DINIKAHI KARENA AMANAH

DINIKAHI KARENA AMANAH
BAB 56.


__ADS_3

Nazhwa menggelengkan kepala nya merasa tak percaya dengan apa yang di ceritakan oleh Andre, ia berusaha menarik tangan nya dari genggaman Andre, namun Andre tak membiarkan tangan nya terlepas.


"Aku mohon jangan seperti ini, Nazhwa. Aku sudah berjanji akan belajar mencintai mu, dan kau juga sudah berjanji tidak akan meninggalkan aku apa pun yang terjadi."


Nazhwa tergugu, benar-benar tak percaya dengan semua yang ia dengar dari mulut suami nya.


Beberapa kali mencoba menarik tangan nya dari genggaman Andre, namun suami nya tak membiarkan tangan nya terlepas bahkan Andre mencium tangan nya berulang kali, hingga akhirnya ia pun pasrah dan menghentikan aksi nya, membiarkan Andre terus mencium tangan nya sambil menangis.


"Aku sudah meminta Nanda mencarikan donor ginjal untuk mu. Kau harus sembuh agar kau bisa melihat bagaimana aku akan mencintai dan menyayangi mu sama seperti dulu aku mencintai dan menyayangi Shalwa. Tapi aku akan melakukan nya dengan keinginan hati ku sendiri, bukan karena permintaan Shalwa. Aku tidak akan memohon agar kau memafkan semua sikap buruk ku pada mu dan juga ketidakjujuran ku, tapi aku akan membuktikan dengan usaha ku sendiri sampai kata memafkan terucap dari mu." ujar Andre dengan terisak.


"Bagaimana kalau aku tidak mau memafkan mu, Mas?"

__ADS_1


"Maka aku akan berusaha lebih keras lagi." jawab Andre dengan yakin nya.


"Bagaimana kalau aku tidak ingin bersama mu lagi, Mas?"


"Maka aku yang akan terus mendakati mu." air mata Andre yang sempat berhenti menetes kini kembali mengalir, tak sanggup membayangkan jika Nazhwa benar-benar jauh dari nya.


"Sekalipun kau memaksa ingin berpisah, aku tidak akan pernah mengabulkan nya." ucap Andre dengan tegas.


"Tapi kau pernah ingin menceraikan aku setelah 6 bulan pernikahan kita, Mas." ucap Nazhwa memperingati kembali kata-kata suami nya saat itu.


Nazhwa terhenyak, ia memalingkan wajah. Dan ruangan itu pun hening. Hingga Nazhwa kembali bersuara kala teringat ayah nya.

__ADS_1


"Ayah akan memisahkan kita begitu dia tahu Mas Andre lah laki-laki yang bersama Kak Shalwa saat terjadi kecelakaan itu. Apa Mas tahu? Ayah menganggap laki-laki itu adalah pembunuh Kak Shalwa karena laki-laki itu tidak pernah datang menjelaskan apa pun pada kami."


Andre langsung memegangi dada nya yang seketika berdebar dengan kencang setelah mendengar penuturan Nazhwa.


"Jika di perlukan, aku akan bersujud di kaki Ayah untuk memohon agar tidak memisahkan kita. Sekalipun Ayah akan menghajar ku hingga babak belur aku tidak akan melawan karena pengecut seperti ku memang pantas mendapatkan itu semua."


"Tapi aku kecewa pada mu, Mas." ujar Nazhwa yang membuat Andre langsung menghela nafas berat.


"Wajar jika kau kecewa, bahkan kau pantas marah dan memaki ku sesuka hati mu. Tapi aku mohon jangan membenci ku. Aku tidak akan bisa jika kau membenci ku." ujar Andre, dan lagi ia mengecup tangan nya Nazhwa semakin dalam.


"Jika aku ingin membenci, aku sudah membenci mu sejak awal Mas, karena semua sikap dan perlakuan mu. Tapi nya tanya aku tidak bisa membenci mu, dan bodoh nya aku malah semakin mencintai mu,"

__ADS_1


Andre tersenyum mendengar kalimat terakhir Nazhwa, namun senyum itu hanya bertahan sebentar kala Nazhwa meneruskan ucapan nya.


"Tapi setelah aku tahu siapa Mas sebenarnya, aku jadi ragu jika aku mencintai mu."


__ADS_2