dulu di saat menjalin hubungan dengan Shalwa, terlebih kekasihnya itu adalah sekertaris nya sendiri. Hubungan kedua nya bagai sebuah keuntungan bagi para karyawan karena sikap Andre yang ramah kepada para karyawan dan bahkan sering kali ia bercanda bersama para karyawan dan itu semua adalah karena Shalwa.
Namun, semenjak di ketahui bahwa Shalwa meninggal dunia dalam kecelakaan yang di alami bersama Andre, para karyawan tidak lagi melihat kecerian di wajah Andre. Sikap nya berubah suratus delapan puluh derajat. Kematian Shalwa membuat Andre lebih banyak diam dan tertutup bahkan setelah Andre menikah pun. Namun, apa yang para karyawan lihat hari ini seolah menyiram dahaga mereka atas kerinduan sikap Andre.
Sekertaris Nanda yang menyaksikan itu semua tentu lah juga merasa heran melihat perubahan sikap Andre hari ini, bos nya yang cuek itu berubah jadi ramah pada karyawan nya terlebih para karyawan yang terlihat sangat senang atas sapaan Andre pada mereka. Dan yang ada dalam fikiran sekertaris Nanda saat ini adalah melapor pada Nazhwa. Meskipun tidak pernah di minta, entah kenapa ia suka sekali melaporkan apa pun yang dilakukan oleh Andre pada Nazhwa.
"Selamat pagi, Nanda. Apa hari ini ada pertemuan yang harus saya hadiri?" Tanya Andre saat melewati sekertaris nya itu.
Andre menghentikan langkahnya lalu menoleh menatap sekertaris Nanda kemudian beralih menatap jam tangan nya yang memang menunjukkan sudah mendekati waktu makan siang bagi para karyawan.
'Lihat lah ulah mu, Nazhwa. Hanya berpelukan saja kau sudah membuat aku terlamabat datang ke kantor. Bagaimana kalau kita sudah melakukannya?' ucap Andre dalam hati.
Pelukan mu membuat ku candu, Mas.
Baru pelukan, bagaimana dengan yang lain nya?
__ADS_1
Aku tidak akan melepaskan mu lagi, Mas.
Andre mengulum senyum membayangkan hal itu. Tanpa ia sadari sekertaris Nanda terus memperhatikannya dengan kening mengkerut.
"Pak Andre baik-baik saja kan?"
Andre terkesiap, "Ya tentu saja aku baik-baik saja. Kenapa kamu bertanya seperti itu?"
"Soalnya Pak Andre senyum-senyum sendiri, padahal Pak Andre hari ini terlambat datang ke kantor loh." ucap Sekertaris Nanda.
"Memang nya apa masalah nya? Saya Bos di perusahaan ini, jadi Saya bebas mau datang jam berapa pun." tukas Andre seolah mengingatkan kedudukannya pada sekertaris nya itu. "Kamu tadi belum menjawab pertanyaan saya, apa hari ini saya ada meeting?" tanya Andre lagi.
Sekertaris Nanda langsung membuka buku agenda nya, "Ada, Pak. Tapi pertemuan nya jam 5 sore di Hotel *****." jawab sekertaris Nanda sembari menutup kembali buku agenda nya.
"Jam 5 sore," Andre tampak berpikir, jika meeting nya jam lima sore itu arti nya ia akan pulang kemalaman. Bagaimana dengan Nazhwa di rumah sendirian, selama ini ia tidak pernah pulang malam.
"Baiklah, kamu atur saja pertemuan nya." ucap Andre lalu berbalik dan melanjutkan langkahnya menuju ruangan nya.
Setelah berada di ruangan nya, Andre langsung saja membuka laptop nya memeriksa data-data perusahaan. Namun, kali ia tidak fokus karena entah kenapa ia jadi teringat dengan Nazhwa di rumah. Jika meeting hari ini jam lima sore, sudah di tentukan ia akan pulang malam.
Andre ingin menyuruh sekertaris Nanda untuk menemani Nazhwa di rumah nya, namun ia juga tidak bisa meeting tanpa sekertaris nya itu, ia akan kerepotan jika tidak ada Nanda.
__ADS_1
Andre mengambil ponselnya, ia ingin menghubungi Nazhwa untuk memberitahu jika hari ini ia akan pulang malam, namun panggilan nya tidak terjawab. Beberapa kali ia mencoba menghubungi namun panggilan nya tak juga mendapat jawaban.