
Sesampai nya di rumah sakit, Sekertaris Nanda langsung menuntun Andre menuju ruangan dokter Heni yang merupakan dokter prabadi Nazhwa selama ini.
"Nanda, apa kamu yakin Nazhwa ada di sini?" tanya Andre di sela-sela langkah mereka menuju ruangan dokter Heni.
"Saya tidak begitu yakin, Pak. Tapi setiap kali Bu Nazhwa mengatakan izin pergi bertemu teman nya, itu adalah jadwal kontrol nya." jawab sekertaris Nanda yang ia ketahui.
Sambil mengobrol dengan sekertaris nya, Andre mencoba menghubungi nomor Nazhwa lagi. Andre langsung tersenyum saat panggilan nya tersambung, "Nanda, ponsel Nazhwa sudah aktif. " Ucap Andre dengan senang nya. Namun, senyum di wajah nya perlahan surut karena panggilan nya tidak di jawab. "Apa dia sangat marah pada ku, sampai tidak mau mengangkat telephone ku." ucap Andre dengan nada yang terdengar lesu.
Sekertaris Nanda yang berjalan beriringan dengan Andre hanya bisa menatap iba pada atasan nya itu tanpa tahu harus melakukan apa untuk membantu karena ia tidak sepenuh nya mengerti dengan permasalahan yang di hadapi oleh Nazhwa dan Andre saat ini.
Beberapa saat kemudian, Andre dan sekertaris Nanda pun telah sampai di depan pintu ruangan dokter Heni.
Nanda mengetuk pintu ruangan dokter Heni hingga beberapa kali baru pintu ruangan itu terbuka.
__ADS_1
"Dokter Heni ya?" Tanya Sekertaris Nanda langsung setelah seorang wanita berseragam dokter membuka kan pintu ruangan itu.
"Iya benar, ada apa ya?" tanya dokter Heni balik sambil menatap dua orang di depan nya secara bergantian.
"Benar kan jika dokter Heni ini adalah dokter pribadi Bu Nazhwa?" tanya sekertaris Nanda lagi.
Dokter Heni nampak ragu untuk menjawab, terlebih dua orang asing yang datang menemui nya ini bertanya tentang Nazhwa, karena Nazhwa sudah meminta agar tidak memberi tahu apa pun tentang nya pada siapa pun apa lagi tentang penyakit nya.
"Maaf, ada keperluan apa ya menanyakan Nazhwa?" tanya dokter Heni, ia ingin memastikan dulu siapa orang ini agar ia tidak salah memberikan informasi nanti nya.
Dokter Heni kembali menatap dua orang di depan nya secara bergantian, dan beberapa saat kemudian tatapan dokter Heni berhenti pada laki-laki yang mengaku sebagai suami Nazhwa, pasien nya.
"Apa benar Anda suami nya Nazhwa?" tanya dokter Heni untuk memastikan lagi jika laki-laki ini adalah benar-benar suami nya Nazhwa.
__ADS_1
"Iya Dokter, dan saya baru tahu hari ini tentang penyakit Nazhwa. Beberapa saat lalu ada sedikit kesalah pahaman di antara kami dan Nazhwa pergi yang saya tidak tahu dia kemana?" jawab Andre dengan raut wajah yang nampak frustasi.
"Dok, saya pernah menemani Bu Nazhwa kemari, tapi saya tidak ikut masuk ke ruangan Dokter karena waktu itu saya tiba-tiba kebelet pipis, dan saat akan kembali saya bertemu sepupu saya yang baru saya tahu dia juga bekerja di rumah sakit ini nama nya Dokter Adam." sahut Sekertaris Nanda berusaha meyakinkan dokter Heni yang nampak nya terlihat ragu pada mereka.
Dan ucapan Sekertaris Nanda ini bukan hanya membuat dokter Heni tidak menyangka karena gadis muda yang berprofesi sebagai Sekertaris ini adalah sepupu dari teman nya, tapi Andre juga nampak terkejut karena merasa seperti pernah mendengar nama itu.
"Iya dokter Adam memang salah satu dokter di rumah sakit ini juga, dan dokter Adam adalah teman ku." ucap dokter Heni, lalu berpindah menatap laki-laki yang mengaku suami dari pasien nya itu dengan tatapan iba.
Beberapa kali dokter Heni menghela nafas sambil berpikir, mungkin ini sudah saat nya keluarga Nazhwa terutama suami Nazhwa tahu tentang penyakit pasien nya itu, terlebih mengingat kondisi Nazhwa saat ini yang kian memburuk.
"Dokter, apakah Nazhwa ada di sini?" tanya Andre lagi yang membuat dokter Heni terhenyak.
"Iya, ada." jawab dokter Heni sambil mengangguk dengan yakin. "Sekarang Nazhwa ada di ruangan rawat, beberapa saat lalu tak lama dia datang tiba-tiba ia mengalami sesak nafas." ucap nya yang membuat Andre dan Sekertaris Nanda terkejut.
__ADS_1
"Apa? Dokter sekarang tolong tunjukan di mana ruangan rawat Nazhwa?" tanya Andre tak sabaran.
Dokter Heni pun menuntun mereka menuju ruangan di mana Nazhwa berada saat ini.